Terasmedia.co Lebak – Suasana Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak mendadak berubah mencekam ketika puluhan truk tanah galian C kedapatan nekat keluar dari lokasi tambang sebelum jam operasional yang telah ditentukan. Truk-truk itu keluar pada Minggu (7/12/2025) pukul 18.30 WIB
Aksi pelanggaran ini kembali memicu kemarahan warga yang selama berbulan-bulan dihantui oleh debu pekat, jalanan rusak, dan suara mesin truk yang meraung tanpa henti.
Namun malam itu, ketegangan berubah menjadi pemandangan tak terlupakan ketika personil Koramil Maja turun langsung ke lapangan dan melakukan penertiban besar-besaran. Di depan Gerbang Permata Mutiara Maja, jalan tiba-tiba macet total ketika para anggota TNI berdiri menghadang barisan truk yang mencoba melintas.
Disuruh Putar Balik di Tengah Kegelapan
Dalam suasana gelap yang hanya diterangi lampu kendaraan, para anggota TNI dengan tegas menginstruksikan seluruh sopir untuk putar balik menuju lokasi galian. Beberapa sopir mencoba beralasan, namun dentingan suara komando dan tatapan tajam para petugas langsung membuat mereka tak berdaya.
“PUTAR BALIK! SEKARANG!”
Suara lantang itu menggetarkan seluruh pengemudi. Tidak ada satu pun yang berani membantah.
Dihukum Push Up oleh TNI
Karena dianggap melanggar aturan dan membahayakan warga, beberapa sopir bahkan harus menjalani hukuman push up di pinggir jalan. Terlihat para sopir dengan wajah pucat, sebagian masih mengenakan sepatu kerja berdebu, menunduk pasrah menjalani hukuman dari aparat.
Warga yang kebetulan menyaksikan kejadian tersebut menahan napas ada yang merekam, ada yang berbisik-bisik ketakutan, namun sebagian besar justru merasa lega melihat tindakan tegas tersebut.
“Baru kali ini truk-truk itu benar-benar ditindak tegas. Biasanya mereka seenaknya saja.” ujar warga
Apresiasi dari Tokoh Maja
Atas tindakan cepat dan tegas ini, masyarakat Maja menyampaikan apresiasi mendalam. Salah satunya adalah KH. Ahmad Yunani, yang akrab disapa Kiyayi Uyung sekaligus Ketua FSPP (Forum Silaturahmi Pondok Pesantren).
“Kami sangat mengapresiasi tindakan Koramil Maja. Ini adalah langkah positif, langkah berani, dan langkah yang menenangkan warga. Semoga ketegasan ini terus dijaga demi keselamatan masyarakat Maja.” ucapnya
Warga Harap Ketegasan Ini Berlanjut
Aksi heroik Koramil Maja ini menjadi angin segar di tengah kekhawatiran warga terhadap maraknya aktivitas galian C ilegal maupun legal yang beroperasi secara semaunya. Warga berharap tindakan serupa terus dilakukan agar kedisiplinan para sopir truk bisa ditegakkan dan keselamatan masyarakat kembali terjaga.
Malam itu, Maja menyaksikan bagaimana ketegasan aparat negara mampu mematahkan arogansi pelaku pelanggaran. Dan bagi warga, peristiwa 7 Desember 2025 tersebut akan selalu dikenang sebagai malam ketika keberanian aparat kembali menghidupkan harapan masyarakat.



