Jalan Kampung Wakap Rusak Parah Hampir 20 Tahun, Warga Kian Terpuruk

Jalan Kampung Wakap Rusak Parah Hampir 20 Tahun, Warga Kian Terpuruk I Teras Media
Foto: Kondisi Jalan di Kampung Wakap, Desa Curug Panjang, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak
Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Warga Kampung Wakap, Desa Curug Panjang, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, mengeluhkan kondisi jalan kampung yang rusak parah dan berlumpur. Kerusakan jalan tersebut dinilai telah berlangsung lama dan hingga kini belum juga mendapatkan perbaikan.

Keluhan warga tertuju pada ruas jalan menuju Kampung Wakap yang saat ini di sejumlah titik mengalami kerusakan cukup serius. Jalan terlihat berlubang, sementara paving block tertutup tanah merah, sehingga licin dan sulit dilalui.

Kondisi tersebut dinilai sangat memprihatinkan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua. Jalan rusak ini pun menjadi sorotan warga karena sudah bertahun-tahun tak kunjung diperbaiki.

Bacaan Lainnya

Salah seorang warga, Pandi, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan Kampung Wakap yang berlokasi di Desa Curug Panjang tersebut telah berlangsung selama 19 tahun, bahkan hampir mencapai 20 tahun tanpa adanya perbaikan berarti.

“Kerusakan jalan ini sudah berlangsung sekitar 19 tahun, hampir 20 tahun, dan belum juga diperbaiki,” ujar Pandi, Rabu (21/01/2026).

Lebih lanjut, Pandi menyampaikan bahwa sebelum menjabat selama dua periode, kepala desa setempat sempat berjanji akan memperbaiki jalan Kampung Wakap hingga tembus ke Kampung Koang. Namun hingga kini, janji tersebut belum terealisasi.

Ia menegaskan, pemerintah setempat seharusnya segera melakukan perbaikan, mengingat kondisi jalan yang semakin membahayakan. Bahkan, pada kejadian sebelumnya, banyak pengendara sepeda motor roda dua (R2) terjatuh akibat jalan yang licin dan berlumpur.

Kondisi tersebut semakin parah saat musim hujan dengan intensitas tinggi. Jika dibiarkan, dikhawatirkan akan terus menimbulkan kecelakaan dan kerugian bagi masyarakat.

Tak hanya membahayakan pengendara, jalan tersebut juga menjadi satu-satunya akses utama warga. Akibatnya, aktivitas masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, kerap terhambat ketika kondisi jalan memburuk.

Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya yang enggan disebutkan namanya. Ia mengatakan, jalan Kampung Wakap kerap menjadi lokasi jatuhnya pengendara motor dan sudah seperti menjadi langganan kecelakaan.

Pandi kembali menyampaikan harapannya kepada pemerintah daerah, baik pemerintah kabupaten maupun provinsi, agar segera memprioritaskan perbaikan jalan di Kampung Wakap.

“Kami berharap pemerintah kabupaten dan provinsi memprioritaskan perbaikan jalan di Kampung Wakap. Jalan ini sudah terlalu lama rusak berat dan belum tersentuh perbaikan. Dinas terkait seharusnya memperhatikan wilayah yang kondisinya sudah sangat parah,” tegasnya.

Ia menutup dengan kembali berharap agar perbaikan segera dilakukan, mengingat kondisi jalan tersebut sudah sangat lama dikeluhkan oleh warga.

Pos terkait