KACAU…!Proyek Jalan Drainase di Jawilan Abaikan K3

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 5 November 2022 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Serang – Dalam proyek pekerjaan jalan, kontraktor harus mempertimbangkan dan memerhatikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3. Diantaranya untuk pejalan kaki dan pekerja itu sendiri.

Pasalnya, tak jarang trotoar atau sisi jalan digunakan untuk aktivitas proyek pekerjaan jalan. Sehingga membuat pejalan kaki ataupun pesepeda masuk ke jalur padat kendaraan.

Hal ini juga terjadi pada pembuatan Drainase di Wilayah Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten yang diduga abaikan K3. Dimana terlihat pembangunan tersebut terkesan semerawut dan tak menggunakan K3.

“Memang selama pembuatan proyek Drainase di Jawilan ini, kita tidak menggunakan K3, perusahaan tidak menyiapkan itu,” kata salah seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (6/11).

Baca juga : JANGAN KENDOR…!Polres Serang Kota Kejar Pelaku KDRT

Sementara itu, salah seorang pengguna sepeda motor yang melintasi Jalan Tersebut, Dede Jaelani (40) tahun menyayangkan tentang pembangunan proyek Drainase di Jawilan, Kabupaten Serang yang minim pengawasan. Padahal, kata Dede, pembangunan proyek tersebut nilai anggaranya fantastis dan menggunakan uang negara.

“Lemah pengawasan dari Pemerintah Kabupaten Serang, hal ini membuat para pengusaha tersenyum dan nyaman, bahkan bisa juga pembangunan yang mereka lakukan terjadi asal-asalan. Kalau bisa dikontrol terus dan dipantau, belum lagi proyek Drainase di Jawilan ini selalu bikin macet, ” jelas Dede.

Selain itu, kata Dede, bahwa para pekerja proyek Drainase di Jawilan tersebut juga terlihat tak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), Rompi, dan Sepatu Sepatu. Dede menyebut, tak satupun pekerja yang menggunakan APD saat beraktifitas.

“Jelas ini para pekerja mengabaikan K3, .hal ini tentu berbahaya dan bisa mengganggu pengguna jalan. Kalau bisa Pemkab Serang bisa melakukan evaluasi terkait pembangunan proyek Drainase di Jawilan ini,” beber Dede.

Sampai berita ini diturunkan, awak media masih berusaha untuk mengkonfirmasi pihak perusahaan yang memang melakukan pekerjaannya. (Daus)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat
Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai
Perkuat SDM Banten, Polda Gandeng Dunia Usaha melalui Program Poliran
Plt Kadis PUPR Lebak Terjun Langsung Pantau Pembangunan Penataan  Fasilitas Alun-Alun Rangkasbitung Tahap 2 Tahun 2026
Polisi Noken Salah Satu Bahan Diskusi Coffee Morning Bersama Kapolda Papua Barat Daya
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Minggu, 27 September 2026 - 14:51 WIB

Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi

Sabtu, 26 September 2026 - 22:35 WIB

Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik

Sabtu, 26 September 2026 - 08:13 WIB

Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat

Kamis, 24 September 2026 - 18:49 WIB

Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai

Berita Terbaru