Jangan Main-main! Adde Rosi: Posisi Indonesia di Forum Dunia Harus Dipantaskan

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Adde Rosi Khoerunnisa, Jumat (10/4/2026)

i

Keterangan foto : Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Adde Rosi Khoerunnisa, Jumat (10/4/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co TANGERANG – Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Adde Rosi Khoerunnisa, menekankan pentingnya penguatan diplomasi parlemen Indonesia di tengah gejolak konflik global. Dampak dari pertikaian di berbagai belahan dunia ini dinilai sudah sangat nyata, mulai dari ancaman krisis ekonomi, pangan, hingga gangguan jalur logistik.

“Efek dari konflik global yang terjadi saat ini sudah amat sangat nyata. Kita menghadapi potensi krisis ekonomi, krisis pangan, hingga gangguan logistik dan lainnya,” ujar Adde Rosi kepada Parlementaria, dalam kegiatan Rapat Koordinasi dan Diskusi BKSAP DPR RI bertema Prospek Diplomasi Parlemen di Tengah Konflik Global, Rabu (8/4/2026).

Indonesia Tegas di Posisi Non-Blok

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut peran aktif BKSAP sebagai second track diplomacy atau jalur diplomasi alternatif untuk memperkuat posisi Indonesia di mata dunia. Ia menegaskan, Indonesia harus konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif dan tetap berada pada posisi non-blok di tengah polarisasi kekuatan dunia yang semakin tajam.

“Kita tidak ada di blok Amerika, tidak di blok lain, kita ingin ada di posisi non-blok. Kami ingin melaksanakan diplomasi secara bebas aktif,” tegasnya.

Adde menambahkan, penguatan peran ini juga harus didukung dengan konsistensi pernyataan resmi yang disampaikan oleh pimpinan maupun anggota BKSAP di berbagai forum internasional.

Peran Sebagai Penengah

Ia menjelaskan, sejak awal konflik terjadi, Indonesia memang telah berupaya mengambil posisi sebagai penengah untuk mendorong perdamaian.

“Kita ingin semua negara melihat bahwa Indonesia sejak awal sudah mengusulkan diri menjadi penengah, berada di posisi tengah yang mengusung perdamaian,” ucapnya.

Adde berharap, keberadaan Indonesia dalam organisasi dunia seperti Inter-Parliamentary Union (IPU), ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA), dan forum global lainnya bisa memberikan dampak nyata.

“Keberadaan Indonesia di organisasi dunia ini bukan hal murah, maka kita harus memantapkan posisi dan peran tersebut,” tambahnya.

Dorong Kelancaran Logistik

Secara konkret, Adde juga mendorong penguatan diplomasi bilateral, khususnya dengan negara-negara yang terlibat konflik. Salah satu fokus utamanya adalah memastikan kelancaran akses pelayaran.

“Kita berharap pertemuan bilateral ini bisa segera membuka akses, misalnya di Selat Hormuz, agar kapal-kapal Indonesia bisa segera melintas dengan aman dan lancar,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

 Menjelang Muktamar NU ke-35: Sorotan Bergeser ke Perebutan Posisi Rais Aam ​
Dr RD Mohammad Teguh Darmawan Resmi Jabat Kajati Jawa Barat, Gantikan Sutikno
Anton Suratto Daftar Kembali Ketua DPD Demokrat Jabar, Didukung 27 DPC
FBB Imbau Masyarakat Saring Informasi dan Tangkal Hoaks di Media Sosial
Egi Hendrawan Puji Rekor MURI Kapolri Cup 2026 dan Peran Gen Z Jaga Dunia Siber
BEM Indonesia Desak KPK Usut Tata Kelola PT Vale IGP Pomalaa, Soroti Dugaan 200 Ribu Ton Ore Nikel
Tidak Benar Rutan Bareskrim Jadi Sarang Narkoba, Polri: Semua Tahanan Tes Negatif
Pajak Marketplace Ditunda, Komisi XI Desak Pemerintah Matangkan Kebijakan
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:09 WIB

 Menjelang Muktamar NU ke-35: Sorotan Bergeser ke Perebutan Posisi Rais Aam ​

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Anton Suratto Daftar Kembali Ketua DPD Demokrat Jabar, Didukung 27 DPC

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:40 WIB

FBB Imbau Masyarakat Saring Informasi dan Tangkal Hoaks di Media Sosial

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Egi Hendrawan Puji Rekor MURI Kapolri Cup 2026 dan Peran Gen Z Jaga Dunia Siber

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:06 WIB

BEM Indonesia Desak KPK Usut Tata Kelola PT Vale IGP Pomalaa, Soroti Dugaan 200 Ribu Ton Ore Nikel

Berita Terbaru