Hadiri Wisuda di Universitas Indonesia, Bamsoet Optimis Pertumbuhan Ekonomi Mampu Lampaui Target

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 15 Februari 2026 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Politik, Pertahanan & Keamanan KADIN Indonesia, Bambang Soesatyo, Minggu (15/2/2026)

i

Keterangan foto : Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Politik, Pertahanan & Keamanan KADIN Indonesia, Bambang Soesatyo, Minggu (15/2/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co JAKARTA – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Politik, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia, Bambang Soesatyo, optimis pertumbuhan ekonomi pada kuartal |/2026 bisa mencapai angka 5,6% dan perekonomian Indonesia mampu tumbuh hingga 8 persen dalam beberapa tahun mendatang. Sinyal-sinyal penguatan ekonomi sudah terlihat dari stabilitas makro yang terjaga, konsumsi domestik yang tetap kuat, serta geliat investasi di sektor hilirisasi dan industri manufaktur berbasis nilai tambah.

“Saya optimis dan sejalan dengan apa yang disampaikan Menteri Keuangan Purbaya dalam orasi ilmiah wisuda sarjana Universitas Indonesia yang meyakini ekonomi Indonesia bisa menembus 8 persen. Dengan konsolidasi fiskal yang sehat, defisit terjaga, serta rasio utang terhadap PDB yang relatif terkendali di kisaran 38–39 persen, ruang pertumbuhan ekonomi Indonesia masih sangat terbuka,” ujar Bamsoet saat menghadiri Wisuda Sarjana (FISIP) puterinya, Belliza Shintya Putri, di Universitas Indonesia, Sabtu (14/2/26).

Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini menuturkan, data Badan Pusat Statistik mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 berada di kisaran 5 persen lebih, dengan konsumsi rumah tangga menyumbang lebih dari separuh produk domestik bruto. Investasi tumbuh stabil, terutama di sektor pengolahan mineral, industri kendaraan listrik, serta pembangunan kawasan industri baru di luar Jawa. Neraca perdagangan tetap surplus, memperkuat cadangan devisa dan menopang stabilitas nilai tukar.

“Kalau kita mampu menjaga tren pertumbuhan di atas lima persen dan secara bertahap meningkatkan produktivitas industri, angka 8 persen menjadi target yang masuk akal. Kita memiliki bonus demografi, sumber daya alam melimpah, dan pasar domestik yang besar. Tinggal bagaimana kebijakan terus konsisten dan berpihak pada pertumbuhan jangka panjang,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini memaparkan dari sisi moneter, Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2026 tetap solid dengan inflasi terkendali dalam kisaran target. Stabilitas harga dan nilai tukar memberi ruang bagi dunia usaha untuk berekspansi. Pemerintah juga terus mempercepat hilirisasi melalui koordinasi lintas kementerian, termasuk di bawah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, guna memastikan transformasi ekonomi berjalan terstruktur.

“Pertumbuhan 8 persen harus berkualitas dan merata. Kita ingin industri berkembang, lapangan kerja terbuka luas, daya beli masyarakat meningkat, dan daerah-daerah ikut menikmati hasil pembangunan. Dengan arah kebijakan yang jelas dan dukungan seluruh elemen bangsa, saya yakin Indonesia bisa memasuki fase take off menuju ekonomi maju,” pungkas Bamsoet.

Penulis : David

Editor : Red

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah
Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi
Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah
Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung
Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard
Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani
Bukan Hanya Cibinong, Mangihut Sinaga Khawatir Praktik Serupa Menjalar ke Seluruh Lapas
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 21:07 WIB

Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 22:04 WIB

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi

Selasa, 29 September 2026 - 11:40 WIB

Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung

Senin, 28 September 2026 - 03:50 WIB

Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif

Minggu, 27 September 2026 - 06:11 WIB

Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard

Berita Terbaru

Gerakan Aksi Anti Korupsi Nasional (GAANAS) melontarkan kritik terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA),

Hukum dan Kriminal

GAANAS Soroti Pokir DPRA Rp1 Triliun, KPK Didesak Telusuri Rantai Anggaran

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:33 WIB