Peduli warga Kita Kabupaten Lebak Buat Sanggar Pelatihan Keahlian khusus

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 16 Juni 2023 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Poto: Pengurus Kerapatan Indonesia Tanah air bersama warga sedang mendirikan Sanggar pelatihan warga.

i

Keterangan Poto: Pengurus Kerapatan Indonesia Tanah air bersama warga sedang mendirikan Sanggar pelatihan warga.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Dalam rangka memberikan bekal keterampilan kepada masyarakat, Pengurus Kerapatan Indonesia Tanah air membuat sanggar pelatihan UMKM nantinya sanggar ini digunakan untuk pelatihan warga masyarakat untuk mendapatkan keahlian khusus yang mereka inginkan nantinya kami akan bekerjasama dengan lembaga terkait untuk dapat memberikan pelatihan ini, kamis (15/6/2023).

Riswandi ketua kerapatan Indonesia Tanah air kabupaten Lebak menyampaikan di era revolusi industri 4.0 ini semua dituntut harus mandiri. Jadi orientasinya jangan lagi mencari kerja, tetapi bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain.

“Harapannya setelah mengikuti pelatihan ini nantinya para peserta bisa menjadi mandiri dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan pemberi manfaat pada lingkungan sekitar. Kita sebagai makhluk sosial tidak bisa hidup sendiri dan membutuhkan orang lain. Ajaklah orang lain yang membutuhkan lapangan pekerjaan untuk bergabung,” katanya

Masih kata Riswandi, untuk mencapai hal tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh sebuah perjuangan yang sangat gigih sekali. Oleh karena itu, apa yang diperoleh dari pelatihan ini harus betul-betul diterapkan dengan baik.

“Di era sekarang banyak sekali pengangguran. Belum lagi ditambah setiap tahun ada PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Dalam menyikapi hal tersebut, kita tidak hanya harus mempunyai skill dan kemampuan, tetapi juga harus kreatif,” jelasnya.

Semua orang dituntut harus kreatif dengan menciptakan banyak sekali pola dan teknik baru dalam rangka mendongkrak ilmu yang didapat. Jangan asal yang penting laku, tetapi juga harus kreatif dan aktif menawarkan kepada masyarakat baik secara online maupun offline,” ungkap Riswandi.

“Bagaimana orang melihat produk itu tertarik. Untuk urusan rasa itu menjadi urusan kedua. Oleh karena itu, jangan putus asa dan jangan berhenti bertanya. Saya harapkan peserta aktif dalam mengikuti pembelajaran. Tanyakan jika ada hal-hal yang kurang dimengerti,” tegasnya.

Andi salah satu pemateri mengungkapkan, pelatihan ini dilakukan untuk mengupgrade skill, pengetahuan, mengasah sikap, etika dan perilaku peserta dengan tujuan menjembatani program pemerintah dalam mengentaskan pengangguran baik disebabkan menunggu lepas pendidikan atau menunggu sebab PHK.

“Pelatihan ini diselenggarakan kerapatan Indonesia Tanah air kabupaten Lebak bekerjasama dengan tokoh masyarakat yang merasa terpanggil demi perubahan.

Pelatihan ini gratis dengan harapan dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Dikatakannya, pelatihan ini kami fokuskan pertanian, peternakan dan UMKM semoga kedepannya ini bisa melebar ke semua aspek.

Kegiatan ini kami lakukan atas dasar kesadaran bahwa tantangan masa depan yang begitu berat kami berharap generasi muda kami dapat bersaing dengan adanya Sanggar pelatihan ini.

Kusmin yang mengikuti pelatihan membuat meja dan kursi ini mengatakan Terimakasih kepada bapak-bapak semua semoga kebaikan bapak dan ibu di balas oleh Allah SWT,Amin…

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi
Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah
Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung
Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard
Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani
Bukan Hanya Cibinong, Mangihut Sinaga Khawatir Praktik Serupa Menjalar ke Seluruh Lapas
Kabel Menjuntai Sebabkan Kecelakaan di Kampung Grojog, Ini Tanggapan TelkomGroup
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 22:04 WIB

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi

Selasa, 29 September 2026 - 19:57 WIB

Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 11:40 WIB

Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung

Senin, 28 September 2026 - 03:50 WIB

Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif

Minggu, 27 September 2026 - 06:11 WIB

Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard

Berita Terbaru

Gerakan Aksi Anti Korupsi Nasional (GAANAS) melontarkan kritik terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA),

Hukum dan Kriminal

GAANAS Soroti Pokir DPRA Rp1 Triliun, KPK Didesak Telusuri Rantai Anggaran

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:33 WIB