Masyarakat Tiga Desa Keluhkan Jalan Rusak Parah

Teras Media

- Penulis

Selasa, 9 Mei 2023 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : jalan poros desa yang menghubungkan tiga desa, yakni Desa Cikareo, Parungkujang dan Desa Kujangsari Kabupaten Lebak Banten, Selasa (10/5/2023)

i

Keterangan foto : jalan poros desa yang menghubungkan tiga desa, yakni Desa Cikareo, Parungkujang dan Desa Kujangsari Kabupaten Lebak Banten, Selasa (10/5/2023)

Ikuti kami di Google News

TERASMEDIA.CO, LEBAK – Inilah kondisi jalan poros desa yang menghubungkan tiga desa, yakni Desa Cikareo, Parungkujang dan Desa Kujangsari Kabupaten Lebak Banten, yang kondisinya sungguh memperihatinkan, hinga membuat warga masyarakat sekitar mengeluh dan harus ekstra hati – hati ketika melewati jalan tersebut,.Pasalnya hasil pantauan Terasmedia.co, selain rusak parah jalan tersebut juga kondisinya banyak medan terjalnya, sehingga menyulitkan pengguna jalan, apalagi jika turuh hujan, jalan tersebut menjadi licin karena bercampur dengan lumpur tanah, Seperti yang di ungkapkan, ( Abak K ) warga kampung Cinangasih Desa Kujangsari, salah satu warga sekitar kepada awak media pada 9/5/2023

Iya kang kita masyarakat disini sunggu kesulitan jika ingin melalukan mobilisasi, karena kondisi jalannya seperti ini, selain rusak parah, jalan disini juga kondisinya bajak medan yang menanjak danenurun sehinga kami masyarakat di sini sangat kesulita ketika melewati jalan ini,” Paparnya

“Pernah sih di bangun beberapa tahun kemarin tapi tidak tahan lama, hanya bertahan sekitar setahunan, dan hancur lagi seperti ini,” ya munkin karena banyaknya kendaraan yang bermuatan berat masuk kesini kali, atau seperti apa lah kita kurang paham, sehingga kondisinya kembali rusak parah seperti ini, bahkan di jalan ini sudah sering banyak memankan korban, seperti motor terjatuh, hingga mobil yang ga bisa menanjak,.” Dengan kondisi ini kita warga masyarakat berharap kepada pemerintah, baik Desa, Kabupaten maupun Provinsi, agar segera memperbaiki jalan poros desa ini,,karena ini adalah jalan satu satunya bagi beberapa kampung dari tiga desa untuk melalukan aktivitas,” Tandesnya

Hal senada di ungkapkan, ( AS ) salah satu warga Kampung Cijengkol Desa Parungkujang yang kebetulan melintas di jalan tersebut,

“Iya kang jalan ini sudah lama dibiarkan rusak, apalagi dari sini sampai kampung saya ( Cijemgkol ) jalannya rusak parah, dan sering terjadi kecelakaan, bahkan saya aja pernah mengalami jatuh dari motor saat pulang malam – malam dari Rangkasbitung,”Ungkapnya

Sementara itu, Adnan Kasogi, Kepala Desa Kujangsari, saat di konfirmasi awak media melalui sambungan Whatsap terkait kondisi jalan tersebut mengungkapkan,

“iya pak, memang jalan poros Desa tersebut kondisinya saat ini rusak bahkan sudah banyak warga masyarakat yang mengadu ke kita, dan kita bukannya tidak peduli, namun kita pemerintah desa hanya memiliki anggaran Desa untuk fisik sekitar 175 juta, sedangkan untuk membangun jalan poros desa tersebut biayanya ga bakalan cukup pak,” Apalagi jalan akses tersebut ada di wilayah tiga desa, seperti Cikareo, Parungkujang dan Kujngsari, dan jalan dari pintu masuk utama sampai ke jembatan Ciuneuk kalau ga salah jalan Kabupaten,”Terangnya

Lebih jauh Adnan Kasogi, mengatakan, dan kita juga pemerintah Desa sudah beberapa kali, mengajukan, ke Kabupaten, agar dapat membantu memperbaiki jalan tersebut, namun sampai saat ini belum juga ada tanda – tanda perbaikan,”Jadi kami berharap kepada Pemerintah, baik Kabupaten maupun Provinsi agar membantu membangun jalan tersenut, karena kasihan masyarakat, terutama jika turun hujan,” Pungkasnya

Sampai berita inidi terbitkan awak media masih berusaha mengonfirmasi kepala Desa  Parungkujang dan Cikareo

( Anhar, Z )

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dukung Ekonomi Daerah, Kemenkum Banten Fasilitasi Pendaftaran Merek Kolektif di Lebak
Gaji PPPK Paruh Waktu Tersendat, DPRD Kota Serang Minta Pembayaran Segera Dituntaskan
Dari Apel Kesiapsiagaan hingga Bersih Pantai Sorong, Banser Papua Barat Daya Perkuat Aksi Sosial
Pemerintah Perkuat Sektor Peternakan, Wamentan Soroti Kenaikan NTP di Ciamis
Optimalisasi Fungsi Kesekretariatan Polri, Setum Polda Banten Laksanakan Rakernis
Hilang Selama Dua Hari, Nelayan di Pulau Matan Ditemukan Selamat
Dua Anggota Polisi di Sorong Mengalami Luka Akibat Terkena Lemparan Batu
Akses Jalan Dipalang Warga Samping Swiss-belhotel Tuntut Penyerahan Sertifikat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 22:14 WIB

Dukung Ekonomi Daerah, Kemenkum Banten Fasilitasi Pendaftaran Merek Kolektif di Lebak

Selasa, 28 April 2026 - 19:35 WIB

Gaji PPPK Paruh Waktu Tersendat, DPRD Kota Serang Minta Pembayaran Segera Dituntaskan

Selasa, 28 April 2026 - 17:30 WIB

Dari Apel Kesiapsiagaan hingga Bersih Pantai Sorong, Banser Papua Barat Daya Perkuat Aksi Sosial

Selasa, 28 April 2026 - 16:03 WIB

Pemerintah Perkuat Sektor Peternakan, Wamentan Soroti Kenaikan NTP di Ciamis

Selasa, 28 April 2026 - 15:47 WIB

Optimalisasi Fungsi Kesekretariatan Polri, Setum Polda Banten Laksanakan Rakernis

Berita Terbaru

Keterangan foto : Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, Selasa (28/4/2026)

Headline

MataHukum: Seret Direksi KAI ke Penjara Atas Tragedi Bekasi

Selasa, 28 Apr 2026 - 22:28 WIB

Keterangan foto : Anggota DPR RI, M Nasir Djamil saat meresmikan Bio Fit, Selasa (28/4/2026)

Headline

Nasir Djamil: Bio Fit Bukti Nyata Kemajuan Kesehatan di Pidie

Selasa, 28 Apr 2026 - 22:04 WIB