Mengenal Dr. Ahmad Taufiq: Kepala BWS Maluku Utara yang Kaya Prestasi dan Ilmu Pengetahuan

Jakarta - Tidak banyak masyarakat Maluku Utara yang mengenal lebih dekat sosok di balik pembangunan infrastruktur sumber daya air di wilayah ini. Dialah Dr. Ahmad Taufiq, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara di bawah naungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Lahir di Temanggung, 26 Juli 1980, Dr. Ahmad Taufiq bukan sekadar pejabat biasa. Ia merupakan pakar geologi dan hidrogeologi yang menyelesaikan pendidikan sarjana hingga doktoralnya di kampus ternama Indonesia, Institut Teknologi Bandung (ITB), dengan spesialisasi Teknik Geologi dan Teknik Air Tanah. Gelar Ph.D-nya ia raih dari Kumamoto University, Jepang, jurusan Earth and Environmental Sciences—membuktikan komitmennya terhadap ilmu dan pengembangan sumber daya air. Pada 1 Oktober 2024, Ahmad Taufiq resmi menerima tongkat estafet kepemimpinan dari Kalpin M. Nur melalui prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab). Dalam acara perkenalan, ia menyapa jajaran BWS Maluku Utara dengan candaan khasnya, "Pak AT itu singkatan dari Anak Temanggung, tapi sekarang jadi Anak Ternate." Kariernya sebagai aparatur sipil negara dimulai tahun 2005. Ia menapaki tangga birokrasi dari golongan IIIa hingga kini menduduki posisi Pembina IVa. Pengalamannya meliputi berbagai posisi strategis, seperti staf di Ditjen SDA, penyusun NSPK di Puslitbang SDA, hingga Kepala Balai Air Tanah dan Satker Air Tanah sebelum akhirnya dipercaya menjadi Kepala BWS Maluku Utara. Figur Ilmuwan Sekaligus Pemimpin Tidak hanya unggul di bidang struktural, Dr. Ahmad Taufiq juga aktif di dunia akademik. Ia merupakan peneliti muda dan penulis lebih dari 35 publikasi ilmiah, termasuk 14 jurnal internasional terindeks Scopus dan 21 publikasi nasional. Ia memiliki Scopus ID: 57199505733 dan ORCID ID: 0000-0002-4639-3474. Suami dari Dinna Kartini Hidayati dan ayah dari empat anak ini juga pernah menjadi anggota dewan pengarah Program Studi Magister Teknik Air Tanah ITB, serta Advisory Group di WIMEK Graduate School, Wageningen University, Belanda. Ia aktif dalam redaksi Jurnal Teknik Hidraulik (SINTA 2) dan Jurnal Sumber Daya Air (SINTA 3). Aktif di Organisasi Profesi Nasional dan Internasional Kiprahnya di bidang hidrogeologi dan teknik sumber daya air juga terlihat dari keanggotaannya dalam organisasi-organisasi bergengsi, seperti: - IAH (International Association of Hydrogeologists) - IAGI (Ikatan Ahli Geologi Indonesia) - HAGI (Himpunan Ahli Geofisika Indonesia) - PAAI (Perhimpunan Ahli Air Tanah Indonesia) - HATHI (Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia) - MHI (Masyarakat Hidrologi Indonesia) - INACID (Indonesian National Committee on Irrigation and Drainage) - KNI-BB (Komite Nasional Indonesia untuk Bendungan Besar) Potensi Besar untuk Akademisi Maluku Utara Dengan rekam jejak akademik dan kepemimpinan yang solid, sangat disayangkan jika potensi keilmuan Dr. Ahmad Taufiq tidak dimanfaatkan oleh kalangan akademisi dan mahasiswa Maluku Utara, khususnya yang berkecimpung di bidang teknik, geologi, lingkungan, dan sumber daya air. Bagi yang ingin menjalin kolaborasi atau mengundangnya dalam kegiatan ilmiah, Dr. Ahmad Taufiq dapat dihubungi melalui email: at@pu.go.id atau langsung ditemui di Kantor BWS Maluku Utara. Semoga beliau bersedia meluangkan waktu di tengah padatnya tanggung jawab negara, demi berbagi ilmu yang bermanfaat bagi kemajuan daerah.
Keterangan Foto : Dr. Ahmad Taufiq.
Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Tidak banyak masyarakat Maluku Utara yang mengenal lebih dekat sosok di balik pembangunan infrastruktur sumber daya air di wilayah ini. Dialah Dr. Ahmad Taufiq, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara di bawah naungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Lahir di Temanggung, 26 Juli 1980, Dr. Ahmad Taufiq bukan sekadar pejabat biasa. Ia merupakan pakar geologi dan hidrogeologi yang menyelesaikan pendidikan sarjana hingga doktoralnya di kampus ternama Indonesia, Institut Teknologi Bandung (ITB), dengan spesialisasi Teknik Geologi dan Teknik Air Tanah. Gelar Ph.D-nya ia raih dari Kumamoto University, Jepang, jurusan Earth and Environmental Sciences—membuktikan komitmennya terhadap ilmu dan pengembangan sumber daya air.

