DPR Minta Pemerintah Perketat Pintu Masuk RI Cegah Hantavirus Masuk Indonesia

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menanggapi maraknya penyebaran hantavirus yang mewabah di kapal pesiar mewah MV Hondius. Yahya meminta pemerintah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi masuknya hantavirus ke Indonesia.

“Saya minta pemerintah meningkatkan kewaspadaan terhadap masuknya hantavirus ke wilayah Indonesia. Karena penyakit tersebut sangat berbahaya, sehingga menimbulkan kematian,” kata Yahya kepada wartawan, Jumat (8/5/2026).

Yahya mengatakan pengawasan ketat di pintu-pintu masuk wilayah Indonesia harus dilakukan. Selain itu, kata dia, skrining WNI dan WNA juga perlu untuk diperketat.

“Saya minta pemerintah mulai memperketat pintu-pintu masuk ke wilayah Indonesia. Melakukan skrining kepada WNI dan WNA yang masuk ke Indonesia,” ujarnya.

Tak hanya itu, Yahya meminta kesiapan fasilitas kesehatan diperkuat. Termasuk, penyediaan tes PCR di rumah sakit pusat maupun daerah sebagai langkah antisipasi.

“Menyiapkan PCR di rumah-rumah sakit pusat dan daerah untuk mengantisipasi masuknya hantavirus ke Indonesia,” ujarnya.

Politikus Golkar ini juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait hantavirus. Menurutnya, langkah pencegahan tetap perlu dilakukan meski penyebaran penyakit tersebut saat ini masih terbatas.

“Memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai penyakit hantavirus dan bahayanya bagi manusia. Walaupun penyebaran hantavirus masih terbatas didalam kapal pesiar tetapi melakukan pencegahan merupakan langkah yang baik untuk melindungi masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dr. Rieke Diah Pitaloka: Reforma Agraria Tak Boleh Jadi Obat Sementara
6 Bulan Tak Dibayar PertaMC, Karyawan Subkontraktor Mogok Kerja
Dua Versi Bersilang: Nasabah vs BJB Syariah soal Emas Rp6,8 Miliar
Ketua Cabang PMII Jakarta Timur Desak Polres Jaksel Tangkap Pelaku Pengeroyokan
CWIG Telusuri Rekam Jejak Founder dan Leader VIMA, Soroti Dugaan Keterkaitan Money Game dan ShortPro
Polri Dituntut Berubah: Dari Penegak Hukum Menjadi Pelindung dan Pelayan Masyarakat
Touring Sepeda Motor Jelajahi Tatar Galuh, Anton Suratto Temui Wabup Ciamis, Susi Pudjiastuti, hingga Sapa Biker dan Warga
Peringati HUT Kejaksaan Ke-81, Kajati Jateng Pimpin Ziarah ke TMP Giri Tunggal Semarang
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 12:55 WIB

Dr. Rieke Diah Pitaloka: Reforma Agraria Tak Boleh Jadi Obat Sementara

Jumat, 4 September 2026 - 12:57 WIB

6 Bulan Tak Dibayar PertaMC, Karyawan Subkontraktor Mogok Kerja

Kamis, 3 September 2026 - 22:51 WIB

Dua Versi Bersilang: Nasabah vs BJB Syariah soal Emas Rp6,8 Miliar

Kamis, 3 September 2026 - 20:44 WIB

Ketua Cabang PMII Jakarta Timur Desak Polres Jaksel Tangkap Pelaku Pengeroyokan

Kamis, 3 September 2026 - 16:35 WIB

CWIG Telusuri Rekam Jejak Founder dan Leader VIMA, Soroti Dugaan Keterkaitan Money Game dan ShortPro

Berita Terbaru