KPK Luncurkan Aplikasi JAGA Pelabuhan

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 9 Desember 2022 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

TerasMedia.co Jakarta – Bertepatan dengan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2022, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan kanal aduan baru di laman JAGA.id yang terintegrasi dengan portal Lembaga Nasional Single Window (LNSW). Secara simbolis Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menekan tombol dan menandai aplikasi JAGA Pelabuhan siap digunakan,” Jakarta, 9 Desember 2022.

Berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (9/12), salah satu sistem di dalam aplikasi tersebut ialah Indonesia Nasional Single Window (INSW) yang akan mempermudah pengurusan dokumen barang ekspor atau impor. Sistem ini mengintegrasikan pelbagai proses layanan di Pelabuhan guna efisiensi dan efektivitas layanan Pelabuhan.

Peluncuran ini merupakan komitmen KPK melalui tim Strategi Nasional Pemberantasan Korupsi (Stranas PK) untuk melakukan pemangkasan birokrasi dan layanan Pelabuhan. Hal ini menjadi penting, mengingat pelabuhan memegang peranan kunci untuk memperbaiki rantai logistik.

Data Logistic Performance Index yang dikeluarkan oleh World Bank tahun 2018, biaya logistik di Indonesia masuk ke dalam kategori tinggi yang menjadikan peringkat Indonesia paling rendah dibandingkan negara lain di dunia. Oleh karenanya, pembenahan dan tata kelola pelabuhan adalah upaya dalam memangkas birokrasi dan peningkatan layanan di Kawasan pelabuhan.

Stranas PK telah mengidentifikasi tiga kelompok subjek dalam pengelolaan kawasan pelabuhan. Tiga kelompok subjek ini menjadi pijakan untuk perbaikan dan pembenahan yang dituangkan dalam lima aksi.

Lima aksi itu mengurai regulasi yang tumpang tindih, tata kelola bongkar muat (TKBM), implementasi Nasional Logistik Ecosystem (NLE), dan penerapan sistem layanan dan perbaikan birokrasi penyedia jasa layanan pelabuhan.

Proges dari aksi tercermin dalam indikator dari masing-masing aksi. Salah satu indikator nasional logistik ekosistem yang penting adalah layanan Single Submission Pabean dan Karantina. Layanan ini mengifisienkan proses pemeriksaan bersama, bea cukai karantina, sehingga tidak ada duplikasi kegiatan pemeriksaan fisik baik untuk impor maupun ekspor.

Dalam waktu satu tahun sejak aksi pelabuhan bergulir, pelayanan di pelabuhan telah melakukan satu sistem yaitu INSW dimana pengguna jasa hanya cukup gunakan satu kali input. Sebelumnya pelayanan dilakukan secara tatap muka dan manual satu per satu ke penyedia jasa layanan pemerintah sehingga tidak efisien dan efektif.

Sistem ini telah digunakan di 14 pelabuhan utama di seluruh wilayah Indonesia dan akan menjadi pilot project pelaksanaan aksi pelabuhan Stranas PK.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

GAANAS Soroti Pokir DPRA Rp1 Triliun, KPK Didesak Telusuri Rantai Anggaran
Kasus Kecelakaan Kerja Sri Rahayu Masuk Penyelidikan, KP MBG: Bongkar Seluruh Mata Rantai Tanggung Jawab
LBH PRABHU Lantik Pengurus Cabang Kota Tangerang Selatan, Perkuat Akses Keadilan bagi Masyarakat
Keterangan Ahli Tunjukkan Cacat Hukum, Perkara Gabriel Lumbantoruan Dinilai Melukai Keadilan
Tim Tabur Kejati Banten Berhasil Tangkap DPO Penipuan di Tegal ​
Sinergi Lintas Lembaga Terjalin Indah, Komisi III DPR RI Pantau Langsung Kinerja Kejati Banten
Jangan Sembunyi di Balik Sakit, Kejati Sumut Pastikan Eksekusi Alexander Tetap Berjalan
 12 Izin Kehutanan Masuk KPK dan Kejagung, Matahukum: Sekjen Kemenhut Tak Bisa Lepas Tangan
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 23:33 WIB

GAANAS Soroti Pokir DPRA Rp1 Triliun, KPK Didesak Telusuri Rantai Anggaran

Senin, 28 September 2026 - 18:22 WIB

Kasus Kecelakaan Kerja Sri Rahayu Masuk Penyelidikan, KP MBG: Bongkar Seluruh Mata Rantai Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 07:04 WIB

LBH PRABHU Lantik Pengurus Cabang Kota Tangerang Selatan, Perkuat Akses Keadilan bagi Masyarakat

Jumat, 25 September 2026 - 08:58 WIB

Keterangan Ahli Tunjukkan Cacat Hukum, Perkara Gabriel Lumbantoruan Dinilai Melukai Keadilan

Jumat, 25 September 2026 - 08:41 WIB

Tim Tabur Kejati Banten Berhasil Tangkap DPO Penipuan di Tegal ​

Berita Terbaru