Butuh Perhatian, Kondisi Bangunan Kelurahan di Rangkasbitung Mengkhawatirkan

Butuh Perhatian, Kondisi Bangunan Kelurahan di Rangkasbitung Mengkhawatirkan I Teras Media
Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Kondisi Kantor Kelurahan Muara Ciujung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menuai sorotan tajam. Bangunan yang seharusnya menjadi pusat pelayanan publik itu justru tampak kumuh, bocor, bahkan kerap dilanda banjir hingga air masuk ke dalam ruangan kantor.

Pantauan Forum Wartawan Solid (FWS) di lapangan pada Senin (12/1/2026) menunjukkan atap kantor bocor parah, cat dinding mengelupas, lantai becek saat hujan, serta fasilitas ruang tunggu yang rusak. Kursi-kursi tampak miring dan tidak layak digunakan. Kondisi tersebut dinilai sangat memprihatinkan, terlebih kelurahan ini melayani sekitar 9.000 jiwa atau kurang lebih 3.000 kepala keluarga (KK).

Menanggapi kondisi tersebut, Aji Rosyad pendiri Relawan Pembela Masyarakat (RPM), menegaskan bahwa kondisi kantor kelurahan tersebut tidak mencerminkan marwah pemerintah.

Bacaan Lainnya

“Melihat kondisinya sangat miris. Ini kantor pelayanan masyarakat, tapi keadaannya seperti rumah tidak layak huni. Atap bocor, air hujan masuk ke dalam kantor, lantai becek. Ini sangat berbahaya,” tegas Aji saat di hubungi

Ia mengaku khawatir air hujan yang masuk ke dalam kantor dapat menyentuh instalasi listrik dan memicu korsleting, yang berpotensi menimbulkan kecelakaan bagi pegawai maupun masyarakat.

“Jangan tunggu ada korban. Kalau air menyentuh aliran listrik dan terjadi setrum, siapa yang bertanggung jawab? Ini harus segera diantisipasi,” ujarnya.

Selain risiko korsleting, Aji juga menyoroti potensi kecelakaan lain seperti masyarakat terpeleset akibat lantai licin saat hujan. Menurutnya, pelayanan publik seharusnya dilakukan di tempat yang bersih, aman, dan nyaman.

“Pelayanan publik itu soal keselamatan dan kenyamanan. Kalau kantor saja bocor dan kumuh, ini bisa menimbulkan perspektif buruk terhadap pemerintah,” tambahnya.

Ia mendesak pemerintah daerah, khususnya pihak kecamatan dan instansi terkait, agar segera melakukan perbaikan serta pengawasan terhadap kondisi kantor-kantor kelurahan.

“Tolong jaga marwah pemerintah. Jangan tutup mata. Pengawasan harus berjalan,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (PLT) Lurah Muara Ciujung Barat, Nina Chusniati, mengakui bahwa kondisi kantor kelurahan memang membutuhkan perhatian serius. Ia berharap pemerintah daerah dapat segera merealisasikan perbaikan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

“Kami tentu berharap ada perbaikan secepatnya. Kantor kelurahan ini setiap hari digunakan untuk pelayanan masyarakat, sehingga kami ingin suasananya aman, nyaman, dan layak,” ujar Nina.

Menurutnya, pihak kelurahan tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat meski dengan keterbatasan sarana dan prasarana yang ada.

“Kami tetap berkomitmen melayani masyarakat semaksimal mungkin. Namun kami juga sangat berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah agar fasilitas kantor ini bisa segera diperbaiki,” tambahnya.

Lebih jauh, Aji Rosyad yang juga Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pengcab Lebak itu menyatakan pihaknya siap melakukan langkah lanjutan apabila keluhan masyarakat terus diabaikan.

“Kami akan melakukan konsolidasi untuk audiensi secara persuasif dan harmonis. Namun jika tetap tidak didengar, kami tidak menutup kemungkinan menempuh jalur aksi turun ke jalan,” tegasnya

Aji menekankan bahwa kritik yang disampaikan semata-mata demi kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah.

“Kami berkomitmen terus mengkritisi demi perbaikan dan kemajuan pembangunan. Dinilai buruk atau apa pun, kami tidak peduli. Yang penting ada perbaikan dan ada kebaikan untuk masyarakat,” pungkas Aji Rosyad.

Pos terkait