Klarifikasi Mitra SPPG Rangkasbitung Cijoro Lebak 4 Dinilai Tak Sesuai Fakta di Lapangan

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co LEBAK – Seorang perempuan yang mengaku sebagai istri Agus, pemilik sekaligus mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rangkasbitung Cijoro Lebak 4, memberikan klarifikasi terkait penyaluran Menu Bergizi Gratis (MBG) untuk balita di Desa Citeras yang sebelumnya diduga tidak sesuai dengan standar anggaran pemerintah. Klarifikasi tersebut disampaikan pada Kamis (18/6/2026).

Dalam keterangannya, ia membantah anggapan bahwa pendistribusian menu MBG bagi balita tidak sesuai ketentuan. Menurutnya, seluruh proses penyaluran telah dilaksanakan berdasarkan petunjuk teknis, standar gizi, serta mekanisme yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

“Kami membantah tudingan bahwa menu yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa distribusi MBG untuk balita di Desa Citeras telah melalui perhitungan dan pengawasan sesuai standar pemenuhan gizi yang berlaku. Menurutnya, kualitas menu tidak dapat dinilai hanya dari jumlah item makanan yang diterima.

“Yang terpenting adalah menu tersebut telah memenuhi kecukupan gizi dan ketentuan yang telah ditetapkan,” katanya.

Namun, klarifikasi tersebut mendapat tanggapan berbeda dari Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Banten Corruption Watch (BCW) Kabupaten Lebak, Deni Setiawan.

Menurut Deni, setiap mitra tentu memiliki hak untuk memberikan klarifikasi demi menjaga marwah, integritas, dan citra SPPG. Berbagai upaya, kata dia, wajar dilakukan guna mempertahankan keberlangsungan program tersebut.

Meski demikian, Deni menilai masyarakat dapat menilai secara langsung kondisi menu yang dibagikan. Ia mencontohkan menu yang berisi sebutir telur, sepotong ayam goreng, satu kotak susu, dan sebuah jeruk untuk kebutuhan dua hari.

“Kalau melihat menu seperti itu untuk kebutuhan dua hari, tentu publik bisa menilai sendiri. Sulit jika kemudian diminta untuk tidak melihat jumlah item yang diberikan,” ujarnya.

Deni mengingatkan bahwa berdasarkan standar anggaran pemerintah, nilai bahan baku makanan untuk balita mencapai Rp8.000 per porsi per hari.

Ia merujuk pada Surat Keputusan (SK) Nomor 401.1 Tahun 2025 tentang Tata Kelola MBG yang menetapkan alokasi anggaran sebesar Rp13.000 per porsi untuk kategori balita. Rinciannya, Rp3.000 untuk operasional relawan, listrik, dan transportasi, Rp2.000 untuk sewa tempat atau fasilitas, serta Rp8.000 untuk kebutuhan bahan baku makanan.

“Pertanyaannya, apakah menu seperti itu untuk kebutuhan dua hari dengan nilai bahan baku sebesar Rp16.000 sudah sesuai? Ini yang menjadi sorotan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Kabupaten Lebak, Asep Royani, belum memberikan tanggapan terkait kelayakan menu tersebut. Upaya konfirmasi telah dilakukan melalui aplikasi WhatsApp, namun hingga berita ini diterbitkan yang bersangkutan belum memberikan jawaban, meski pesan yang dikirim telah terbaca.

Penulis : Welly

Komentar ditutup.

Berita Terkait

FPK Lebak Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih, Ajak Masyarakat Refleksikan Makna Kemerdekaan
Krisis Air 5 Bulan Tanpa Hujan: Karang Taruna Banten Turun Tangan, Warga Kasemen Rela Andalkan Air Payau
Sidang Perdana Gabriel Lumbantoruan Digelar, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Pelanggaran Prosedur
Mahfuddin Cakra Saputra Resmi Jabat Kajari Sumbawa Barat, Bawa Semangat Penegakan Hukum Bersih
Unggul 4-2 di Putaran Kedua, Pieter Jerry Baru Nahkodai Pemuda Katolik Papua Barat Daya
Polda Banten Hadirkan Layanan SIM Keliling di Bayah, Ini Jadwal dan Syaratnya
Peduli Kesehatan Warga, Polda Banten Hadirkan Layanan Gratis di Bayah
HUT ke-10, Bank Banten Siap Menjadi Bagian Penting Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Banten
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:59 WIB

FPK Lebak Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih, Ajak Masyarakat Refleksikan Makna Kemerdekaan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Krisis Air 5 Bulan Tanpa Hujan: Karang Taruna Banten Turun Tangan, Warga Kasemen Rela Andalkan Air Payau

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Sidang Perdana Gabriel Lumbantoruan Digelar, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Pelanggaran Prosedur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:15 WIB

Mahfuddin Cakra Saputra Resmi Jabat Kajari Sumbawa Barat, Bawa Semangat Penegakan Hukum Bersih

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:14 WIB

Unggul 4-2 di Putaran Kedua, Pieter Jerry Baru Nahkodai Pemuda Katolik Papua Barat Daya

Berita Terbaru