Ketua Gerak 08 Banten Tegaskan Dukungan Berulang Kali untuk Pemberantasan Korupsi

Ketua Gerak 08 Banten Mohamad Rohim Tegaskan Dukungan Berulang Kali untuk Pemberantasan Korupsi
Foto (Red).
Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Banten — Ketua Gerak 08 Banten, Mohamad Rohim, kembali menegaskan dukungan penuhnya terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Ia menyebut korupsi sebagai kejahatan luar biasa yang merusak berbagai aspek kehidupan bangsa.

“Korupsi merugikan negara secara finansial, memperlambat pertumbuhan ekonomi, mengurangi investasi, menciptakan ketidakadilan, melemahkan kepercayaan publik terhadap lembaga negara, dan memperburuk kesenjangan sosial.

Dampaknya bahkan merembet ke sektor pendidikan dan kesehatan, sehingga menurunkan kualitas sumber daya manusia serta pelayanan publik,” tegas Rohim 9 Agustus 2025.

Bacaan Lainnya

Ia mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang secara tegas menyerukan penghapusan budaya mark-up proyek, penyelundupan, dan manipulasi anggaran. Seruan ini disampaikan Presiden pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) RPJMN 2025–2029 di Kantor Bappenas, Senin (30/12/2024).

Presiden Prabowo menekankan bahwa aparat pemerintah harus berperan aktif memastikan pengelolaan anggaran yang bersih dan transparan.

“Penggelembungan mark-up barang atau proyek itu adalah merampok uang rakyat. Kalau proyek nilainya 100 juta, ya 100 juta. Jangan dibilang 150 juta. Budaya ini harus dihilangkan,” ujar Presiden.

Selain itu, Presiden mendorong penerapan teknologi digital seperti e-katalog dan e-government untuk meminimalkan peluang korupsi, serta menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil terhadap pelaku korupsi.

Menanggapi hal itu, Mohamad Rohim menegaskan Gerak 08 Banten siap mengawal program pemberantasan korupsi tersebut.

“Kita kejar terus sampai liang semut sekalipun. Tuntaskan penindakan kasus korupsi yang belum selesai. Tangkap dan jangan biarkan mereka menggerogoti bangsa ini. Generasi bangsa menaruh harapan besar kepada para pejabat dan Presiden Prabowo Subianto. Jangan sampai kita mewariskan kehancuran kepada anak cucu kita,” tegasnya.

Ia berharap, perjuangan melawan korupsi bisa meninggalkan warisan positif bagi masa depan. “Semoga kita mewariskan sesuatu yang baik dan menjadi kebanggaan anak cucu kita, bukan sebaliknya,” pungkas Rohim.

Pos terkait