Tata Kelola Program MBG Dikritik, Siswa Tangsel Jadi Korban Relokasi Dapur

Avatar photo

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Program Makan Bergizi, Senin (27/4/2026)

i

Keterangan foto : Program Makan Bergizi, Senin (27/4/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Tangerang – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kota Tangerang Selatan dilaporkan terhenti pasca liburan sekolah. Kondisi ini memicu pertanyaan dari orang tua siswa dan pihak sekolah, mengingat program tersebut sebelumnya berjalan rutin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu dapur yang melakukan penghentian adalah SPPG Ciater 2 ,penghentian distribusi MBG terjadi karena dapur penyedia tengah menjalani proses relokasi . Salah satu pengelola dapur MBG ,SPPG Ciater 2 ,Fiqi Fauzi menyampaikan bahwa operasional sementara dihentikan hingga proses pemindahan dan penyesuaian standar selesai dilakukan.

“Untuk saat ini dapur sedang tahap relokasi ,jadi distribusi MBG belum bisa dilakukan. InsyaAllah akhir bulan ini bisa kembali normal,” ujar Fiqi Kepala Dapur SPPG Ciater 2 dalam percakapan via WhatsApp dengan perwakilan Komite .

Pihak dapur juga menegaskan bahwa selama masa penghentian operasional, tidak ada anggaran yang dicairkan, baik untuk operasional dapur, insentif mitra, maupun gaji relawan.

Meski demikian, kondisi ini menuai kritik. Sejumlah pihak menilai seharusnya ada skema alternatif agar hak siswa tetap terpenuhi. Pasalnya, program MBG merupakan bagian dari pemenuhan kebutuhan gizi siswa yang didukung anggaran negara.

“Kalau satu dapur berhenti, seharusnya dialihkan ke dapur lain. Jangan sampai siswa tidak menerima haknya,” ujar perwakilan Komite sekolah itu.

Senada dengan Ketua Dapur SPPG Ciater 2 Ketua Yayasan Indonesia Emas ,Nancy Wulanengsih mengamininya .

“Minggu depan Insha Allah sudah di distribusikan kembali , pihak dapur ga keluarin anggaran dari negara ,gak dapat uang masuk kalau relokasi ,sudah jadi aturan begitu ,”kata Nancy .

Diketahui Yayasan yang menaungi SPPG Ciater 2 adalah Yayasan Bahari Indonesia Emas ,yang diketuai Nancy Wulanengsih . Dari hasil penelusuran Nancy adalah owner dari perusahaan JN Group .

Lebih lanjut, terungkap bahwa penghentian distribusi juga berkaitan dengan evaluasi internal. Dapur sebelumnya disebut belum memenuhi standar, sehingga yayasan pengelola memutuskan untuk melakukan pembangunan atau relokasi dapur baru guna meningkatkan kualitas makanan.

Pihak pengelola menyatakan telah berkoordinasi dengan sekolah terkait jadwal distribusi kembali. Selain itu, opsi pengalihan ke dapur lain juga tengah dipertimbangkan.

Di sisi lain, muncul dorongan agar pengelolaan program MBG lebih transparan, terutama karena menggunakan anggaran negara. Permintaan untuk membuka informasi terkait yayasan pengelola hingga alur distribusi anggaran pun mulai disuarakan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian tanggal pasti kapan distribusi MBG akan kembali normal di seluruh sekolah terdampak. Namun, pihak pengelola memastikan proses perbaikan dan penyesuaian standar tengah berlangsung.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ciamis Lakukan Pembinaan dan Pemantauan Posyandu di Desa Jalatrang
Sinergi TNI AU dan Pemda, Baksos Satrad 401 Layani Ratusan Warga di Mauk
Jangan Hanya ZA, KPK Diminta Periksa Nusron Wahid di Kasus Suap Haji
MataHukum: Seret Direksi KAI ke Penjara Atas Tragedi Bekasi
Dukung Ekonomi Daerah, Kemenkum Banten Fasilitasi Pendaftaran Merek Kolektif di Lebak
Nasir Djamil: Bio Fit Bukti Nyata Kemajuan Kesehatan di Pidie
Kunjungan Hangat Adde Rosi di Lebak, Pastikan PIP Tepat Sasaran Demi Masa Depan Siswa
Kejati Sumsel Tetapkan 5 Tersangka, 2 Kasus Besar Diungkap
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:06 WIB

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ciamis Lakukan Pembinaan dan Pemantauan Posyandu di Desa Jalatrang

Rabu, 29 April 2026 - 10:31 WIB

Sinergi TNI AU dan Pemda, Baksos Satrad 401 Layani Ratusan Warga di Mauk

Selasa, 28 April 2026 - 22:40 WIB

Jangan Hanya ZA, KPK Diminta Periksa Nusron Wahid di Kasus Suap Haji

Selasa, 28 April 2026 - 22:28 WIB

MataHukum: Seret Direksi KAI ke Penjara Atas Tragedi Bekasi

Selasa, 28 April 2026 - 22:04 WIB

Nasir Djamil: Bio Fit Bukti Nyata Kemajuan Kesehatan di Pidie

Berita Terbaru

Keterangan foto : Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, Selasa (28/4/2026)

Headline

MataHukum: Seret Direksi KAI ke Penjara Atas Tragedi Bekasi

Selasa, 28 Apr 2026 - 22:28 WIB