Konsolidasi Projo Banten Jelang Kongres III, Meneguhkan Garis Rakyat di Era Prabowo–Gibran

Teras Media

- Penulis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Dewan Pimpinan Daerah (DPD Projo Banten) menggelar konsolidasi besar dengan delapan DPC kabupaten/kota se-Provinsi Banten, Selasa (22/10/2025)

i

Keterangan foto : Dewan Pimpinan Daerah (DPD Projo Banten) menggelar konsolidasi besar dengan delapan DPC kabupaten/kota se-Provinsi Banten, Selasa (22/10/2025)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Banten – Menjelang Kongres III Projo yang akan digelar pada 1–2 November 2025. Dewan Pimpinan Daerah (DPD Projo Banten) menggelar konsolidasi besar dengan delapan DPC kabupaten/kota se-Provinsi Banten.

Langkah ini menjadi upaya memperkuat barisan relawan di tingkat daerah sekaligus menyamakan arah dukungan terhadap program kerakyatan pemerintahan Prabowo–Gibran.

Ketua DPD Projo Banten, Zulhamedy Syamsi, mengatakan bahwa konsolidasi tersebut bukan sekadar agenda internal, melainkan forum untuk menyerap aspirasi masyarakat dari bawah agar dapat dibawa ke Kongres III Projo sebagai suara daerah.

“Kami sudah mengonsolidasikan delapan DPC, mulai dari Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, Cilegon, Serang, Kabupaten Serang, Pandeglang, dan Lebak, serta 150 PAC se-Banten. Aspirasi yang muncul intinya mendukung penuh program kerakyatan yang dijalankan pemerintahan Prabowo–Gibran,” ujar Zulhamedy, Selasa (22/10/2025).

Dari Konsolidasi ke Komitmen

Dalam pertemuan yang diwarnai semangat kebersamaan itu, Zulhamedy menegaskan pentingnya Projo menjaga konsistensi perjuangan di jalur rakyat.

Menurut Medy sapaan arabnya, program-program pemerintah seperti Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, dan Kampung Nelayan Merah Putih menjadi bentuk nyata keberpihakan negara kepada ekonomi lokal.

“Program-program itu adalah pondasi menuju kemandirian ekonomi masyarakat. Tugas kami di daerah memastikan semuanya berjalan sesuai target. Dalam perjalanan tentu ada hambatan, tapi partisipasi rakyat akan membuatnya kuat,” ucap Medy.

Konsolidasi ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antarstruktur Projo di Banten menjelang forum nasional, sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong royong yang menjadi ruh awal gerakan relawan Projo sejak masa Jokowi.

Suara Banten untuk Indonesia

Dalam sejumlah diskusi internal, isu-isu strategis yang akan dibawa ke Kongres III mencakup pemerataan ekonomi daerah, penguatan pendidikan rakyat, dan ketahanan pangan nasional. Kader-kader Projo Banten menilai, cita-cita Indonesia Emas 2045 hanya bisa dicapai jika kebijakan nasional berpihak pada penguatan kapasitas masyarakat di tingkat bawah.

“Kalau rakyat sehat, punya akses pendidikan, dan bisa hidup dari ekonomi lokalnya, maka kemakmuran itu bukan lagi jargon, tapi realitas,” ucap salah satu kader Projo Kabupaten Tanggerang.

Menuju Kongres III Projo

DPD Projo Banten berharap Kongres III Projo nanti akan melahirkan arah baru perjuangan relawan di era kepemimpinan Prabowo–Gibran. Selain mempertegas dukungan terhadap program-program nasional, kongres tersebut diharapkan menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen organisasi agar tetap berpihak pada rakyat.

“Kami berharap kongres berjalan sukses, lancar, dan aman. Yang terpenting, hasilnya harus memantapkan langkah kita agar tetap di garis rakyat untuk menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Zulhamedy.

Konsolidasi Projo Banten ini menjadi penanda bahwa relawan bukan hanya mesin politik musiman, melainkan jaringan sosial yang hidup dan tumbuh bersama rakyat. Dari Banten, suara itu menggema ke pusat bahwa perjalanan menuju Indonesia Emas tak bisa ditempuh dari atas, melainkan dimulai dari bawah, dari kampung-kampung tempat semangat gotong royong masih berdenyut.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kritik Keras Aktivis 98: Kemenhan Fokus Cawe-cawe, Alutsista Terbengkalai
PGN Edukasi Warga Rusun Tanah Abang, Pastikan Penggunaan Gas Bumi Aman dan Tepat
Sidang Sengketa Lahan Haji Makawi vs PT Summarecon Agung Tbk Ditunda, Ahli Waris Tunggu Pembuktian Balasan
Kejagung Didesak Periksa Direksi PT MBA Terkait Tender Rp121 Miliar Kemenag
Arifki Chaniago: Karir Jokowi Dibentuk Banyak Faktor, Bukan Satu Orang
Kritik Keras Jerry: Ahmad Ali Kutu Loncat Politik, Diduga Cari Safety Kasus
Soroti Kejanggalan Fiskal, Jerry: Gubernur Tak Tahu Jaga Uang Rakyat
Pertalite dan Solar Tidak Naik, Bukti Pemerintah Berpihak Rakyat Kecil
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:22 WIB

Kritik Keras Aktivis 98: Kemenhan Fokus Cawe-cawe, Alutsista Terbengkalai

Senin, 20 April 2026 - 16:56 WIB

PGN Edukasi Warga Rusun Tanah Abang, Pastikan Penggunaan Gas Bumi Aman dan Tepat

Senin, 20 April 2026 - 15:39 WIB

Sidang Sengketa Lahan Haji Makawi vs PT Summarecon Agung Tbk Ditunda, Ahli Waris Tunggu Pembuktian Balasan

Senin, 20 April 2026 - 15:20 WIB

Kejagung Didesak Periksa Direksi PT MBA Terkait Tender Rp121 Miliar Kemenag

Senin, 20 April 2026 - 14:53 WIB

Arifki Chaniago: Karir Jokowi Dibentuk Banyak Faktor, Bukan Satu Orang

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Polres Lebak Ungkap Peredaran Obat Keras Ilegal, Dua Pelaku Diamankan

Senin, 20 Apr 2026 - 17:54 WIB

Semangat kebersamaan atlet zatayu dalam acara latihan gabungan INKANAS KA Bogor  19 April 2026

Olahraga

Latihan Gabungan INKANAS Kabupaten Bogor 19 April 2026

Senin, 20 Apr 2026 - 17:35 WIB