Jelang Munas dan Konbes, Masyayikh NU Tekankan Peran Strategis Pesantren

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Kediri – Sejumlah masyayikh, alim ulama, dan pengasuh pondok pesantren yang tergabung dalam Ramah Tamah Masyayikh Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, menyampaikan seruan menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama.

Dalam pertemuan yang berlangsung pada Sabtu (20/6/2026) atau bertepatan dengan 4 Muharam 1448 Hijriah tersebut, para masyayikh menegaskan pentingnya menjaga khittah, marwah, persatuan, dan keberlangsungan peran Nahdlatul Ulama sebagai jam’iyah diniyah ijtima’iyah yang lahir dan berkembang dari tradisi pesantren.

Pada poin pertama seruan, para masyayikh berharap Munas Alim Ulama dan Konbes NU diselenggarakan dengan penuh kebijaksanaan, kehati-hatian, dan tanggung jawab. Mereka meminta agar forum tersebut tidak membahas maupun menetapkan materi yang berpotensi mengurangi hubungan historis, kultural, dan spiritual antara NU dan pesantren.
Terkait mekanisme pemilihan anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA), para masyayikh menegaskan bahwa AHWA harus tetap dipertahankan sebagai forum keulamaan yang bertumpu pada kedalaman ilmu, keteladanan akhlak, keluasan pengabdian, dan pengakuan keulamaan di lingkungan NU.

Karena itu, mereka meminta agar usulan penambahan syarat calon anggota AHWA yang harus berasal dari pengurus syuriyah serta didasarkan pada representasi kewilayahan dibatalkan. Mereka juga menolak usulan perubahan ketentuan mengenai larangan rangkap jabatan politik.

Selain itu, para masyayikh menegaskan bahwa pesantren merupakan rumah besar Nahdlatul Ulama dan pusat transmisi ilmu, akhlak, tradisi, serta kepemimpinan keulamaan yang menjadi fondasi utama organisasi.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, mereka berharap Muktamar Nahdlatul Ulama 2026 dapat diselenggarakan di lingkungan pondok pesantren sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah, tradisi, dan mata rantai keilmuan yang selama ini menjadi sumber kekuatan NU dalam mengabdi kepada agama, bangsa, negara, dan kemanusiaan.

Dalam seruan itu, para masyayikh juga mengajak seluruh peserta, penyelenggara, pimpinan, dan unsur Nahdlatul Ulama yang terlibat dalam Munas Alim Ulama dan Konbes NU untuk menjaga ketertiban, akhlak, adab musyawarah, serta mengedepankan persatuan organisasi.

“Menghormati ulama, memperkuat peran pesantren, dan menjaga persatuan merupakan modal utama bagi Nahdlatul Ulama untuk terus menjalankan khidmahnya bagi agama, bangsa, negara, dan kemanusiaan,” demikian salah satu poin dalam seruan tersebut.

Dokumen seruan tersebut dari sejumlah tokoh dan ulama NU, di antaranya KH Nurul Huda Jazuli, KH Anwar Manshur, KH A. Kafabihi Mahrus, Prof. Dr. KH Ma’ruf Amin, Prof. Dr. KH Said Aqil Siroj, KH R. Muhammad Khalil As’ad, KH Abdullah Ubab Maimoen, KH Ali Akbar Marbun, KH Ubaidillah Shodaqoh, KH Ali Kholil, Prof. Dr. KH Asep Saifuddin Chalim, KH Ah. Syatibi Hambali, dan KH Mas’ud Masduqi.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Isu Pergantian Kapolri, Sahabat Presisi: Jangan Ganggu Konsentrasi Polri Tuntaskan Perkara Besar
NasDem Resmi Lantik Pimpinan Petani NasDem, Siap Kawal Swasembada Pangan
Didukung PWNU-PCNU se Banten, Gus Rozin Siap Perkuat Ukhuwah Nahdliyah, Pesantren, dan Peran NU sebagai Masyarakat Sipil
Jamin Pasokan & Harga Stabil, BULOG Genjot Salur Beras Premium ke Toko Ritel
DPC AMIRA Pandeglang Desak BGN Segera Isi Kekosongan Kepala SPPG Sukaratu 06, Operasional Dapur MBG Lumpuh Berbulan-bulan
Sambut Baik Kenaikan Tukin TNI-Kemhan, Komisi I DPR: Harus Sejalan Peningkatan Kinerja
Bandingkan dengan SBY, Jerry Massie: Perilaku Jokowi Tak Beretika dan Penuh Dustaan
Fery Radiansyah, Sang Konsolidator Desa di Balik Seminar Nasional KDKMP Makassar
Berita ini 17 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Isu Pergantian Kapolri, Sahabat Presisi: Jangan Ganggu Konsentrasi Polri Tuntaskan Perkara Besar

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:35 WIB

NasDem Resmi Lantik Pimpinan Petani NasDem, Siap Kawal Swasembada Pangan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Didukung PWNU-PCNU se Banten, Gus Rozin Siap Perkuat Ukhuwah Nahdliyah, Pesantren, dan Peran NU sebagai Masyarakat Sipil

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Jamin Pasokan & Harga Stabil, BULOG Genjot Salur Beras Premium ke Toko Ritel

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:18 WIB

Sambut Baik Kenaikan Tukin TNI-Kemhan, Komisi I DPR: Harus Sejalan Peningkatan Kinerja

Berita Terbaru