Terasmedia.co Pandeglang – Kondisi Terminal Cadasari, Kabupaten Pandeglang, dikeluhkan warga lantaran dipenuhi tumpukan sampah liar. Sampah yang menumpuk di depan terminal tersebut menimbulkan bau menyengat, merusak pemandangan, sekaligus mengganggu kesehatan masyarakat sekitar.
“Setiap lewat sini, baunya sangat busuk. Seolah pemerintah daerah tidak peduli, padahal jalan ini sering dilalui pejabat yang digaji dari pajak rakyat,” ungkap Adam, salah seorang warga yang kerap melintas di jalur terminal, Selasa (26/8).
Warga menilai, minimnya kesadaran sebagian masyarakat yang membuang sampah sembarangan ditambah tidak adanya langkah tegas dari pemerintah, membuat kawasan terminal seolah menjadi tempat pembuangan sampah liar.
Ironisnya, kawasan Cadasari dikenal sebagai daerah santri dengan banyak pesantren besar, termasuk pesantren Abuya. Namun citra religius daerah ini dinilai tercoreng dengan kondisi terminal yang kumuh dan dipenuhi bau busuk.
“Kebersihan itu sebagian dari iman, tapi kenyataannya tidak ada himbauan ataupun tindakan nyata dari aparat untuk mengingatkan masyarakat,” tambah Adam.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Pandeglang maupun Dinas Lingkungan Hidup terkait persoalan sampah yang menumpuk di Terminal Cadasari.



