Sinergi BJB Syariah – LW Doa Bangsa Dalam Pengelolaan Wakaf di Daerah

Teras Media

- Penulis

Senin, 24 Juni 2024 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Sukabumi – Lembaga Wakaf (LW) Doa Bangsa menginvestasikan Dana Wakafnya di Bank BJB Syariah KCP Palabuhanratu, Sukabumi, dalam program Tabungan Setara Deposito atau disingkat Tasedo,” 24/6.

Selain bertujuan menjaga dan mengembangkan harta benda wakaf, Investasi ini dilakukan dalam rangka kontribusi LW Doa Bangsa sebagai Nazhir untuk penguatan keuangan syariah di daerah melalui Bank Daerah seperti Bank BJB Syariah KCP Palabuhanratu, Sukabumi.

Ifda Fitriani, Funding Officer BJB Syariah KCP Palabuhanratu, menyatakan apresiasinya kepada LW Doa Bangsa yang sudah mulai berkontribusi dalam penguatan keuangan syariah di daerah melalui program Tasedo.

Tasedo ini layaknya deposito dimana nasabah menyimpan dananya di bank dalam jangka waktu tertentu terhadap mana nasabah mendapat bagi hasil mudharabah dalam setiap bulannya, namun program Tasedo ini, memberikan opsi kepada nasabah besaran dana yang mau dihold dari total dana yang didepositokan yang sisanya bisa diambil nasabah kapan pun sesuai keinginannya.

Selain itu nasabah bisa juga melakukan top-up terhadap besaran nominal deposito sebelumnya dimana bagi hasilnya disesuaikan dengan besaran yang didepositokan.

Selain Tasedo, Bank BJB Syariah juga menawarkan fasilitas lainnya seperti lock and win dimana nasabah akan mendapatkan bagi hasil, hadiah dimuka, dan tentunya pengembalian pokok setelah jatuh tempo.

H. Ayep Zaki, anggota komisi pemberdayaan ekonomi umat (KPEU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) sekaligus dewan pengarah LW Doa Bangsa menegaskan bahwa penguatan ekonomi syariah bisa diawali dengan kepedulian kita kepada bank daerah yang berbasis Syariah.

Sebagai lembaga wakaf, LW Doa Bangsa hadir untuk ikut serta dalam penguatan ekonomi syariah di daerah. “Jika tidak sekarang, kapan lagi?, jika bukan kita, terus siapa lagi yang mendukung ini?!, tegasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dampak Pembangunan Podomoro Park: Sungai Menyusut, Benteng D’Amerta Jebol
Banjir Baja China Bunuh Industri Nasional, MataHukum: Evaluasi Budi Santoso
Mantan Gitaris Slank Reynold Efendy Kunjungi Pengrajin Gitar Custom Widjoyono di Kota Madiun
Perangi Narkoba di Sekolah, BNN Lantik 3.717 Sobat Ananda Bersinar di DKI Jakarta
DPR Minta Pemerintah Perketat Pintu Masuk RI Cegah Hantavirus Masuk Indonesia
Eks Kabais Nilai Kasus Air Keras Andrie Yunus Bukan Operasi Intelijen
Menu MBG Ditemukan Berbelatung di Pekalongan, DPR Desak Evaluasi Total SPPG
Sinergi Layani Pensiunan, Bank Banten Lanjutkan Kerjasama dengan PT TASPEN
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:47 WIB

Banjir Baja China Bunuh Industri Nasional, MataHukum: Evaluasi Budi Santoso

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:51 WIB

Mantan Gitaris Slank Reynold Efendy Kunjungi Pengrajin Gitar Custom Widjoyono di Kota Madiun

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:57 WIB

Perangi Narkoba di Sekolah, BNN Lantik 3.717 Sobat Ananda Bersinar di DKI Jakarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:47 WIB

DPR Minta Pemerintah Perketat Pintu Masuk RI Cegah Hantavirus Masuk Indonesia

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:01 WIB

Eks Kabais Nilai Kasus Air Keras Andrie Yunus Bukan Operasi Intelijen

Berita Terbaru

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Banten, Irna Narulita, memasang target ambisius bagi partainya pada Pemilu 2029.

Politik

Ngerih Bener, PAN Banten Bidik Tiga Besar Pemilu 2029

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:43 WIB

Hukum dan Kriminal

Gawat, Viral Pemuda Bogor Jadi Tersangka Usai Duel Lawan Bank Keliling

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:34 WIB