Diduga Oknum Guru SMPN 1 Gunungkencana Sudah Bertahun – Tahun Tidak Laksanakan Mengajar di Kelas Tapi Teriama Gajih

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan poto : SMPN 1 Gunungkencana kabupaten Lebak

i

Keterangan poto : SMPN 1 Gunungkencana kabupaten Lebak

Ikuti kami di Google News

TERASMEDIA.CO LEBAK – Sungguh miris, disaat banyak orang menginginkan menjadi tenaga pendidik di Sekolah Negeri, bahkan rela antri untuk mengikuti tes PPPK, agar bisa menjadi Guru. Namun rupaya hal tersebut bertolak belakang dengan salah satu oknum Guru di SMPN 1 Gunungkencana. Pasalnya hasil investigasi dan penelusuran awak media oknum Guru berinisial (IN) tersebut sudah beberapa tahun mengabdi namun dirinya jarang melaksanakan kewajibannya sebagai Guru Mapel Bahasa Indonesia untuk mengajar di kelas. Seperti yang di sampaikan oleh beberapa Siswa yang meminta namamya di rahasiakan. Bahwa (IN) memang selalu masuk ke sekolah, akan tetapi dirinya jarang melaksanakan kegiatan mengajar di kelas. Hal itu di katananya saat di wawamcara awak media disaat jam istirahat Sekolah pada 2/2/2026

“Iya bener sih pak, kalau pak (IN) jarang memberikan pelajaran (Mengajar) di kelas, sudah lama, kalaupun ngajar paling seminggu sekali, itupun kadang – kadang dan kadang cuman ngasi PR aja,”Ujarnya singkat

Sementara itu, Eka mulyawan, S. Pd. Kepala SMPN 1 Gunungkencana saat di konfirmasi melalui sambungan Whattsappnya, membenarkan jiga salah satu guru di Sekolah yang dia pimpin, ada yang jarang melaksanakan tugasnya

“Terkait hal itu memang benar, kalau ga salah itu sudah lama terjadi. Namun sejak saya menjadi Kepala Sekolah pada Bulan October 2025, sudah sering saya tegur, tapi tetap gitu, namun Alhdulillah sekarang yang bersangutan sudah mulai melaksanakan tugasnya,”Ujarnya

Lebih lanjut, Eka mulyawan, mengatakan, bahkan tadi pagipun yang bersangkutan sudah mengisi pembelajaran di Sekolah,”Pungkasnya

 

Penulis : Rai Kusbini

Editot   : Red

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Smata Institute Bedah Buku “Paradoks Desentralisasi”
Enam Siswa Paket B PKBM Sabakingkin Ikuti Tes Kemampuan Akademik
268 Siswa Kelas IX SMPN 5 Rangkasbitung Ikuti Tes Kemampuan Akademik
Kabid Diksus Dindikbud Banten Buka Langsung FLS2N Tingkat Kabupaten Lebak Tahun 2026
381 Siswa Kelas IX SMPN 1 Warunggunung Ikuti TKA, Pengganti Ujian Nasional
SMPN 1 Curugbitung Laksanakan Tes Kemampuan Akademik
Sinergi Astra Perkuat Fasilitas Pendidikan di Lebak
Dies Natalis Universitas Budi Luhur ke-47, Pengamat Pertahanan Ucapkan Selamat
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 10:04 WIB

Smata Institute Bedah Buku “Paradoks Desentralisasi”

Sabtu, 11 April 2026 - 13:07 WIB

Enam Siswa Paket B PKBM Sabakingkin Ikuti Tes Kemampuan Akademik

Jumat, 10 April 2026 - 21:05 WIB

268 Siswa Kelas IX SMPN 5 Rangkasbitung Ikuti Tes Kemampuan Akademik

Kamis, 9 April 2026 - 18:44 WIB

Kabid Diksus Dindikbud Banten Buka Langsung FLS2N Tingkat Kabupaten Lebak Tahun 2026

Rabu, 8 April 2026 - 15:35 WIB

381 Siswa Kelas IX SMPN 1 Warunggunung Ikuti TKA, Pengganti Ujian Nasional

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman periode 2026-2031, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:16 WIB

Keterangan foto : Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:00 WIB