Dr.Reyna Usman: Pentingnya Kepastian Keamanan Dan Tunduk Kepada Aturan Hukum Dalam Penanganan Pekerja Migran Indonesia

Teras Media

- Penulis

Jumat, 24 Februari 2023 - 06:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co TAIWAN – Dalam rangka meningkatkan kerjasama Indonesia dan Taiwan di bidang pengembangan Ekonomi dan Sumberdaya Manusia melalui Forum Group Diskusi ( FGD ) Long Xiang Economic Development Foudation Taiwan yang dilaksanakan pada 21 – 26 Februari 2023 di Universitas Kainan Taiwan, telah mengundang Dr Reyna Usman sebagai narasumber dalam diskusi yang dilakukan selama 3 ( tiga hari) berturut -turut.

Reyna Usman sangat mengapresiasi program ini sebagai suatu langkah New Inisiatif yang dapat memberikan manfaat bagi kedua negara dan khususnya pengembangan implementasi Nota Kesepahaman antara Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei dan Kantor Dagang Ekonomi Taipei Di Indonesia dalam hal Perekrutan , Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia sejak 2011 dan berlanjut sampai dengan saat ini melalui MOU 2018 .

“Saya sangat mengapresiasi acara Forum Group Diskusi (FGD) ini karena akan menjadi langkah inisiatif baru dalam memberikan manfaat bagi pengembangan implementasi nota kesepahaman kedua Negara# ucap Reyna Usman.

Saat ini Dr. Reyna Usman menyampaikan peningkatan hubungan persahabatan yang terjalin dibidang ketenagakerjaan diharapkan lebih memastikan keamanan dan tunduk pada hukum dan aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Berharap dalam pengembangan peningkatan hubungan persahabatan kedua Negara dibidang ketenagakerjaan lebih fokus kepada kepastian keamanan dan tunduk terhadap hukum serta aturan yang berlaku” tambah Reyna Usman.

Reyna Usman yang juga selaku mantan Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja sangat mengharapkan kepada stake holder terkait bahwa kehadiran Indonesian Migran Worker (PMI ) tidak saja hanya bekerja secara rutin tetapi dapat meningkatkan pengetahuan dan keahlian seperti belajar menuju profesi yg lebih layak dan berkeadilan ( Decent Work for All ) melalui jalur pendidikan di Universitas seperti halnya Kainan University yg ada di Industrial Park Taoyuan Taiwan .

Hal ini tentunya sangat bermanfaat karena terjadi pengisian PMI di sektor Factory dan terjadinya transfer knoledge dan tekhnologi terbaru sehingga para eks PMI bisa mengembangkan wirausaha setelah kembali ketanah air .

Professor Pearl Lin Kainan University Taiwan sangat menyambut baik dan untuk ditindak lanjuti bersama Liu Chang Wei , Chaiman dan Harry Chan dari Long Xiang Economic Development .

Dr Reyna Usman yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPW PKB Prop Bali selalu mendorong upaya pemberdayaan kesejahteraan generasi pekerja Indonesia di luar negeri (PMI ) yang dapat meningkatkan perekonomian Indonesia.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Pengamat Minta Bareskrim Periksa Pejabat Bea Cukai Terkait Penyeludupan HP di Sidoarjo
Nilai Kesederhanaan di Balik Seba Baduy, Arif Rahman: Ajaran Berharga untuk Kita Semua
Menteri Pertanian Apresiasi, BULOG Catat Rekor Stok Beras, Lebak-Pandeglang Berkontribusi Besar
Anggaran Karpet Rp400 Juta di Setda Empat Lawang Disorot, CBA Minta Kejati Sumsel Selidiki
Usut Kasus Kekerasan Siswa SMK Bekasi, Kuasa Hukum: Keadilan Bagi Korban Adalah Harga Mati
Ajukan Biasa Pengobatan Tak Kunjung Jelas, Pengawas Kemenaker Turun Tangan
Izin Dicabut Masih Beroperasi, Tiga Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Tambang PT AKT di Murung Raya ​
Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 00:18 WIB

Pengamat Minta Bareskrim Periksa Pejabat Bea Cukai Terkait Penyeludupan HP di Sidoarjo

Jumat, 24 April 2026 - 19:14 WIB

Menteri Pertanian Apresiasi, BULOG Catat Rekor Stok Beras, Lebak-Pandeglang Berkontribusi Besar

Jumat, 24 April 2026 - 18:01 WIB

Anggaran Karpet Rp400 Juta di Setda Empat Lawang Disorot, CBA Minta Kejati Sumsel Selidiki

Jumat, 24 April 2026 - 12:37 WIB

Usut Kasus Kekerasan Siswa SMK Bekasi, Kuasa Hukum: Keadilan Bagi Korban Adalah Harga Mati

Jumat, 24 April 2026 - 12:21 WIB

Ajukan Biasa Pengobatan Tak Kunjung Jelas, Pengawas Kemenaker Turun Tangan

Berita Terbaru