Dave Laksono Dukung Evaluasi Total Latsarmil Kopdes Usai Lima Peserta Meninggal

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyatakan dukungan penuh terhadap langkah evaluasi menyeluruh terhadap pelatihan calon manajer Koperasi Desa (Kopdes). Pelatihan yang merupakan bagian dari Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) itu menjadi sorotan setelah lima pesertanya dilaporkan meninggal dunia.

Dave menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya para peserta. Menurutnya, tragedi tersebut harus menjadi momentum penting untuk memperkuat standar pelatihan, terutama dalam aspek keselamatan.

“Peristiwa ini merupakan kehilangan yang mendalam bagi kita semua, sekaligus menjadi pengingat bahwa keselamatan peserta harus senantiasa ditempatkan sebagai prioritas utama,” ujar Dave kepada wartawan, Minggu (28/6/2026).

Politikus Partai Golkar itu menilai insiden tersebut harus dievaluasi secara menyeluruh, mulai dari kurikulum, metode pelatihan, hingga prosedur keselamatan di lapangan. Langkah tersebut dinilai penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Di sisi lain, Dave mengapresiasi langkah evaluasi yang tengah disiapkan Kementerian Pertahanan (Kemhan). Evaluasi itu meliputi penguatan seleksi kesehatan peserta, deteksi dini kondisi medis, peningkatan peran tenaga kesehatan selama pelatihan, hingga penelusuran terhadap peserta lain yang mengalami keluhan serupa.

“Upaya tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk menjadikan pelatihan lebih aman, tertib, dan tetap bermanfaat bagi para peserta,” tuturnya.

Komisi I DPR RI, lanjut Dave, akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan program strategis pemerintah tersebut berjalan secara profesional, akuntabel, dan tetap mengutamakan keselamatan jiwa peserta.

Menurutnya, evaluasi yang dilakukan secara konstruktif diharapkan mampu memperkuat kualitas pembinaan sumber daya manusia (SDM) nasional tanpa mengorbankan tujuan utama program.

Sebelumnya, meninggalnya lima calon manajer KDKMP dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) saat mengikuti latihan dasar militer (Latsarmil) memicu perhatian berbagai pihak. Menanggapi hal itu, Kementerian Pertahanan menjelaskan alasan diberlakukannya Latsarmil bagi para calon manajer koperasi.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, mengatakan latihan tersebut bertujuan membentuk karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, integritas, serta kemampuan bekerja di bawah tekanan.

“Latihan bela negara dan manajerial ini diarahkan untuk membentuk karakter, disiplin, kepemimpinan, integritas, kerja sama, tanggung jawab, profesionalisme, kemampuan bekerja dalam tekanan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat,” ujar Ketut dalam konferensi pers di Kantor Kemhan, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026).

Menurutnya, kemampuan tersebut mutlak dimiliki karena para peserta nantinya akan mengelola koperasi dengan tanggung jawab besar terhadap perputaran dana masyarakat. Dengan kepemimpinan dan profesionalisme yang kuat, koperasi yang mereka kelola diharapkan mampu menjadi salah satu pilar penggerak perekonomian rakyat di pedesaan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Hadapi Kemarau, Arif Rahman Bantu Warga Baduy dengan Sembako dan 14 RTLH
Sekjen Projo Tegaskan: Tak Pernah Deklarasi Poros Solo dan Koalisi Pilpres 2029
Pramuka SMPN 192 Jakarta dan SMP Perguruan Rakyat 1 Gelar Perkemahan Gabungan di Raynia Camp Bogor
Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Dewan Pendidikan Papua Tengah: Kunker Gubernur ke Dogiyai Bukti Keberpihakan pada Pendidikan
Hukum Laut Masih Minim Dipahami, Kabid Hankam PPBN Dorong Edukasi Publik
Dr. Rieke Diah Pitaloka: Reforma Agraria Tak Boleh Jadi Obat Sementara
6 Bulan Tak Dibayar PertaMC, Karyawan Subkontraktor Mogok Kerja
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 12:30 WIB

Hadapi Kemarau, Arif Rahman Bantu Warga Baduy dengan Sembako dan 14 RTLH

Selasa, 8 September 2026 - 15:50 WIB

Sekjen Projo Tegaskan: Tak Pernah Deklarasi Poros Solo dan Koalisi Pilpres 2029

Selasa, 8 September 2026 - 15:34 WIB

Pramuka SMPN 192 Jakarta dan SMP Perguruan Rakyat 1 Gelar Perkemahan Gabungan di Raynia Camp Bogor

Selasa, 8 September 2026 - 12:14 WIB

Dewan Pendidikan Papua Tengah: Kunker Gubernur ke Dogiyai Bukti Keberpihakan pada Pendidikan

Senin, 7 September 2026 - 07:17 WIB

Hukum Laut Masih Minim Dipahami, Kabid Hankam PPBN Dorong Edukasi Publik

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Ditresnarkoba Polda PBD Gagalkan Peredaran Sabu Lintas Provinsi

Selasa, 8 Sep 2026 - 19:00 WIB