Respons Cepat Kapolda Lampung Bongkar Kasus TPPO Diapresiasi

Teras Media

- Penulis

Sabtu, 17 Juni 2023 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo, Sabtu (17/6/2023)

i

Keterangan foto : Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo, Sabtu (17/6/2023)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co LAMPUNG – Respons cepat jajaran Kepolisian menindaklanjuti perintah Presiden Joko Widodo untuk mencegah dan memberantas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) mendapat apresiasi sejumlah kalangan.

Budayawan Kidung Tirto Sutyo Kusumo mengatakan, gerak cepat jajaran Polri dan aparat pemerintah lainnya menunjukkan kepada masyarakat bahwa negara hadir untuk melindungi rakyat dari kejahatan TPPO.

“TPPO merupakan tindak kejahatan terhadap kemanusiaan sehingga harus diberantas. Gerak cepat Kapolri dan jajarannya sejalan dengan perintah Presiden Jokowi dan patut mendapat apresiasi,” kata spiritualis asal Gunung Lawu ini, Jumat (16/6/2023).

Menurut Kidung Tirto, sejumlah Polda merespons cepat perintah Presiden dan Kapolri dalam pemberantasan TPPO di daerah masing-masing. Salah satunya Polda Lampung yang berhasil membongkar upaya penyelundupan 24 calon pekerja migran asal Nusa Tenggara Barat.

Dia menilai kinerja dan gerak cepat Polda Lampung di bawah komando Irjen Pol Helmy Santika SH SIK MSi layak diacungi jempol sebab berhasil menjamin kelancaran arus mudik Lebaran dan mengungkap kasus-kasus besar, seperti membongkar jaringan narkotika 64 kg sabu, operasi Sikat Krakatau 2023, TPPO, hingga operasi tangkap tangan (OTT) di instansi daerah.

“Meskipun baru sekitar 3 bulan memimpin Polda Lampung, Irjen Helmy berhasil melaksanakan tugas yang cukup berat dengan sangat baik,” ujarnya.

Kepada wartawan, Kapolda Lampung mengungkapkan polisi menemukan sebuah rumah di Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung, yang diduga dijadikan lokasi penampungan pekerja migran ilegal. Dalam penggerebekan pada Senin (5/6/2023) malam, polisi mendapati 24 perempuan calon pekerja migran berada di rumah itu.

Para korban yang merupakan warga NTT itu diduga hendak diselundupkan ke Timur Tengah. Setelah diselidiki, rumah itu ternyata milik seorang perwira menengah Polri yang kini dalam pemeriksaan Propam. Dalam kasus itu, Polda Lampung sudah menetapkan empat orang tersangka.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Umum (Ketum) Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) Ayub Basalama. Dia mengapresiasi langkah–langkah Kapolri dalam memberantas TPPO yang terus dilakukan baik di tingkat Polda, Polres, maupun Polsek di seluruh Indonesia dalam beberapa waktu terakhir ini.

Ayub salut pada kinerja Kepolisian dalam memberantas TPPO. Sebagaimana diberitakan dalam kurun waktu tujuh hari, Satuan Tugas (Satgas) TPPO Polri telah menerima 190 laporan dan meringkus 212 tersangka, baik di tingkat badan reserse kriminal (Bareskrim) maupun Polda jajaran.

Sebelumnya dalam Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Pencegahan TPPO di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (30/5/2023), Presiden Jokowi meminta jajaran untuk mengambil langkah cepat untuk mencegah serta memberantas TPPO.

“Presiden menyatakan, melakukan restrukturisasi Satgas tim Tindak Pidana Perdagangan Orang, kemudian memerintahkan ada langkah-langkah cepat di dalam sebulan ini untuk menunjukkan kepada publik bahwa negara, Kepolisian Negara, TNI, dan aparat-aparat pemerintah yang lain itu bertindak cepat dan hadir untuk ini ,” ungkap Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD usai ratas.

