Ular di Rumah Wahidin Diduga Penyebab Anies Batal Kunjungi Kuliner di Tangerang

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 25 Januari 2023 - 05:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Tangerang – Bakal calon Presiden Anies Rasyid Baswedan dijadwalkan akan melakukan kunjungan ke wisata kuliner di Pusat Kuliner Sate Ayam H. Ishak Pasar Lama Kota Tangerang diperkirakan batal. Hal tersebut terjadi disebabkan adanya insiden dugaan pelemparan puluhan ekor ular kobra ke Rumah kediaman mantan Gubernur Banten, Wahidin Halim di Pinang, Kota Tangerang, Rabu (25/1)

Rencananya, kunjungan Anies Baswedan tersebut ke pusat kuliner Kota Tangerang tersebut dilakukan pukul 16.30 WIB. Mereka nantinya akan didampingi oleh pengurus DPD NasDem Kota Tangerang dan Anggota DPRD Kota Tangerang.

Sebelumnya sempat viral, Kediaman mantan Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) diteror orang tak dikenal. Pasalnya, kediaman WH yang berlokasi di di Pinang, Kota Tangerang, dilempari 20 ekor ular kobra pada Rabu (25/1/2023) subuh.

Baca juga : GAWAT…!Anies ke Banten, Ular Berbisa Datangi Rumah Wahidin Halim

Puluhan ekor ular kobra itu, dilempar dari luar pagar dan terbungkus dalam sebuah karung. Beruntung penjaga rumah tersebut menemukan karung berisi ular, sebelum binatang berbisa itu keluar dari karung.

Seperti diketahui, rencananya, bakal calon presiden dari Partai Nasdem Anies Baswedan bakal menemui Wahidin Halim di kediamannya hari Rabu, 25 Januari 2023 ini.

WH memperkirakan, pelemparan ular kobra merupakan teror politik terhadap Anies Baswedan dan dirinya yang berasal dari partai Nasdem. Meskipun begitu, ia mengaku tak gentar.

“Kami akan tetap berjuang. Alhamdulillah Allah masih melindungi kami. Bayangkan itu kalau digigit bisa meninggal,” ujar WH.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun.

Pelaku pelemparan satu karung berisi 20 ular berbisa tersebut menggunakan sepeda motor pada dini hari saat keadaan sepi. [Ardi]

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi
Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah
Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung
Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard
Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani
Bukan Hanya Cibinong, Mangihut Sinaga Khawatir Praktik Serupa Menjalar ke Seluruh Lapas
Kabel Menjuntai Sebabkan Kecelakaan di Kampung Grojog, Ini Tanggapan TelkomGroup
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 22:04 WIB

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi

Selasa, 29 September 2026 - 19:57 WIB

Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 11:40 WIB

Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung

Minggu, 27 September 2026 - 06:11 WIB

Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard

Sabtu, 26 September 2026 - 13:45 WIB

Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani

Berita Terbaru