SBMR Dorong Kemandirian Ekonomi Buruh Lewat Koperasi, Dapat Dukungan Penuh Pemkab Madiun

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Madiun – Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) yang merupakan bagian dari Federasi Sebumi dan Konfederasi Barisan Buruh Indonesia menghadiri forum LKS Tripartit di Pendopo Kabupaten Madiun pada Rabu, 22 April 2026.

Dalam forum tersebut, isu hubungan industrial yang harmonis antara pengusaha dan pekerja menjadi fokus utama, dengan tujuan mendorong peningkatan kesejahteraan buruh secara nyata, bukan sekadar wacana.

SBMR memanfaatkan momentum ini untuk memaparkan arah perjuangan organisasi secara terstruktur: mulai dari program jangka pendek, jangka menengah, hingga jangka panjang. Salah satu langkah konkret yang telah berjalan adalah pembentukan Koperasi Cahaya Bintang Sejahtera.

Meski dikelola dengan sumber daya yang terbatas, koperasi ini telah menunjukkan hasil yang positif dan menjanjikan. Unit usaha yang sudah berjalan meliputi sablon kaos, toko sembako, serta peternakan semuanya menjadi bukti bahwa buruh mampu membangun kemandirian ekonomi secara kolektif.

Ke depan, SBMR menargetkan pembangunan minimarket berbasis koperasi yang tidak hanya melayani anggota, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku UMKM, khususnya dari kalangan buruh sendiri.

Dukungan penuh datang dari Bupati Madiun, Hari Wuryanto, yang menilai program ini sebagai langkah strategis dalam menggerakkan ekonomi rakyat. Ia bahkan menyatakan kesiapan untuk memberikan order produksi kaos kepada koperasi SBMR serta menginstruksikan Dinas Koperasi untuk turut mengawal dan memperkuat program tersebut.

Tak hanya itu, Dinas Koperasi juga menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi SBMR bekerja sama dengan BULOG dalam pengadaan sembako. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat rantai pasok koperasi sekaligus memastikan harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau bagi anggota.

“Ini program baik dan harus kita dukung bersama,” tegas Hari Wuryanto.

Sementara itu, Musrianto selaku Sekretaris Jenderal Konfederasi Barisan Buruh Indonesia menegaskan bahwa arah perjuangan buruh hari ini tidak bisa hanya bergantung pada hubungan industrial formal semata. Menurutnya, forum tripartit harus dimanfaatkan sebagai ruang strategis untuk mendorong kebijakan yang benar-benar berpihak pada buruh, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi organisasi.

Ia menekankan bahwa inisiatif SBMR membangun koperasi bukan sekadar program ekonomi, tetapi bagian dari strategi besar gerakan buruh untuk keluar dari ketergantungan struktural. “Buruh tidak boleh hanya menjadi objek produksi, tetapi harus menjadi subjek ekonomi. Koperasi adalah alat perjuangan untuk merebut kembali nilai yang selama ini dihasilkan oleh kerja buruh,” ujarnya.

Musrianto juga menilai sinergi antara serikat buruh, pemerintah daerah, dan institusi seperti BULOG merupakan langkah konkret yang harus terus diperluas. Menurutnya, jika model ini berhasil, maka dapat direplikasi di daerah lain sebagai fondasi ekonomi alternatif berbasis kolektif buruh.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa kesejahteraan buruh tidak cukup diukur dari kenaikan upah, tetapi juga dari kemampuan buruh mengakses kebutuhan dasar dengan harga terjangkau, memiliki usaha bersama, serta membangun kekuatan ekonomi yang berkelanjutan.

“Ketika buruh punya koperasi yang kuat, punya distribusi pangan sendiri, punya usaha produktif, maka posisi tawar buruh akan naik secara nyata. Di situlah kesejahteraan sejati mulai dibangun,” tegasnya.

Ketua SBMR, Aris, dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa apa yang sedang dibangun hari ini adalah fondasi kemandirian buruh di tingkat daerah. Ia menyampaikan bahwa SBMR tidak ingin hanya hadir sebagai organisasi advokasi, tetapi juga sebagai organisasi yang mampu menjawab kebutuhan riil anggotanya.

“Kami ingin memastikan bahwa anggota tidak hanya kuat dalam perjuangan hak, tetapi juga kuat secara ekonomi. Koperasi ini adalah milik bersama, dikelola bersama, dan hasilnya untuk kesejahteraan bersama,” ungkap Aris.

Ia juga menambahkan bahwa dukungan dari pemerintah daerah menjadi energi baru bagi SBMR untuk mempercepat pengembangan usaha koperasi, termasuk rencana pendirian minimarket dan perluasan unit usaha lainnya. Menurutnya, kolaborasi ini harus dijaga dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberpihakan kepada anggota.

“Kami siap bekerja keras, memperbaiki manajemen, dan memastikan koperasi ini benar-benar menjadi kekuatan ekonomi buruh di Madiun. Ini bukan sekadar program, tapi gerakan,” tegasnya.

SBMR percaya, kesejahteraan buruh tidak akan datang dari janji, tetapi dari organisasi yang kuat, program yang nyata, dan keberanian membangun kemandirian ekonomi.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Semarak HUT ke-81 RI: Warga RT 20 RW 07 Tambakbaya Gelar Lomba Rakyat dan Kegiatan Sosial
Paskibraka Banten 2026 Dikukuhkan, Kapolda Hengki Dorong Semangat Kebangsaan
Semarak Kemerdekaan di Mekarjaya, PKB Dorong Olahraga, Pembangunan dan Program Kerakyatan
CDC Dorong Pemerintah Perkuat Edukasi dan Pembinaan Hadapi Persoalan Sosial
Sidang Perdana Kasus Gas Portable: 15 Advokat LBH Peradi Profesional Dampingi Buruh Pabrik di PN Jakarta Utara
Jalin Komunikasi dan Kekeluargaan, DKM Al-Barokah Kunjungi Keluarga Almarhum H. M Nalendra Martakusumah
FPK Lebak Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih, Ajak Masyarakat Refleksikan Makna Kemerdekaan
Krisis Air 5 Bulan Tanpa Hujan: Karang Taruna Banten Turun Tangan, Warga Kasemen Rela Andalkan Air Payau
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Semarak HUT ke-81 RI: Warga RT 20 RW 07 Tambakbaya Gelar Lomba Rakyat dan Kegiatan Sosial

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Semarak Kemerdekaan di Mekarjaya, PKB Dorong Olahraga, Pembangunan dan Program Kerakyatan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:40 WIB

CDC Dorong Pemerintah Perkuat Edukasi dan Pembinaan Hadapi Persoalan Sosial

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Sidang Perdana Kasus Gas Portable: 15 Advokat LBH Peradi Profesional Dampingi Buruh Pabrik di PN Jakarta Utara

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Jalin Komunikasi dan Kekeluargaan, DKM Al-Barokah Kunjungi Keluarga Almarhum H. M Nalendra Martakusumah

Berita Terbaru

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso

Hukum dan Kriminal

IPW: Penanganan Perkara Notaris Lily Penuh Dugaan Pelanggaran Prosedur

Senin, 17 Agu 2026 - 13:10 WIB