Ramai-ramai Aktivis Kritik Pernyataan Tom Lembong Soal IKN

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 2 Februari 2024 - 23:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : CEO Presisinews.id Egi Hendrawan buka suara tentang pernyataan Tom Lembong terkait Timnas AMIN Menolak dibangunnya Ibu Kota Negara di Paser Kalimantan Timur, Jumat (2/2/2024)

i

Keterangan foto : CEO Presisinews.id Egi Hendrawan buka suara tentang pernyataan Tom Lembong terkait Timnas AMIN Menolak dibangunnya Ibu Kota Negara di Paser Kalimantan Timur, Jumat (2/2/2024)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – CEO Presisinews.id Egi Hendrawan buka suara tentang pernyataan Tom Lembong terkait Timnas AMIN Menolak dibangunnya Ibu Kota Negara di Paser Kalimantan Timur. Pernyatan Egi tersebut disampaikan ketika berada di Jakarta, Jumat (2/2/2024)

“Siapa pun Presiden yang nanti akan terpilih di periode selanjutnya 2024-2029 wajib melanjutkan pembangunan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) Karena Berbentuk Undang-Undang,” kata Egi Hendrawan Pada Wartawan, Jumat (2/2/2024)

Lebih lanjut, pria berkacamata tersebut menjelaskan bahwa proses pembangunan dan pemindahan Ibu Kota Negara ditetapkan sebagai program prioritas nasional. Jadi, kata Egi, siapa pun Presiden nanti, Program ini sudah berjalan dan wajib dilanjutkan.

“Berdasarkan UU No. 21/2023 tentang Perubahan atas UU No. 3/2022 tentang Ibu Kota Negara, proses pembangunan dan pemindahan Ibu Kota Negara ditetapkan sebagai program prioritas nasional Jadi Siapapun Presiden nanti Program Ini Sudah Berjalan Kok Groundbreaking sudah Tahap 4 Sudah Berapa Anggaran Yang dikeluarkan Untuk Kepentingan Indonesia Sentris Ya wajib dilanjutkan,” jelas Egi yang juga merupakan seorang aktivis.

Selanjutnya, Egi mengkritik apa yang pernah disampaikan oleh Tom Lembong yang nantinya bisa menghambat investor untuk menanamkan modalnya di IKN. Kata Egi, Tom Lembong harus berhati-hati dalam menyampaikan pendapatnya agar tidak dibilang menyebarkan hoax.

“Jadi apa yang disampaikan oleh Tom Lembong Tidak Akan berdampak Pada Investasi Atau Investor Yang Akan Membangun di IKN Mereka Terus Berjalan Sekarang Menjelang Groundbreaking Tahap ke V Dengan Banyaknya Investor Seperti Agung Sedayu Group dll Pak menteri Bahlil Sudah Memaparkan Siapa Saja Dan Bagaimana Skema Investasi,” tutur Egi menjelaskan.

Untuk diketahui Groundbreaking tahap I dilakukan pada 21-22 Seotember 2023 dengan nilai investasi mencapai total Rp22,9 triliun. Sementara itu, untuk tahap kedua dilakukan pada 1-2 November 2023 dengan investasi total mencapai Rp15,57 triliun.

Groundbreaking tahap III digelar pada 20-21 Desember 2023, yang menterap investasi sebanyak Rp4,78 triliun. Sementara groundbreaking tahap IV telah berlangsung pada 17 Januari 2024, menarik investasi sebesar Rp4,26 triliun. (Nanang)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Melampaui Status Emerging Market: Daya Tarik Investasi Menuju Kedaulatan Ekonomi
Ariani Djalal: Dari IHSG‑Selat Malaka, Uji Kedaulatan Ekonomi Indonesia di Era Global
Cegah Bencana di Bumi Nusantara, Kidung Tirto Serukan Ruwat Bumi dan Kebangkitan Budaya Leluhur
Ariani Djalal: Gap Analysis Bukan Akhir, Langkah Awal Menuju Peluang Bisnis Baru ​
Ariani Djalal: Dari Aset Pengalaman Pensiunan Menuju Peran Strategic Integrator
Ariani Djalal: Melampaui Efisiensi, Cari Peluang Baru Bisnis Transportasi Laut
Surat Terbuka untuk Kapolda Baru Sulawesi Barat: 1.763 Hektare Pasangkayu Harus Diselidiki
Paradoks Negeri Kepulauan: Ketika Manusia Memunggungi Potensi Lautnya
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Melampaui Status Emerging Market: Daya Tarik Investasi Menuju Kedaulatan Ekonomi

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Ariani Djalal: Dari IHSG‑Selat Malaka, Uji Kedaulatan Ekonomi Indonesia di Era Global

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Cegah Bencana di Bumi Nusantara, Kidung Tirto Serukan Ruwat Bumi dan Kebangkitan Budaya Leluhur

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Ariani Djalal: Gap Analysis Bukan Akhir, Langkah Awal Menuju Peluang Bisnis Baru ​

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:56 WIB

Ariani Djalal: Dari Aset Pengalaman Pensiunan Menuju Peran Strategic Integrator

Berita Terbaru