Puncak Arus Balik: KCIC Operasikan 6 Perjalanan Tambahan Whoosh ke Jakarta

Avatar photo

- Penulis

Senin, 1 Juni 2026 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – KCIC mencatat peningkatan volume penumpang dari arah Bandung menuju Jakarta seiring berakhirnya periode long weekend dan akan kembali beraktivitas di Jakarta.

Hingga pukul 10.00 WIB, penjualan tiket Whoosh untuk keberangkatan Senin (1/6) telah mencapai lebih dari 12 ribu tiket dan diprediksi jumlah penumpang hari ini akan melampaui 21 ribu penumpang hingga akhir operasional. Perjalanan hari ini didominasi perjalanan dari Bandung menuju Jakarta mencapai 78 persen dari total tiket yang terjual.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, okupansi perjalanan dari arah Bandung menuju Jakarta terus menunjukkan peningkatan sejak pagi hari, khususnya pada jadwal favorit siang hingga malam.

“Okupansi perjalanan dari arah Bandung menuju Jakarta sejak pukul 10.00 WIB hingga sore hari sudah berada di atas 70% persen. Masyarakat diimbau untuk segera melakukan pemesanan tiket Whoosh khususnya dari channel penjualan online” ujar Eva.

Tiket Whoosh dapat dipesan melalui berbagai kanal online resmi seperti aplikasi Whoosh, website ticket.kcic.co.id, Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, Traveloka, dan Trip.com. Pemesanan tiket secara online akan memberikan kepastian mendapatkan tempat duduk sebelum tiba di stasiun.

Untuk mengakomodasi lonjakan volume penumpang pada periode arus balik, KCIC mengoperasikan 6 perjalanan tambahan sehingga total perjalanan Whoosh meningkat dari 62 menjadi 68 perjalanan per hari. Tambahan perjalanan tersebut menyediakan kapasitas tambahan sekitar 3.600 tempat duduk per hari sehingga total kapasitas harian Whoosh kini mencapai sekitar 40 ribu tempat duduk.

Dengan penambahan jadwal ini, jam operasional perjalanan dari wilayah Bandung menjadi lebih panjang. Sebelumnya, keberangkatan terakhir dari Tegalluar Summarecon menuju Halim tersedia hingga pukul 21.05 WIB, kini bertambah hingga pukul 21.20 WIB. Sementara dari Padalarang menuju Halim, keberangkatan terakhir yang sebelumnya tersedia hingga pukul 21.23 WIB kini bertambah hingga pukul 21.38 WIB.

Berikut jadwal tambahan yang tersedia dari wilayah Bandung dan sekitarnya:

Tegalluar Summarecon – Halim

• 15.20 WIB
• 18.25 WIB
• 21.20 WIB

Padalarang – Halim

• 15.38 WIB
• 18.43 WIB
• 21.38 WIB

KA Feeder Bandung – Padalarang

• 15.02 WIB
• 18.09 WIB
• 21.00 WIB

Eva menambahkan, hadirnya perjalanan tambahan memberikan lebih banyak fleksibilitas bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan arus balik sekaligus memperpanjang waktu liburan karena pilihan jadwal perjalanan menjadi lebih banyak hingga malam hari.

“Kami mengimbau agar masyarakat dapat memanfaatkan perjalanan Whoosh tambahan, cek ketersediaan tempat duduk dan segera melakukan pemesanan tiket secara online agar memperoleh jadwal perjalanan yang sesuai kebutuhan,” tutup Eva.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Customer Service di stasiun atau Contact Center KCIC melalui WhatsApp (chat dan panggilan) di 0811-8888-111, email cs@kcic.co.id, serta melalui DM Instagram @keretacepat_id.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Forensic Inference Ladder Model dikembangkan oleh Gunadi Pramono anggota PPBN
Gaya Politik Egaliter Prabowo Tercermin pada Dasco — Harmoni dengan Gibran Bukti Nyata
Tiang Provider Menjamur di Pandeglang, Denyy Soroti Penataan: “Pemkab Tak Berdaya?
Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan
Rekam Jejak Pengabdian: Universitas La Tansa Mashiro Perkuat Sinergi Kampus dengan Sekolah di Lebak
Kinerja Menhut Raja Juli Diduga Hambat Investasi, Jadi Perhatian Kejagung dan KPK
Putusan MK Guncang Bakamla, Lembaga Penjaga Laut di Ujung Tanduk
Ahmad Jayani Pimpin PAGAR PALMERAH, 60 Pedagang Gelora-Palmerah Bangun Wadah Bersatu dan Berdaya
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:00 WIB

Forensic Inference Ladder Model dikembangkan oleh Gunadi Pramono anggota PPBN

Sabtu, 19 September 2026 - 16:53 WIB

Gaya Politik Egaliter Prabowo Tercermin pada Dasco — Harmoni dengan Gibran Bukti Nyata

Jumat, 18 September 2026 - 14:41 WIB

Tiang Provider Menjamur di Pandeglang, Denyy Soroti Penataan: “Pemkab Tak Berdaya?

Jumat, 18 September 2026 - 13:37 WIB

Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan

Kamis, 17 September 2026 - 17:17 WIB

Rekam Jejak Pengabdian: Universitas La Tansa Mashiro Perkuat Sinergi Kampus dengan Sekolah di Lebak

Berita Terbaru