Air Limbah Pemakaman Meluap ke Rumah Warga di Km 10 Sorong, Drainase Buruk Jadi Sorotan

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Sorong – Persoalan limbah dari area pemakaman umum di Kilometer 10 kembali menjadi sorotan serius. Kepala Suku Pegunungan Tengah, Rudi Kogoya, mendesak pemerintah daerah kota Sorong untuk segera mengambil langkah konkret mengatasi limpasan limbah yang masuk ke rumah warga saat hujan deras.

Desakan ini muncul dari keluhan masyarakat yang telah lama terdampak kondisi tersebut. Setiap kali hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah itu, air bercampur lumpur dari area pemakaman meluap dan mengalir ke permukiman warga.

Menurut Rudi Kogoya, buruknya sistem drainase menjadi penyebab utama terjadinya limpasan tersebut. Saluran air yang tidak mampu menampung debit air membuat aliran dari kawasan pemakaman langsung menuju rumah warga di sekitarnya.

Ia menegaskan bahwa kondisi ini bukan hanya mengganggu kenyamanan,tetapi juga memicu kekhawatiran serius terkait kesehatan masyarakat. Air yang mengalir dari area pemakaman dinilai berpotensi membawa kontaminasi berbahaya.

“Setiap hujan deras, air dari pemakaman turun langsung ke permukiman warga. Ini sangat meresahkan karena selain kotor, juga berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat,” ujar Rudi dalam keterangannya, Jumat (24/4/2026).

Selain masalah teknis drainase, Rudi juga menyoroti lemahnya perencanaan tata ruang di kawasan tersebut. Ia menilai pembangunan fasilitas umum seperti pemakaman seharusnya memperhatikan aspek lingkungan secara menyeluruh.

Warga sekitar turut menyampaikan keluhan serupa. Mereka mengaku harus menghadapi kondisi lingkungan yang tidak sehat berulang kali tanpa adanya penanganan nyata dari pemerintah daerah hingga saat ini.

Beberapa warga bahkan menyebut bahwa bau tidak sedap kerap muncul setelah hujan, memperburuk kualitas hidup sehari-hari. Mereka berharap ada perhatian serius dari pemerintah untuk segera memperbaiki kondisi tersebut.

Masyarakat juga menilai bahwa pembangunan pemakaman seharusnya dilengkapi dengan kajian dampak lingkungan yang matang, termasuk sistem pengelolaan air yang efektif agar tidak mencemari kawasan permukiman.

Menanggapi hal ini, Rudi Kogoya menegaskan pentingnya langkah cepat dari pemerintah.Ia meminta perbaikan dan normalisasi drainase, pembangunan sistem saluran air yang memadai, serta evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan pemakaman di Kilometer 10 agar masalah serupa tidak terus berulang.

Penulis : Abdullah

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Berita Terkait

HUT ke-47 Deninteldam III/Siliwangi, Muji Rohman: Senyap dalam Tugas, Nyata untuk Bangsa
Ratusan Anggota GRIB Jaya Lebak Sambut Kedatangan H. Hercules dalam Acara Seba Baduy 2026
SBMR Dorong Kemandirian Ekonomi Buruh Lewat Koperasi, Dapat Dukungan Penuh Pemkab Madiun
Bupati Bogor Didesak Tak Tebang Pilih Bongkar Oknum Jual Beli Jabatan di Lingkungan ASN
MUI Kabupaten Tangerang Gelar Bimtek Khotib Profesional untuk Perkuat Dakwah Moderat
Resmi Layangkan surat Audiensi, GAMMA Akan Desak BPK Banten Serahkan LHP yang belum lunas ke APH
Bupati Tak Hadir, Masalah Menumpuk: RDP Lebak Berakhir Tanpa Jawaban
Dukung Langkah Kejari Tangsel, Maruli Rajagukguk Harap Penanganan Berjalan Menyeluruh
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 22:49 WIB

Air Limbah Pemakaman Meluap ke Rumah Warga di Km 10 Sorong, Drainase Buruk Jadi Sorotan

Jumat, 24 April 2026 - 15:01 WIB

HUT ke-47 Deninteldam III/Siliwangi, Muji Rohman: Senyap dalam Tugas, Nyata untuk Bangsa

Kamis, 23 April 2026 - 13:55 WIB

SBMR Dorong Kemandirian Ekonomi Buruh Lewat Koperasi, Dapat Dukungan Penuh Pemkab Madiun

Rabu, 22 April 2026 - 13:55 WIB

Bupati Bogor Didesak Tak Tebang Pilih Bongkar Oknum Jual Beli Jabatan di Lingkungan ASN

Selasa, 21 April 2026 - 20:41 WIB

MUI Kabupaten Tangerang Gelar Bimtek Khotib Profesional untuk Perkuat Dakwah Moderat

Berita Terbaru