Terasmedia.co Lebak – Program revitalisasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Bintangresmi di Kampung Sampaleun 2, RT 5 RW 4, Desa Bintangresmi, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, terus menunjukkan progres positif. Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025 ini berjalan sesuai harapan masyarakat dan pihak sekolah.
Revitalisasi tersebut menelan anggaran sebesar Rp553.831.968 dan dilaksanakan oleh Panitia Pengembangan Satuan Pendidikan (P2SP) selama 100 hari kalender, dimulai sejak 4 September 2025.
Ketua P2SP SDN 1 Bintangresmi, Aji, mengatakan bahwa dana revitalisasi yang tertera pada papan informasi digunakan untuk rehabilitasi berat enam ruang kelas dan satu ruang perpustakaan.
“Alhamdulillah, progresnya saat ini sudah mencapai sekitar 70 persen. Kami tinggal memasang kusen dan pintu aluminium, kemudian tahap finishing dengan pengecatan,” ujar Aji saat ditemui di lokasi, Selasa (21/10/2025).
Ia menambahkan, proyek ini juga melibatkan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja. Langkah tersebut sejalan dengan prinsip pemberdayaan masyarakat lokal yang diterapkan dalam program revitalisasi.
“Para pekerja berasal dari warga kampung setempat. Sistem upah dibayar harian, untuk tukang sebesar Rp150.000 per hari dan kenek Rp120.000 per hari,” jelasnya.
Selama proses pengerjaan, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung dengan pengaturan sementara.
“Siswa kelas 1 sampai 3 menempati Madrasah Sampaleun 2, sementara kelas 4 sampai 6 belajar di Madrasah Sampaleun 3,” tambah Aji.
Di tempat terpisah, Kepala SDN 1 Bintangresmi, Yuyun Yunani, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan program revitalisasi tersebut.
“Kami sangat bersyukur dan bangga dengan adanya program ini. Semoga hasilnya dapat menunjang kegiatan belajar mengajar dan meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah kami,” tuturnya.
Program revitalisasi SDN 1 Bintangresmi diharapkan dapat menjadi contoh baik bagi satuan pendidikan lainnya di Kabupaten Lebak dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan dasar.



