CBA Desak Kejari Jaksel Telusuri Jejak Donald Wihardja dan Pandu Sjahrir

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 3 Agustus 2025 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Direktur Eksekutif CBA, Uchok Sky Khadafi, Jumat (1/8/2025)

i

Keterangan foto : Direktur Eksekutif CBA, Uchok Sky Khadafi, Jumat (1/8/2025)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) resmi menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait investasi yang dilakukan oleh PT Metra Digital Investama (MDI Ventures) dan PT BRI Ventura Investama (BRI Ventures) ke PT Tani Group Indonesia (Tanihub) pada periode 2019–2023.

Ketiga tersangka yang telah ditetapkan adalah Direktur MDI Ventures Donald Wihardja, mantan Direktur Utama Tanihub Ivan Arie Sustiawan, dan mantan Direktur Tanihub Edison Tobing.

Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, menilai langkah Kejari Jaksel tersebut masih belum cukup. Ia menyebut bahwa kasus ini merupakan bagian dari praktik korupsi berjamaah yang melibatkan lebih banyak pihak, khususnya kalangan profesional muda di sektor investasi dan teknologi.

“Sangat mungkin ada lebih dari tiga orang yang terlibat. Kejari Jaksel harus memeriksa siapa pihak internal Tanihub yang memanipulasi laporan keuangan hingga bisa mengelabui MDI Ventures,” ungkap Uchok dalam keterangannya, Ahad (3/8).

Uchok juga menyoroti pentingnya Kejari menyusuri jejak Donald Wihardja sebelum bergabung di MDI Ventures, terutama saat menjabat sebagai Partner di Convergence Ventures — perusahaan yang kini berganti nama menjadi AC Ventures.

“Apalagi salah satu pendiri AC Ventures, Pandu Sjahrir, kini berada di posisi strategis di Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Ini bisa menjadi pintu masuk untuk membongkar jaringan lebih besar di balik skandal ini,” tambah Uchok.

Selain itu, ia menekankan perlunya pemeriksaan terhadap Pamitra Wineka, co-founder dan mantan CEO Tanihub. “Pamitra pasti tahu lebih dalam soal manuver keuangan dan manipulasi di internal perusahaan. Jangan karena sekarang beliau duduk sebagai komisaris independen MIND ID, lalu Kejari segan memanggilnya,” ujar Uchok.

Sebagai informasi, Donald Wihardja diduga melakukan penyalahgunaan wewenang dengan menyetujui investasi secara melawan hukum kepada Tanihub. Sementara Ivan Arie Sustiawan dan Edison Tobing diduga memanipulasi data perusahaan demi menggaet dana investasi dari MDI dan BRI Ventures, lalu menyalahgunakannya untuk kepentingan pribadi.

Penyidikan masih berlanjut. Publik menanti apakah Kejari Jaksel akan berani menelusuri lebih dalam aktor-aktor besar lainnya yang selama ini berada di balik bayang-bayang “profesional muda” yang bermain dalam ranah investasi digital dan startup.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

GAANAS Soroti Pokir DPRA Rp1 Triliun, KPK Didesak Telusuri Rantai Anggaran
Kasus Kecelakaan Kerja Sri Rahayu Masuk Penyelidikan, KP MBG: Bongkar Seluruh Mata Rantai Tanggung Jawab
LBH PRABHU Lantik Pengurus Cabang Kota Tangerang Selatan, Perkuat Akses Keadilan bagi Masyarakat
Keterangan Ahli Tunjukkan Cacat Hukum, Perkara Gabriel Lumbantoruan Dinilai Melukai Keadilan
Tim Tabur Kejati Banten Berhasil Tangkap DPO Penipuan di Tegal ​
Sinergi Lintas Lembaga Terjalin Indah, Komisi III DPR RI Pantau Langsung Kinerja Kejati Banten
Jangan Sembunyi di Balik Sakit, Kejati Sumut Pastikan Eksekusi Alexander Tetap Berjalan
 12 Izin Kehutanan Masuk KPK dan Kejagung, Matahukum: Sekjen Kemenhut Tak Bisa Lepas Tangan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 23:33 WIB

GAANAS Soroti Pokir DPRA Rp1 Triliun, KPK Didesak Telusuri Rantai Anggaran

Senin, 28 September 2026 - 18:22 WIB

Kasus Kecelakaan Kerja Sri Rahayu Masuk Penyelidikan, KP MBG: Bongkar Seluruh Mata Rantai Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 07:04 WIB

LBH PRABHU Lantik Pengurus Cabang Kota Tangerang Selatan, Perkuat Akses Keadilan bagi Masyarakat

Jumat, 25 September 2026 - 08:58 WIB

Keterangan Ahli Tunjukkan Cacat Hukum, Perkara Gabriel Lumbantoruan Dinilai Melukai Keadilan

Jumat, 25 September 2026 - 08:41 WIB

Tim Tabur Kejati Banten Berhasil Tangkap DPO Penipuan di Tegal ​

Berita Terbaru

Gerakan Aksi Anti Korupsi Nasional (GAANAS) melontarkan kritik terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA),

Hukum dan Kriminal

GAANAS Soroti Pokir DPRA Rp1 Triliun, KPK Didesak Telusuri Rantai Anggaran

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:33 WIB