Kasat Reskrim Polres Sorong Kota Tanggapi RDP DPRD soal Dugaan BBM Ilegal

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Sorong – Kasat Reskrim Polres Sorong Kota, AKP Airlangga U. Tan, S.Tr.S.IK., menanggapi pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) oleh DPRD Kota Sorong terkait dugaan peredaran Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di wilayah tersebut.

RDP ini mencuat setelah maraknya pemberitaan media dan perhatian publik terhadap kelangkaan BBM yang sempat terjadi di Kota Sorong, Jumat (27/3/2026). Dugaan mengarah pada praktik penimbunan serta penjualan BBM bersubsidi dengan harga non-subsidi kepada sejumlah perusahaan. BBM tersebut disebut-sebut disimpan di kompleks Bekang sebelum kembali dijual demi meraup keuntungan.

Menanggapi hal itu, AKP Airlangga menegaskan pihaknya siap menindak tegas apabila ditemukan bukti pelanggaran hukum. Ia menyampaikan bahwa setiap proses penanganan akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Penindakan tentu harus didukung data dan bukti yang akurat. Tanpa itu, proses hukum tidak bisa berjalan maksimal,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa distribusi BBM bersubsidi saat ini telah menggunakan sistem barcode sehingga lebih terkontrol. Terkait isu kelangkaan, pihaknya mengaku belum menerima laporan resmi dari Pertamina yang menyatakan adanya kelangkaan BBM di Kota Sorong.

Mengenai nama yang sempat disebut dalam pemberitaan, yakni seorang perempuan bernama Desi, Kasat Reskrim mengaku belum mengenal yang bersangkutan. Ia menegaskan bahwa penanganan perkara akan tetap mengedepankan fakta hasil penyelidikan.

Sebelumnya, kelangkaan BBM sempat memicu aksi unjuk rasa para sopir angkutan umum yang menuntut perhatian serius dari pemerintah dan aparat penegak hukum. Aparat kepolisian pun dikerahkan untuk melakukan pengamanan di sejumlah SPBU.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Pertamina yang menyebut kelangkaan BBM disebabkan praktik penimbunan atau penyalahgunaan distribusi. Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam proses penyelidikan.

Melalui RDP yang digelar, DPRD Kota Sorong diharapkan dapat menggali fakta secara komprehensif serta memberikan rekomendasi kebijakan yang tepat bagi pemerintah daerah.

Kasat Reskrim menambahkan, pihak kepolisian tetap membuka ruang koordinasi dengan DPRD maupun Pertamina guna memastikan distribusi BBM berjalan sesuai aturan.

Ia menegaskan, apabila data dan bukti telah lengkap, maka penindakan tegas akan segera dilakukan.

Penulis : Feri

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Berita Terkait

FPK Lebak Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih, Ajak Masyarakat Refleksikan Makna Kemerdekaan
Krisis Air 5 Bulan Tanpa Hujan: Karang Taruna Banten Turun Tangan, Warga Kasemen Rela Andalkan Air Payau
Sidang Perdana Gabriel Lumbantoruan Digelar, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Pelanggaran Prosedur
Mahfuddin Cakra Saputra Resmi Jabat Kajari Sumbawa Barat, Bawa Semangat Penegakan Hukum Bersih
Unggul 4-2 di Putaran Kedua, Pieter Jerry Baru Nahkodai Pemuda Katolik Papua Barat Daya
Polda Banten Hadirkan Layanan SIM Keliling di Bayah, Ini Jadwal dan Syaratnya
Peduli Kesehatan Warga, Polda Banten Hadirkan Layanan Gratis di Bayah
HUT ke-10, Bank Banten Siap Menjadi Bagian Penting Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Banten
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:59 WIB

FPK Lebak Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih, Ajak Masyarakat Refleksikan Makna Kemerdekaan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Krisis Air 5 Bulan Tanpa Hujan: Karang Taruna Banten Turun Tangan, Warga Kasemen Rela Andalkan Air Payau

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Sidang Perdana Gabriel Lumbantoruan Digelar, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Pelanggaran Prosedur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:15 WIB

Mahfuddin Cakra Saputra Resmi Jabat Kajari Sumbawa Barat, Bawa Semangat Penegakan Hukum Bersih

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:14 WIB

Unggul 4-2 di Putaran Kedua, Pieter Jerry Baru Nahkodai Pemuda Katolik Papua Barat Daya

Berita Terbaru