Sungguh Miris Dua Dokter di Pecat Tanpa Alasan Yang Jelas Oleh Dirut Rumah Sakit Misi Lebak

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 11 Desember 2025 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan poto : Gedung RS Misi Kabupaten Lebak Banten (doksus)

i

Keterangan poto : Gedung RS Misi Kabupaten Lebak Banten (doksus)

Ikuti kami di Google News

TERASMEDIA.CO LEBAK – Di saat Kabupaten Lebak sangat kekurangan Dokter, kini Dokter yang sudah mengabdi buat masyarakat Lebak pun, kini harus hengkang dari Lebak, dr. Ferry Arrochman, Sp.DVE dan drg. Greny Soewito yang sudah mengabdi di RS Misi Lebak sudah hampir (5) Lima Tahun kini harus mengalami nasib yang sangat miris. Padalnya keduanya dipecat atau diberhentikan oleh pihak Rumah Sakit Misi (Dirut) tanpa alasan yang jelas. Hal itu di ungkapkan oleh dr Ferry Arrochman didampingi drg Greny Soewito, saat di temui awak media di Kantor Disnaker Lebak kawasan Rangkasbitung pada 11/12/2025

“Saya bekerja di RS Misi Lebak sebagai dokter spesialis kulit dan kelamin yang sehari-harinya bekerja di Rumah Sakit Misi Lebak dan Klinik Bhakti Yuana, sedangkan drg. Greny adalah dokter gigi yang bekerja sebagai dokter gigi mitra di Klinik Bhakti Yuana. Rumah Sakit Misi dan Klinik Bhakti Yuana merupakan unit kesehatan dibawah Yayasan Yatna Yuana Kasih, dan saya mengabdi sudah hampir lima (5) Tahun dari tahun 2020,”Beber Feryy

Lebih lanjut, Ferry, mengataka pemecatan atau pemutusan hubungan kerja kepada kami, yang disampaikan secara mendadak , kepada kami oleh Direktur Rs Misi (dr. Totot/Red) bagi kami itu sangat janggal, karena keputusan tersebut sepihak dan tidak sesuai prosedur dan tidak masuk akal, karena tanpa adanya pemberitahuan dan alasan yang jelas, serta tidak sesuai dengan klausa kontrak kerja sebelumnya. Pemecatan ini tentu tidak mencerminkan visi dan misi dari Rumah Sakit Misi Lebak,”Tandesnya

Sementara itu, drg Greny, mengatakan, dengan adanya pemecatan sepihak tersebut, dirinya meminta kepada pihak Direktut Rs Misi Lebak serta Ketua Yayasan Yatna Yuana Kasih sebagai pemilik, dapat mengkaji ulang

“Dengan adanya pemutusan hubungan kerja sepihak ini, kami mohon kepada Direktur RS Misi dan Ketua Yayasan Yatna Yuana Kasih sebagai pemilik agar dapat mengkaji ulang, karena kami tentu sangat kecewa sekali atas pemberhentian tanpa alasan yang jelas ini, dan juga kejadian seperti ini juga, jangan sampai terjadi kepada siapun yang mengabdi di RS Misi, karena tentu hal ini sangat merugikan kami selalu tenaga kesehatan, yang sudah mengabdi lama di RS Misi, “Pungkasnya

Sampai berita ini di terbitkan, Awak Media masih terus berupaya untuk mengonfirmasi terkait persoalan tersebut, kepada pihak Rumah Sakit Misi Lebak,

 

 

Penulis : Rai Kusbini

Editor   : Red

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Lindungi Diri dari Asap TPA Jatiwaringin, Dinkes Minta Warga Pakai Masker dan Segera ke Faskes Jika Bergejala
Puskesmas Maja Respon Somasi Kuasa Hukum Keluarga Bayi Yang Lahir Sungsang Meninggal
Diduga Lalai Penangana : Bayi Lahir Meninggal Sungsang di Puskesmas Maja Berujung di Somasi
Dinkes Tangerang Terus Pantau Kondisi Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin Kepung Permukiman, Puskesmas Sukadiri Gerak Cepat Bagikan Masker dan Siapkan Posko Kesehatan
Ada Apa ??!!! Puskesmas Maja Kembalikan Uang Biaya Pembayaran Pengobatan Pasieun Yang Mengeluhkan Pelayanan
Ketua Komisi III DPRD Lebak Angkat Bicara Terkait Puskesmas Maja Yang Tak Berikan Rujukan Hingga di Keluhkan Masyarakat
Diduga Tak Beri Rujukan dan Kesempatan Proses BPJS : Keluarga Pasien Keluhkan Pelayanan Puskesmas Maja Terhadap Pasien Darurat
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:07 WIB

Lindungi Diri dari Asap TPA Jatiwaringin, Dinkes Minta Warga Pakai Masker dan Segera ke Faskes Jika Bergejala

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:03 WIB

Puskesmas Maja Respon Somasi Kuasa Hukum Keluarga Bayi Yang Lahir Sungsang Meninggal

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:37 WIB

Diduga Lalai Penangana : Bayi Lahir Meninggal Sungsang di Puskesmas Maja Berujung di Somasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:56 WIB

Dinkes Tangerang Terus Pantau Kondisi Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:37 WIB

Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin Kepung Permukiman, Puskesmas Sukadiri Gerak Cepat Bagikan Masker dan Siapkan Posko Kesehatan

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Sorot Kredit Macet, Ini Profil dan Gaji Rp12 Miliar Direksi LPEI

Senin, 13 Jul 2026 - 19:03 WIB