TERASMEDIA.CO LEBAK – Para pedagang kaki lima (PKL) dari pasar Kalijaga yang di relokasi ke pasar semi mengaku kecewa dengan kondisi pasar semi tersebut, karena selain mejanya yang kecil, pasilitas seperti, Mushola, WC dan Lahan Parkirnya pun tidak memadai, sehingga para pedagang kesulitan untuk melakukan kegiatan berdagangganya hingga mengalami kemerositan omset dan merugi. Hal tersebut di ungkapkan oleh, Kabut Lukman Hakim, salah satu perwakilan pedagang kaki lima saat melakukan audensi di Kantor DPRD Kabupaten Lebak pada 26/11/2025
Dengan keadaan bangunan dan pasilitas pasar seperti itu tentu sangat mengecewakan para pedagang eks pasar Kalijaga yang di relokasi oleh Pemerintah ke pasar Semi, karena kondisi selain kondisi bangunannya yang sempit, pasilitas seperti meja tidak cukup untuk menggelar dagangan, ditambah lagi pasilitas lainnya seperti Mushola, WC dan lahan parkirnya sangat sempit, sehingga para pembeli enggan berkunjung ke pasar semi, karena jangankan buat parkir para pembeli, buat parkir para pedagang saja sempit,”Ujarnya
Lebih lanjut, dirinya mengatakan, padahal untuk menggelar dagangan, kita setidak nya membutuhkan 3 atau4 meja, karena banyaknya dagangan yang harus di gelar, sedangkan saat ini kita hanya di beri satu meja dengan ukuran yang kecil yaitu ukuran 120 Cm X 1 Meter doang, jadi bagaimana kita mau menjajakan dagangan denga meja hanya berukuran segitu,”Ungkapnya
Lukman Hakim, menambahkan, jadi kami bukannya menolak untuk di relokasi, akan tetapi kami meminta kepada Pemerintah agar memberikan Fasilitas yang memadai, dari mulai meja yang layak, hingga lahan parkir dan pasilitas lainnya yang sesuai, jangan asal pindah dan asal jadi. karena kami para pedagang selama seminggu berjualan di pasar semi ini, sangat kesulitan, bahkan banyak yang merugi, karena selain pasilitasnya kurang, pembelinya juga sepi, karena tidak sedikit yang pada belanja ke pasar semi ini mengeluh karena terlalu jauh untuk membawa barang belanjaannya mengingat mereka harus parkir di luar pasar, yang jaraknya lumayan jauh dan menanjak,”Tandes Lukman
Sementara itu, Lutpiani, salah satu pedagang ikan di pasar semi, mengaku sudah tiga hari mengalami kerugian, karena sepinya pembeli dan sulitnya menggelar dagangan karena mejanya terlalu kecil
“Saya sudah tiga hari ini selalu mengalami kerugian pak, karena, selain sepi pembeli, saya juga kesulitan untuk menggelar dagangan saya, karena meja yang di sediakan di pasar sangat kecil, padahal dangangan saya kan banyak, saya belanja ikan sekitar lebih kurang 2 kintal atau lebik setiap harinya, dengan berbagai macam ikan. Namun karena meja yang di sediakan terlalu kecil, maka dagangan saya ga bisa di gelar, dan akhitnya jadi busuk kalau ga kejual, dan saya tiap hari harus menanggung rugi,” Bebernya.


