Terasmedia.co Lebak – Komitmen untuk menghadirkan demokrasi yang berlandaskan nilai-nilai kebangsaan dan etika berbangsa terus diperkuat oleh Ahmad Fauzi, Anggota DPR RI Fraksi PKB Dapil Banten I, melalui kegiatan Serap Aspirasi Masyarakat dengan tema “Penguatan Demokrasi Substansi dan Etika Berbangsa”, yang digelar pada Rabu (17/6/2026).
Di hadapan masyarakat, Ahmad Fauzi menegaskan bahwa demokrasi tidak boleh hanya dimaknai sebagai proses politik semata, tetapi harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi kehidupan rakyat. Menurutnya, substansi demokrasi sejati adalah ketika aspirasi masyarakat didengar, diperjuangkan, dan diwujudkan dalam bentuk pembangunan yang dapat dirasakan secara langsung.
“Demokrasi tidak boleh berhenti pada kata-kata. Demokrasi harus melahirkan keadilan, kesejahteraan, dan harapan bagi masyarakat. Politik harus menjadi jalan pengabdian, bukan sekadar perebutan kekuasaan,” tegas Ahmad Fauzi.
Dalam kesempatan tersebut, legislator Partai Kebangkitan Bangsa itu memaparkan berbagai program yang telah berhasil diperjuangkannya untuk masyarakat, khususnya di Kabupaten Lebak. Salah satunya adalah program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang telah menyentuh sekitar 1.000 rumah warga di Kabupaten Lebak. Program tersebut telah mengubah rumah-rumah yang sebelumnya tidak layak huni menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.
Tak hanya itu, Ahmad Fauzi juga menyampaikan perjuangannya dalam menghadirkan pembangunan jembatan gantung di sejumlah wilayah, yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat pedesaan. Baginya, jembatan bukan sekadar sarana penghubung, tetapi menjadi simbol hadirnya negara dalam membuka akses pendidikan, kesehatan, serta meningkatkan perekonomian masyarakat.
Selain itu, Ahmad Fauzi turut menyoroti perjuangannya dalam mendorong pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Lebakgedong. Perjuangan tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap warga yang selama bertahun-tahun mendambakan kepastian tempat tinggal yang aman dan layak pasca bencana besar yang melanda wilayah tersebut.
“Bagi kami, memperjuangkan hunian tetap bagi masyarakat Lebakgedong bukan sekadar membangun rumah. Ini adalah upaya mengembalikan harapan, menghadirkan rasa aman, dan memastikan saudara-saudara kita dapat kembali menjalani kehidupan dengan penuh martabat,” ujar Ahmad Fauzi.
Suasana kegiatan berlangsung penuh keakraban. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan secara langsung kepada wakil rakyat yang mereka percayakan. Dialog yang terbangun menjadi bukti bahwa demokrasi yang sehat adalah demokrasi yang mendengar suara rakyat dan menjadikan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.
Di tengah berbagai tantangan bangsa, Ahmad Fauzi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta menjunjung tinggi etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Jabatan hanyalah titipan, tetapi pengabdian kepada rakyat adalah kehormatan. Selama masih diberi amanah, saya akan terus berjuang agar suara masyarakat Banten, khususnya Lebak dan Pandeglang, tidak hanya didengar, tetapi benar-benar diwujudkan menjadi kesejahteraan yang nyata,” pungkasnya.
Melalui berbagai program pembangunan dan perjuangan yang konsisten, Ahmad Fauzi membuktikan bahwa demokrasi yang sesungguhnya bukan hanya tentang siapa yang berkuasa, melainkan tentang seberapa besar kehadiran negara mampu menghapus kesulitan dan menghadirkan harapan bagi rakyatnya.