Mahfud mengungkapkan, berdasarkan data dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP2MI), jumlah korban dari Indonesia yang meninggal dunia akibat TPPO mencapai lebih dari 1.900 orang.

“Khusus di NTT, sejak Januari sampai dengan bulan Mei itu sudah mencapai 55 orang mayat pulang karena perdagangan orang,” ungkapnya.

Sebagai pemegang keketuaan ASEAN tahun 2023, kata Menko Polhukam, Indonesia juga memegang peranan yang sangat penting dalam mengatasi TPPO khususnya di kawasan ASEAN.

“Semua negara ASEAN meminta kepada kita Indonesia agar mengambil posisi kepemimpinan di dalam tindak pidana perdagangan orang ini, karena bagi mereka tindak perdagangan orang ini sudah begitu mengganggu kehidupan bernegara mereka, karena ini adalah kejahatan lintas negara dan sangat rapi kerjanya,” ujarnya.

Lebih jauh Mahfud mengatakan, upaya untuk memberantas simpul-simpul TPPO kerap terkendala, seperti karena masalah birokrasi dan adanya pihak yang memberikan sokongan terhadap tindak pidana ini. Oleh karena itu, kata Mahfud, Presiden mengingatkan kepada aparat pemerintah untuk tidak memberikan sokongan terhadap tindak kejahatan TPPO ini.

“Presiden tadi memerintahkan kepada Kapolri tidak ada backing-backing-an karena semua tindakan yang tegas itu di-backing oleh negara. Tidak ada backing-backing-an bagi penjahat, backing bagi kebenaran adalah negara, backing bagi penegakan hukum adalah negara,” tegasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kritik Keras Aktivis 98: Kemenhan Fokus Cawe-cawe, Alutsista Terbengkalai
PGN Edukasi Warga Rusun Tanah Abang, Pastikan Penggunaan Gas Bumi Aman dan Tepat
Sidang Sengketa Lahan Haji Makawi vs PT Summarecon Agung Tbk Ditunda, Ahli Waris Tunggu Pembuktian Balasan
Kejagung Didesak Periksa Direksi PT MBA Terkait Tender Rp121 Miliar Kemenag
Arifki Chaniago: Karir Jokowi Dibentuk Banyak Faktor, Bukan Satu Orang
Kritik Keras Jerry: Ahmad Ali Kutu Loncat Politik, Diduga Cari Safety Kasus
Soroti Kejanggalan Fiskal, Jerry: Gubernur Tak Tahu Jaga Uang Rakyat
Pertalite dan Solar Tidak Naik, Bukti Pemerintah Berpihak Rakyat Kecil
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:22 WIB

Kritik Keras Aktivis 98: Kemenhan Fokus Cawe-cawe, Alutsista Terbengkalai

Senin, 20 April 2026 - 16:56 WIB

PGN Edukasi Warga Rusun Tanah Abang, Pastikan Penggunaan Gas Bumi Aman dan Tepat

Senin, 20 April 2026 - 15:39 WIB

Sidang Sengketa Lahan Haji Makawi vs PT Summarecon Agung Tbk Ditunda, Ahli Waris Tunggu Pembuktian Balasan

Senin, 20 April 2026 - 15:20 WIB

Kejagung Didesak Periksa Direksi PT MBA Terkait Tender Rp121 Miliar Kemenag

Senin, 20 April 2026 - 14:53 WIB

Arifki Chaniago: Karir Jokowi Dibentuk Banyak Faktor, Bukan Satu Orang

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Polres Lebak Ungkap Peredaran Obat Keras Ilegal, Dua Pelaku Diamankan

Senin, 20 Apr 2026 - 17:54 WIB

Semangat kebersamaan atlet zatayu dalam acara latihan gabungan INKANAS KA Bogor  19 April 2026

Olahraga

Latihan Gabungan INKANAS Kabupaten Bogor 19 April 2026

Senin, 20 Apr 2026 - 17:35 WIB