Loyalis Prabowo: Keputusan Ini Bukti Pemerintah Berpihak pada Rakyat Kecil

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Sekretaris Jenderal Tim 8 Prabowo-Gibran, Akhrom Saleh, Minggu (19/4/2026)

i

Keterangan foto : Sekretaris Jenderal Tim 8 Prabowo-Gibran, Akhrom Saleh, Minggu (19/4/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Sekretaris Jenderal Tim 8 Prabowo-Gibran, Akhrom Saleh, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah melakukan penyesuaian harga BBM Non-Subsidi. Keputusan ini dinilai sebagai strategi krusial dan tepat sasaran untuk menjaga kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tengah ketidakpastian geopolitik dunia.

“Tentu kita dukung keputusan pemerintah. Langkah ini patut dihargai sebagai upaya tepat untuk menyelamatkan APBN kita agar tetap tangguh menghadapi tekanan global,” ujar Akhrom dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (19/4/2026).

Risiko Defisit dan Lonjakan Harga Minyak

Kekhawatiran terhadap beban negara memiliki dasar yang kuat. Data Kementerian Keuangan mencatat, defisit APBN pada kuartal I-2026 mencapai Rp240,1 triliun atau 0,93% terhadap PDB.

Situasi makin berat karena harga minyak dunia terus bergejolak akibat ketegangan di Timur Tengah. Total anggaran subsidi dan kompensasi energi tahun ini melonjak hingga Rp381,3 triliun.

Menurut Akhrom, pemerintah sudah bekerja dengan asumsi harga minyak (ICP) di kisaran US$ 100 per barel. Jika harga melampaui angka tersebut, beban negara berisiko jebol jika tidak ada penyesuaian.

“Jika harga melampaui asumsi, beban subsidi berisiko jebol jika tidak dilakukan penyesuaian pada sektor non-subsidi,” ungkapnya.

Logika Ekonomi: Lindungi Rakyat Kecil

Akhrom menjelaskan bahwa kenaikan BBM Non-Subsidi adalah konsekuensi logis agar beban negara tidak berlebihan. Langkah ini justru diambil untuk menyelamatkan harga BBM subsidi agar tetap stabil.

“Jadi langkah pemerintah menaikkan BBM Non-Subsidi sudah benar, tidak perlu dipertanyakan lagi. Ini memang harus ada ‘tumbal’ agar Pertalite dan Bio Solar tidak ikut naik,” tegas Akhrom, yang juga Direktur Eksekutif Lingkar Pemuda Indonesia.

Ia menambahkan, keputusan ini membuktikan komitmen kuat pemerintah untuk melindungi daya beli masyarakat menengah ke bawah. Dengan menjaga harga BBM subsidi, ruang fiskal negara tetap aman dan pasokan energi bagi rakyat kecil terjamin.

“Kita apresiasi pemerintah tidak menaikkan harga Pertalite. Ini menunjukkan Presiden benar-benar berpihak pada rakyat kecil di tengah masa prihatin global ini,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

 Menjelang Muktamar NU ke-35: Sorotan Bergeser ke Perebutan Posisi Rais Aam ​
Dr RD Mohammad Teguh Darmawan Resmi Jabat Kajati Jawa Barat, Gantikan Sutikno
Anton Suratto Daftar Kembali Ketua DPD Demokrat Jabar, Didukung 27 DPC
FBB Imbau Masyarakat Saring Informasi dan Tangkal Hoaks di Media Sosial
Egi Hendrawan Puji Rekor MURI Kapolri Cup 2026 dan Peran Gen Z Jaga Dunia Siber
BEM Indonesia Desak KPK Usut Tata Kelola PT Vale IGP Pomalaa, Soroti Dugaan 200 Ribu Ton Ore Nikel
Tidak Benar Rutan Bareskrim Jadi Sarang Narkoba, Polri: Semua Tahanan Tes Negatif
Pajak Marketplace Ditunda, Komisi XI Desak Pemerintah Matangkan Kebijakan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:09 WIB

 Menjelang Muktamar NU ke-35: Sorotan Bergeser ke Perebutan Posisi Rais Aam ​

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:22 WIB

Dr RD Mohammad Teguh Darmawan Resmi Jabat Kajati Jawa Barat, Gantikan Sutikno

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Anton Suratto Daftar Kembali Ketua DPD Demokrat Jabar, Didukung 27 DPC

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:40 WIB

FBB Imbau Masyarakat Saring Informasi dan Tangkal Hoaks di Media Sosial

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Egi Hendrawan Puji Rekor MURI Kapolri Cup 2026 dan Peran Gen Z Jaga Dunia Siber

Berita Terbaru