GMNI Pandeglang Memperingati DISNATALIS ke 69 TAHUN Dengan Santunan

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 29 Maret 2023 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmrdia.co Pandeglang – Gerakan Mahasiswa Indonesia Indonesia (DPC GMNI) Kabupaten Pandeglang memperingati Hari Disnatalis GMNI yang ke 69 Tahun dengan menyelenggarakan kegiatan Santunan dan Buka Bersama di Majlis Darul Fajri Desa Sindanghayu Kecamatan Saketi.

TB AFANDI, Ketua Cabang GMNI mengatakan bahwa momentum Hari Disnatalis harus dapat membangkitkan kembali semangat perjuangan dan meneruskan perjuangan para pendiri GMNI khususnya di Kabupaten Pandeglang.

Baca juga : 9 Tahun masa jabatan Kepala Desa, GMNI Serang: Demokrasi Dalam Bahaya.!

Dalam kegiatan dialog publik saya sampaikan pada Kader dan Anggota untuk tekad mewujudkan praktik ideologi marhaenisme harus benar memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.

Karena sudah jelas bahwa GMNI harus berjuang bersama Masyarakat serta melebur dengan kaum marhaen,maka setiap Gerakan GMNI tidak serta Merta hanya bergerak tanpa arah perjuangan yang jelas.

Dalam langkah perjuangan mengkritisi Pemerintah kita jelas dengan arahan agar kepentingan masyarakat bisa terpenuhi.

Dede Sulaeman, Ketua Persatuan Alumni GMNI menambahkan barisan GMNI harus solid agar kekuatan kita tidak berceceran karena sejatinya revolusi itu membutuhkan persatuan.

Dalam Kegiatan Disnatalis yang ke 69 tahun ini yang diselenggarakan oleh GMNI cabang Pandeglang mengundang semua para alumni dari angkatan pertama GMNI lahir di Pandeglang sampai sekarang.

GMNI harus tetap mempertahankan karakter yang berwatak kerakyatan dan selalu melakukan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. (Deni)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Terkubur 16 Tahun, Dibongkar Sekarang: Kejati Sulbar Diminta Usut Dugaan Korupsi di Balik HGU PT Letawa
PPK Diduga Langgar KAK dan Aturan LKPP, Kadisdik Bekasi Enggan Menjelaskan
Ketika Modal Melintasi Batas, Mengapa Tanggung Jawab Lingkungan Harus Berhenti di Perbatasan
PB PII Apresiasi Penguatan Peran Imam Masjid dalam Diplomasi Keagamaan
Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan
Rakyat Susah, Fasilitas Pejabat Mewah: Golf dan Rumah Miliaran Komisioner OJK Dipersoalkan
Merawat Bumi, Menjaga Jagat: Tradisi Kerapan Sapi Betina Tetap Hidup
Pelaku Penganiayaan Berat terhadap Anak di Bawah Umur Ditangkap Tim Gabungan Polresta Sorong
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Terkubur 16 Tahun, Dibongkar Sekarang: Kejati Sulbar Diminta Usut Dugaan Korupsi di Balik HGU PT Letawa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:53 WIB

PPK Diduga Langgar KAK dan Aturan LKPP, Kadisdik Bekasi Enggan Menjelaskan

Jumat, 25 September 2026 - 08:53 WIB

Ketika Modal Melintasi Batas, Mengapa Tanggung Jawab Lingkungan Harus Berhenti di Perbatasan

Kamis, 24 September 2026 - 18:38 WIB

PB PII Apresiasi Penguatan Peran Imam Masjid dalam Diplomasi Keagamaan

Jumat, 18 September 2026 - 13:37 WIB

Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan

Berita Terbaru