Terasmedia.co Tangerang – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tangerang menggelar istighosah dan tasyakuran sebagai puncak rangkaian peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama, Senin (5/1/2016). Kegiatan berlangsung khidmat di Aula Masjid Al-Amzat, Kabupaten Tangerang, Banten, mulai pukul 07.30 WIB.
Peringatan HAB ke-80 tahun ini mengusung tema “Umat Rukun Bersinergi, Indonesia Damai dan Maju”, yang dirangkaikan dengan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, di antaranya apel HAB, donor darah, tausiyah, dzikir dan istighosah, santunan anak yatim piatu, serta doa bersama untuk korban bencana alam di Aceh dan Sumatera.
Acara tersebut dihadiri Bupati Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, para ulama dan tokoh agama, unsur Kodim 0510, Polres Tangerang, jajaran pegawai Kementerian Agama se-Kabupaten Tangerang, serta tamu undangan lainnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang, H. Ahmad Junaedi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Tausiyah dan tasyakuran ini bukan semata-mata karena Hari Amal Bakti ke-80, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi. Alhamdulillah, kita bisa berkumpul di Masjid Al-Amzat dalam keadaan sehat jasmani dan rohani. Semoga di tahun 2026 umat semakin rukun, bersinergi, serta Indonesia menjadi bangsa yang damai dan maju, sesuai dengan tema hari ini,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan peran strategis Kementerian Agama dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.
“Kementerian Agama memiliki peran yang sangat strategis sebagai penjaga harmoni, perawat toleransi, dan penguat persatuan di tengah keberagaman suku, budaya, agama, dan keyakinan,” tuturnya.
Tausiyah disampaikan oleh KH A. Rofiudin Munfasir bersama Ustadz Mansyur, yang dilanjutkan dengan doa bersama untuk saudara-saudara yang terdampak bencana alam di Aceh dan Sumatera.
Dalam tausiyahnya, para penceramah mengajak seluruh umat untuk terus menjaga kerukunan dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan.
“Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi harus dijadikan kekuatan dalam membangun persatuan dan kebersamaan,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Banten, H. Amarullah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kementerian Agama, tokoh agama, dan masyarakat atas dukungan dalam menjaga stabilitas kehidupan beragama di Banten.
“Kementerian Agama akan terus hadir sebagai perekat persatuan, pengayom seluruh umat beragama, serta motor penggerak moderasi beragama demi terwujudnya Indonesia yang damai dan maju,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Kementerian Agama juga menyalurkan bantuan bagi korban bencana alam di Aceh dan Sumatera serta memberikan santunan kepada 175 anak yatim piatu dari berbagai wilayah. Secara keseluruhan, rangkaian tasyakuran Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama Kabupaten Tangerang berlangsung aman, tertib, dan lancar. (Siti Nurjanah/Red)



