Komisi I DPR RI Tekankan Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan Dunia

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dave Laksono, menegaskan pentingnya memperkuat kedaulatan nasional di tengah meningkatnya dinamika geopolitik global. Di saat yang sama, Indonesia diminta tetap konsisten menjalankan prinsip politik luar negeri bebas aktif.

Hal tersebut disampaikan Dave dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertema “Memperkuat Kedaulatan Bangsa di Era Dinamika Persaingan Global” yang digelar Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bersama Biro Pemberitaan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Dalam paparannya, Dave menyoroti sejumlah konflik internasional yang masih berlangsung, seperti perang antara Rusia dan Ukraina, serta ketegangan di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

Menurutnya, situasi tersebut turut memberikan tekanan terhadap perekonomian global, termasuk kenaikan harga minyak dunia.

Meski demikian, ia mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia yang dinilai mampu menjaga stabilitas ekonomi melalui kebijakan fiskal yang adaptif. Ia menyebut, pengelolaan APBN yang tepat menjadi kunci dalam meredam dampak gejolak global.

“Pemerintah, termasuk Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM, mampu mengendalikan dampak kenaikan harga minyak melalui pengelolaan anggaran negara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dave juga mengingatkan adanya ancaman hibrida yang perlu diwaspadai, terutama sebagai dampak lanjutan dari konflik global. Ia menyinggung potensi ketegangan di kawasan Laut China Selatan serta hubungan antara China dan Taiwan.

Di tengah situasi tersebut, ia menekankan bahwa Indonesia harus tetap menjaga keseimbangan hubungan dengan berbagai pihak. China, kata dia, merupakan mitra dagang utama, sementara kerja sama dengan Amerika Serikat dan Eropa juga penting, khususnya dalam bidang teknologi dan investasi.

“Hubungan luar negeri harus dikelola secara seimbang, tanpa berpihak, sesuai prinsip bebas aktif,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar Indonesia terus mengambil peran strategis di forum internasional dalam upaya menciptakan perdamaian dunia yang nyata dan berkelanjutan.

“Indonesia harus hadir mendorong solusi konkret, bukan sekadar menghasilkan resolusi tanpa implementasi,” pungkas Dave.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

 Menjelang Muktamar NU ke-35: Sorotan Bergeser ke Perebutan Posisi Rais Aam ​
Dr RD Mohammad Teguh Darmawan Resmi Jabat Kajati Jawa Barat, Gantikan Sutikno
Anton Suratto Daftar Kembali Ketua DPD Demokrat Jabar, Didukung 27 DPC
FBB Imbau Masyarakat Saring Informasi dan Tangkal Hoaks di Media Sosial
Egi Hendrawan Puji Rekor MURI Kapolri Cup 2026 dan Peran Gen Z Jaga Dunia Siber
BEM Indonesia Desak KPK Usut Tata Kelola PT Vale IGP Pomalaa, Soroti Dugaan 200 Ribu Ton Ore Nikel
Tidak Benar Rutan Bareskrim Jadi Sarang Narkoba, Polri: Semua Tahanan Tes Negatif
Pajak Marketplace Ditunda, Komisi XI Desak Pemerintah Matangkan Kebijakan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:09 WIB

 Menjelang Muktamar NU ke-35: Sorotan Bergeser ke Perebutan Posisi Rais Aam ​

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:22 WIB

Dr RD Mohammad Teguh Darmawan Resmi Jabat Kajati Jawa Barat, Gantikan Sutikno

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Anton Suratto Daftar Kembali Ketua DPD Demokrat Jabar, Didukung 27 DPC

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:40 WIB

FBB Imbau Masyarakat Saring Informasi dan Tangkal Hoaks di Media Sosial

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Egi Hendrawan Puji Rekor MURI Kapolri Cup 2026 dan Peran Gen Z Jaga Dunia Siber

Berita Terbaru