Awas Korupsi, Aktivis Kritik Transparansi Dispora Soal Perawatan GOR Ona Rangkasbitung

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 06:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Aktivis Kabupaten Lebak, Sapnudi

i

Foto: Aktivis Kabupaten Lebak, Sapnudi

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Aktivis Kabupaten Lebak, Sapnudi, melayangkan kritik tajam kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) terkait kondisi Gedung Olahraga (GOR) Ona Rangkasbitung yang dinilai jauh dari kata layak meski biaya sewanya tergolong tinggi.

Sapnudi menegaskan, sewa GOR Ona mencapai Rp 2,5 juta per hari untuk kegiatan olahraga dan bahkan bisa mencapai Rp 5 juta per hari untuk acara non-olahraga.

“Dengan biaya setinggi itu, seharusnya fasilitas dijaga, dirawat, dan ditingkatkan kualitasnya. Faktanya, kamar mandi rusak, kebersihan terabaikan, dan beberapa fasilitas penunjang tidak layak digunakan,” beber Sapnudi, Selasa (10/9/2025).

Menurutnya, kondisi ini sangat memprihatinkan karena GOR Ona merupakan salah satu fasilitas publik kebanggaan masyarakat Lebak. Namun, alih-alih menjadi ruang yang nyaman untuk pembinaan atlet dan kegiatan masyarakat, justru menimbulkan kekecewaan karena minimnya perawatan.

“Kalau masyarakat sudah bayar mahal, lalu disuguhi fasilitas rusak, ini jelas bentuk ketidakadilan. Dimana transparansi dana hasil sewa? Apakah benar-benar digunakan untuk perawatan, atau ada kebocoran anggaran?” tegasnya.

Sapnudi menambahkan, GOR Ona seharusnya menjadi contoh tata kelola fasilitas publik yang profesional dan akuntabel.

“Dispora tidak bisa terus-menerus berlindung di balik alasan klasik soal anggaran. Biaya sewa yang masuk seharusnya cukup untuk memastikan fasilitas tidak rusak parah seperti saat ini,” katanya.

Ia pun mendesak agar pemerintah daerah segera melakukan audit terbuka terkait pengelolaan dana sewa GOR Ona.

“Masyarakat berhak tahu kemana larinya uang sewa itu. Jangan sampai fasilitas publik hanya jadi ladang pemasukan, sementara pelayanan dan perawatan diabaikan,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

FPK Lebak Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih, Ajak Masyarakat Refleksikan Makna Kemerdekaan
Krisis Air 5 Bulan Tanpa Hujan: Karang Taruna Banten Turun Tangan, Warga Kasemen Rela Andalkan Air Payau
Sidang Perdana Gabriel Lumbantoruan Digelar, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Pelanggaran Prosedur
Mahfuddin Cakra Saputra Resmi Jabat Kajari Sumbawa Barat, Bawa Semangat Penegakan Hukum Bersih
Unggul 4-2 di Putaran Kedua, Pieter Jerry Baru Nahkodai Pemuda Katolik Papua Barat Daya
Polda Banten Hadirkan Layanan SIM Keliling di Bayah, Ini Jadwal dan Syaratnya
Peduli Kesehatan Warga, Polda Banten Hadirkan Layanan Gratis di Bayah
HUT ke-10, Bank Banten Siap Menjadi Bagian Penting Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Banten
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:59 WIB

FPK Lebak Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih, Ajak Masyarakat Refleksikan Makna Kemerdekaan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Krisis Air 5 Bulan Tanpa Hujan: Karang Taruna Banten Turun Tangan, Warga Kasemen Rela Andalkan Air Payau

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Sidang Perdana Gabriel Lumbantoruan Digelar, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Pelanggaran Prosedur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:15 WIB

Mahfuddin Cakra Saputra Resmi Jabat Kajari Sumbawa Barat, Bawa Semangat Penegakan Hukum Bersih

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:14 WIB

Unggul 4-2 di Putaran Kedua, Pieter Jerry Baru Nahkodai Pemuda Katolik Papua Barat Daya

Berita Terbaru