Tidak Masuk Timnas AMIN, Hensat: Saya Kawal Indonesia Saja

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 14 November 2023 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

JAKARTA – Tidak masuknya nama analis komunikasi politik nasional Hendri Satrio (Hensat) ke dalam tim Pemenangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) yang diumumkan hari ini cukup mengejutkan.

Hensat sering disebut-sebut sebagai salah satu orang dekat Anies Baswedan bersama Sunny Tanuwijaya, Sudirman Said dan Thomas Lembong. Adapun dua nama terakhir masuk di Timnas AMIN.

Sudirman dan Thomas didapuk menjadi co kapten timnas AMIN yang diumumkan langsung oleh Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

Tidak masuknya nama Hensat membuat berbagai alasan kemungkinan beredar luas. Sebelumnya Hendri Satrio disebut oleh media merupakan juru bicara Anies saat menjelaskan isu hutang piutang antara Anies dan Sandiaga Uno saat Pilkada DKI Jakarta 2017.

Dan sejak isu hutang piutang selesai, Hensat kerap kembali tampil di media massa sebagai analis atau pengamat komunikasi politik.

Saat dihubungi media, Selasa 14 November 2023, founder lembaga survei KedaiKopi ini hanya tertawa dan mengaku dirinya bekerja secara profesional.

“Saya lebih memilih mengawal Indonesia bukan hanya salah satu Capres,” tutupnya singkat.

Pengumuman Timnas AMIN beberapa kali mengalami penundaan, di kalangan media beredar kabar bahwa pengumuman dilakukan pada Senin lalu dan akhirnya kabar tersebut diumumkan langsung oleh Anies dan Muhaimin, Selasa 14 November 2023. *

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Penyebab Dedi Mulyadi Harus Dukung Prabowo Jika Ingin Maju Periode Kedua
Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat
Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon
48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot
TB Hasanuddin Soroti Hibah Kapal Induk Italia, Minta Pemerintah Libatkan DPR Sejak Awal dan Hitung Beban Anggaran TNI
Apresiasi Kemnaker, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Ingatkan Serapan Magang Masih 30 Persen
Yahya Zaini Pertanyakan Serapan Anggaran hingga Ribuan Temuan di Kementerian Kesehatan
FORMAPPI: UU P2SK Diduga Melemahkan Pemberantasan Korupsi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:54 WIB

Penyebab Dedi Mulyadi Harus Dukung Prabowo Jika Ingin Maju Periode Kedua

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:36 WIB

48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot

Senin, 20 Juli 2026 - 20:04 WIB

TB Hasanuddin Soroti Hibah Kapal Induk Italia, Minta Pemerintah Libatkan DPR Sejak Awal dan Hitung Beban Anggaran TNI

Berita Terbaru

Gerakan Aksi Anti Korupsi Nasional (GAANAS) melontarkan kritik terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA),

Hukum dan Kriminal

GAANAS Soroti Pokir DPRA Rp1 Triliun, KPK Didesak Telusuri Rantai Anggaran

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:33 WIB