WADUH…!Wacana Duet Prabowo-Ganjar, Rusak Koalisi Gerindra-PKB

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 25 November 2022 - 04:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Koalisi Indonesia Raya (KIR) yang dibentuk oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berpotensi akan bercerai dengan Partai Gerindra jika wacana Prabowo-Ganjar terealisasi di Pilpres 2024. Duet ini berpotensi merusak harapan Cak Imin untuk menjadi capres atau cawapres dari KIR.

Analis dan Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago menilai bahwa wacana duet Prabowo-Ganjar akan mendorong PKB mencari komposisi koalisi baru yang memberikan keuntungan untuk Cak Imin. Target Cak Imin di 2024 ini sudah jelas, ini terlihat dari pernyataan dan balihonyanya yang sudah terang-terangan maju sebagai capres atau cawapres. Jika Prabowo memilih Ganjar sebagai cawapres di Pilpres 2024, sama saja menjauhkan harapan yang sudah diperjuangkan Cak Imin sejak lama.

“Prabowo-Cak Imin ini secara tersirat sudah melakukan pertunangan politik. Sekarang, posisi Cak Imin sedang menunggu, apakah Prabowo akan sah menjadikannya sebagai cawapres atau ada figur lain yang akan digandengnya ke KPU. Nah, Cak Imin harus siap-siap juga nih, jika posisinya selama ini hanya sekadar menjaga Prabowo untuk diduetkan dengan Ganjar, “ujar Arifki.

Baca juga : Skema Prabowo Batal Nyapres, Bara API Tawarkan Andika ke Gerindra

Cak Imin harus membuka komunikasi dengan koalisi lain jika wacana Prabowo-Ganjar semakin menguat, karena dengan target yang ingin dicapainya di Pilpres 2024 Cak Imin harus punya alterantif-alternatif terhadap figur lain yang berpotensi berpasangan dengannya selain Prabowo. Langkah politik ini bagi Cak Imin akan memberikannya pilihan untuk melihat komposisi politik baru, jika Prabowo terlalu lama memberikannya kepastian sebagai cawapres.

Cak Imin harus belajar dengan peristiwa di Pilpres 2019. Pada saat itu Cak Imin punya kemungkinan besar berduet dengan Jokowi. Namun, dinamika yang terjadi di elite lintas partai dan jadwal pendaftaran ke KPU yang semakin dekat menyulitkan Cak Imin bernegosiasi atas posisinya. Lebih dari itu, tentu ada faktor lain yang menyebabkan Ma’ruf Amin yang terpilih sebagai cawapres Jokowi, bahkan Mahfud MD yang berpotensi kuat menjadi cawapres Jokowi juga harus gagal menjelang pendaftaran ke KPU. Artinya, koalisi yang terbentuk di menit-menit akhir akan melahirkan banyak kemungkinan. Oleh karena itu, mendorong agar duet Prabowo-Cak Imin deklarasi lebih cepat mungkin lebih realitis bagi Cak Imin dari pada menunggu terjadinya duet Prabowo dengan figur lain.

“Cak Imin harus memastikan posisinya di Koalisi Indonesia Raya (KIR) jika wacana duet Prabowo-Ganjar semakin kencang. Target Cak Imin tentu nama dan fotonya masuk di surat suara pilpres 2024, pilihan melirik koalisi lain yang mau tawarkan kursi cawapres, tentu realistis untuk diambilnya”, tutup Arifki. (Deni)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Manuver Curi Start Jokowi Dinilai Jadi Bom Waktu yang Bisa Merusak Nama Prabowo
MataHukum: KPK Jangan Tebang Pilih Lindungi Aldison, Ronald Cs di Kemendag
Ditbinmas Polda Metro Jaya Gandeng BPPKB Banten HDS Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Dave Laksono Dukung Evaluasi Total Latsarmil Kopdes Usai Lima Peserta Meninggal
Komisi I DPR Soroti Maraknya Judi Online, Minta Pemerintah Bertindak Lebih Keras
Jokowi Temui Penggiat Buruh Migran di Lampung, Bahas Perlindungan PMI
Jalin Hubungan Baik ke Depan Warga Desa Nifasi, PT Kristalin Ekalestari Ajak Forum Diskusi
HANI 2026, BNN Perkuat Pencegahan Narkotika Lewat Gerakan Ananda Bersinar
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:18 WIB

Manuver Curi Start Jokowi Dinilai Jadi Bom Waktu yang Bisa Merusak Nama Prabowo

Senin, 29 Juni 2026 - 23:11 WIB

MataHukum: KPK Jangan Tebang Pilih Lindungi Aldison, Ronald Cs di Kemendag

Senin, 29 Juni 2026 - 14:20 WIB

Ditbinmas Polda Metro Jaya Gandeng BPPKB Banten HDS Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:50 WIB

Dave Laksono Dukung Evaluasi Total Latsarmil Kopdes Usai Lima Peserta Meninggal

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:23 WIB

Komisi I DPR Soroti Maraknya Judi Online, Minta Pemerintah Bertindak Lebih Keras

Berita Terbaru