Pada 1 Oktober 2024, Ahmad Taufiq resmi menerima tongkat estafet kepemimpinan dari Kalpin M. Nur melalui prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab). Dalam acara perkenalan, ia menyapa jajaran BWS Maluku Utara dengan candaan khasnya, “Pak AT itu singkatan dari Anak Temanggung, tapi sekarang jadi Anak Ternate.”

Bacaan Lainnya

Kariernya sebagai aparatur sipil negara dimulai tahun 2005. Ia menapaki tangga birokrasi dari golongan IIIa hingga kini menduduki posisi Pembina IVa. Pengalamannya meliputi berbagai posisi strategis, seperti staf di Ditjen SDA, penyusun NSPK di Puslitbang SDA, hingga Kepala Balai Air Tanah dan Satker Air Tanah sebelum akhirnya dipercaya menjadi Kepala BWS Maluku Utara.

Figur Ilmuwan Sekaligus Pemimpin

Tidak hanya unggul di bidang struktural, Dr. Ahmad Taufiq juga aktif di dunia akademik. Ia merupakan peneliti muda dan penulis lebih dari 35 publikasi ilmiah, termasuk 14 jurnal internasional terindeks Scopus dan 21 publikasi nasional. Ia memiliki Scopus ID: 57199505733 dan ORCID ID: 0000-0002-4639-3474.

Suami dari Dinna Kartini Hidayati dan ayah dari empat anak ini juga pernah menjadi anggota dewan pengarah Program Studi Magister Teknik Air Tanah ITB, serta Advisory Group di WIMEK Graduate School, Wageningen University, Belanda. Ia aktif dalam redaksi Jurnal Teknik Hidraulik (SINTA 2) dan Jurnal Sumber Daya Air (SINTA 3).

Aktif di Organisasi Profesi Nasional dan Internasional

Kiprahnya di bidang hidrogeologi dan teknik sumber daya air juga terlihat dari keanggotaannya dalam organisasi-organisasi bergengsi, seperti:

– IAH (International Association of Hydrogeologists)

– IAGI (Ikatan Ahli Geologi Indonesia)

– HAGI (Himpunan Ahli Geofisika Indonesia)

– PAAI (Perhimpunan Ahli Air Tanah Indonesia)

– HATHI (Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia)

– MHI (Masyarakat Hidrologi Indonesia)

– INACID (Indonesian National Committee on Irrigation and Drainage)

– KNI-BB (Komite Nasional Indonesia untuk Bendungan Besar)

Potensi Besar untuk Akademisi Maluku Utara

Dengan rekam jejak akademik dan kepemimpinan yang solid, sangat disayangkan jika potensi keilmuan Dr. Ahmad Taufiq tidak dimanfaatkan oleh kalangan akademisi dan mahasiswa Maluku Utara, khususnya yang berkecimpung di bidang teknik, geologi, lingkungan, dan sumber daya air.

Bagi yang ingin menjalin kolaborasi atau mengundangnya dalam kegiatan ilmiah, Dr. Ahmad Taufiq dapat dihubungi melalui email: at@pu.go.id atau langsung ditemui di Kantor BWS Maluku Utara. Semoga beliau bersedia meluangkan waktu di tengah padatnya tanggung jawab negara, demi berbagi ilmu yang bermanfaat bagi kemajuan daerah.