DPR Sambut Positif Sinyal Damai AS-Iran, Indonesia Siap Ambil Peran Diplomasi

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 18 April 2026 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Sinyal positif terkait potensi kesepakatan damai antara Donald Trump dan Iran mendapat respons dari DPR RI. Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono, menyambut baik perkembangan tersebut.

“Setiap sinyal positif menuju perdamaian di kawasan Timur Tengah patut diapresiasi, karena stabilitas kawasan tersebut memiliki dampak strategis bagi keamanan dan perekonomian global, termasuk bagi Indonesia,” kata Dave kepada wartawan, Sabtu (18/4/2026).

Dave menilai Indonesia memiliki peluang untuk berperan sebagai jembatan komunikasi, mengingat rekam jejak panjang diplomasi bebas aktif serta komitmen terhadap perdamaian dunia. Peran itu dapat diwujudkan melalui penguatan diplomasi multilateral, dukungan terhadap inisiatif perdamaian di forum internasional, serta mendorong dialog yang inklusif.

Ia menegaskan bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tetap menjadi wadah utama dalam memastikan proses perdamaian berjalan sesuai prinsip hukum internasional dan memiliki legitimasi global.

“Dalam konteks ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tetap menjadi wadah utama untuk memastikan proses perdamaian berjalan sesuai prinsip hukum internasional dan menjamin legitimasi global,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dave menyebut pemerintah perlu memperkuat koordinasi dengan mitra strategis, baik di tingkat regional maupun global. Selain itu, Indonesia juga harus konsisten dalam menyerukan penghentian ketegangan dan penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi.

“Indonesia juga dapat menawarkan pengalaman sebagai negara dengan mayoritas Muslim yang menjunjung tinggi nilai moderasi, toleransi, dan perdamaian, sekaligus berkontribusi aktif dalam forum PBB untuk mendorong terciptanya solusi yang berkelanjutan,” katanya.

Komisi I DPR, lanjut Dave, optimistis bahwa pendekatan diplomasi konstruktif serta dukungan komunitas internasional melalui PBB dapat mendorong terciptanya perdamaian berkelanjutan.

“Perdamaian bukan hanya kepentingan satu kawasan, melainkan kepentingan umat manusia secara keseluruhan,” tegasnya.

Sebelumnya, Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat dan Iran sudah “sangat dekat” mencapai kesepakatan damai. Ia juga membuka kemungkinan untuk menghadiri penandatanganan kesepakatan tersebut di Islamabad, Pakistan.

“Kita sangat dekat untuk mencapai kesepakatan dengan Iran,” kata Trump, seperti dilaporkan AFP dan Al Arabiya, Jumat (17/4/2026).

Trump menambahkan bahwa Teheran telah menyetujui sejumlah poin penting, termasuk terkait program nuklirnya.

“Kita harus memastikan bahwa Iran tidak akan pernah mendapatkan senjata nuklir. Mereka sepenuhnya setuju dengan itu. Mereka telah menyetujui hampir semuanya, jadi mungkin jika mereka bisa duduk di meja perundingan, akan ada perbedaan,” ujarnya.

Saat ditanya kemungkinan menghadiri penandatanganan kesepakatan di Pakistan, Trump menjawab: “Saya mungkin akan pergi, ya.” Ia menambahkan, “Jika kesepakatan itu ditandatangani di Islamabad, saya mungkin akan pergi.”

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi
Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah
Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung
Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard
Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani
Bukan Hanya Cibinong, Mangihut Sinaga Khawatir Praktik Serupa Menjalar ke Seluruh Lapas
Kabel Menjuntai Sebabkan Kecelakaan di Kampung Grojog, Ini Tanggapan TelkomGroup
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 22:04 WIB

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi

Selasa, 29 September 2026 - 19:57 WIB

Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 11:40 WIB

Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung

Senin, 28 September 2026 - 03:50 WIB

Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif

Minggu, 27 September 2026 - 06:11 WIB

Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard

Berita Terbaru

Gerakan Aksi Anti Korupsi Nasional (GAANAS) melontarkan kritik terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA),

Hukum dan Kriminal

GAANAS Soroti Pokir DPRA Rp1 Triliun, KPK Didesak Telusuri Rantai Anggaran

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:33 WIB