Eric Hermawan Tanyakan Tiga Isu Strategis dalam Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI

Teras Media

- Penulis

Kamis, 3 Juli 2025 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Eric Hermawan Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar.

i

Foto Eric Hermawan Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta — Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eric Hermawan, menyampaikan tiga pertanyaan krusial dalam rapat Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Periode 2025–2030 yang digelar di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta (1/7).

Dalam sesi tersebut, Eric menyoroti tantangan ekonomi nasional yang sedang menghadapi ketidakpastian dan tekanan global. Ia meminta calon Deputi Gubernur BI untuk menjelaskan langkah konkret yang akan diambil dalam menjalankan kebijakan moneter di tengah situasi ekonomi yang kurang menggembirakan.

“Mengingat ekonomi kita sedang dalam kondisi yang tidak terlalu baik, bagaimana Bapak sebagai calon Deputi Gubernur BI akan menerapkan dan melaksanakan kebijakan moneter secara efektif?” tanya Eric.

Pertanyaan kedua yang dilontarkan menyangkut pengelolaan sistem pembayaran nasional. Eric menekankan pentingnya keandalan dan keamanan sistem pembayaran di tengah maraknya inovasi digital dan potensi risiko sistemik.

“Bagaimana cara Bapak mengatur dan menjaga sistem pembayaran di Indonesia agar tetap efisien, inklusif, dan aman?” ujarnya.

Pertanyaan terakhir menyentuh aspek koordinasi antarlembaga dalam pengelolaan kebijakan fiskal dan moneter.

“Menurut pandangan Bapak, apakah perlu Bank Indonesia melakukan konsultasi atau singkronkan dengan Kementerian Keuangan dalam menyusun dan menjalankan kebijakan anggaran?” tutup Eric.

Fit and proper test ini merupakan bagian dari proses seleksi untuk menentukan pimpinan Bank Indonesia yang akan menjabat hingga tahun 2030, dengan harapan mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional dan menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Usut Kasus Kekerasan Siswa SMK Bekasi, Kuasa Hukum: Keadilan Bagi Korban Adalah Harga Mati
Ajukan Biasa Pengobatan Tak Kunjung Jelas, Pengawas Kemenaker Turun Tangan
Izin Dicabut Masih Beroperasi, Tiga Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Tambang PT AKT di Murung Raya ​
Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim
Dituduh Olok-olok Kebijakan Prabowo, BGN Beri Penjelasan: Pengadaan Printer Masih Dalam Proses Pemeriksaan
Kritik Parkir Kemenaker: Gedung Pemerintah, Tapi Tarif Rasa Mall
Pramono Sentuh Komunitas ARMY, Prabowo Ingin Perbanyak Konser K-Pop: Jangkauan Pemilih Muda Semakin Kuat
Sidang Kasus Chromebook Ditunda, JPU Sesalkan Sikap Tidak Profesional Penasihat Hukum Nadiem
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 12:37 WIB

Usut Kasus Kekerasan Siswa SMK Bekasi, Kuasa Hukum: Keadilan Bagi Korban Adalah Harga Mati

Jumat, 24 April 2026 - 12:21 WIB

Ajukan Biasa Pengobatan Tak Kunjung Jelas, Pengawas Kemenaker Turun Tangan

Jumat, 24 April 2026 - 09:41 WIB

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Kamis, 23 April 2026 - 20:46 WIB

Dituduh Olok-olok Kebijakan Prabowo, BGN Beri Penjelasan: Pengadaan Printer Masih Dalam Proses Pemeriksaan

Kamis, 23 April 2026 - 12:36 WIB

Kritik Parkir Kemenaker: Gedung Pemerintah, Tapi Tarif Rasa Mall

Berita Terbaru