Golkar dan PAN Capres Lain, JURAGAN Makin Solid Dukung Ganjar

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 15 Agustus 2023 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Sekretaris Nasional Jaringan Rakyat Untuk Ganjar (JURAGAN) saat dimintai sikapnya terhadap keputusan Golkar dan PAN, Selasa (15/8/2023)

i

Keterangan foto : Sekretaris Nasional Jaringan Rakyat Untuk Ganjar (JURAGAN) saat dimintai sikapnya terhadap keputusan Golkar dan PAN, Selasa (15/8/2023)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Masyarakat Indonesia saat ini makin cerdas secara politik dan selektif dalam menentukan pilihanya. Keputusan Partai Golkar dan Partai Aman Nasional (PAN) yang mendukung Prabowo hanya akan sedikit merubah konstelasi elit saja dan tidak banyak mempengaruhi akar rumput.

“Kami makin solid dan makin kuat dalam mendukung Ganjar. Beberapa bahkan minta Deklarasi JURAGAN dipercepat,” kata Bahroji, Sekretaris Nasional Jaringan Rakyat Untuk Ganjar (JURAGAN) saat dimintai sikapnya terhadap keputusan Golkar dan PAN.

Diungkapkan oleh Bahroji, keputusan Golkar dan PAN mengkonfirmasi bahwa Ganjar memang berteman dengan rakyat bukan dengan banyak elit.

“Lha yang milih rakyat. Jadi gak usah banyak berteman dengan banyak elit, cukup satu dua elit saja. Selebihnya harus berteman dengan rakyat,”ungkap Bahroji.

Bahroji menambahkan saat ini seluruh relawan JURAGAN yang didirikan oleh tokoh Pasundan, TB.Hasanuddin merasa lega dengan keputusan Golkar dan PAN yang mendukung capres lain karena dengan begitu masyarakat yang semakin terbuka bisa menilai partai yang konsisten dalam perjuangan rakyat dan partai yang hanya ingin berkuasa.

“Masyarakat kita makin terbuka dan merekam, mana partai yang terus menanam, menyemai, merawat dan partai yang datang hanya untuk panen saja,” ungkap Bahroji.

Bahroji kemudian menyingung Pemilihan Presiden 2014, dimana Jokowi hanya di dukung oleh PDI Perjuangan, sebagai partai di arus utama. Sementara pendukung lainnya adalag partai menengah dan partai buncit. Namun saat Jokowi menjadi presiden, banyak partai yang merapat dan mengajak koalisi.

“Masyarakat pasti tidak lupa. Terlebih saat ini Mas Ganjar adalah sosok yang memiliki rekam jejak yang berprestasi,” ungkap Abahroji lagi.

Seperti Diketahui, Partai Golkar dan PAN melalui Ketua Umumnya Airlangga Hartarto dan Zulkifli Hasan telah menyatakan bergabung dengan Koalisi Indonesia Raya (KIR) dan mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai Presiden RI. Penandatanganan Deklarasi dilakukan, Minggu, 13 Mei 2023 di Jakarta.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Penyebab Dedi Mulyadi Harus Dukung Prabowo Jika Ingin Maju Periode Kedua
Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat
Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon
48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot
TB Hasanuddin Soroti Hibah Kapal Induk Italia, Minta Pemerintah Libatkan DPR Sejak Awal dan Hitung Beban Anggaran TNI
Apresiasi Kemnaker, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Ingatkan Serapan Magang Masih 30 Persen
Yahya Zaini Pertanyakan Serapan Anggaran hingga Ribuan Temuan di Kementerian Kesehatan
FORMAPPI: UU P2SK Diduga Melemahkan Pemberantasan Korupsi
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:54 WIB

Penyebab Dedi Mulyadi Harus Dukung Prabowo Jika Ingin Maju Periode Kedua

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:36 WIB

48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot

Senin, 20 Juli 2026 - 20:04 WIB

TB Hasanuddin Soroti Hibah Kapal Induk Italia, Minta Pemerintah Libatkan DPR Sejak Awal dan Hitung Beban Anggaran TNI

Berita Terbaru

Gerakan Aksi Anti Korupsi Nasional (GAANAS) melontarkan kritik terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA),

Hukum dan Kriminal

GAANAS Soroti Pokir DPRA Rp1 Triliun, KPK Didesak Telusuri Rantai Anggaran

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:33 WIB