Pengamat: Presiden dan Aparat Hukum Harus Tegas Tangani Judi Online di Media Sosial

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iklan Judi Online Marak Dimedia Sosial .

i

Iklan Judi Online Marak Dimedia Sosial .

Ikuti kami di Google News

Jakarta | Maraknya iklan judi online yang membanjiri media sosial mendapat sorotan tajam dari pengamat media sosial Agus Partono. Ia menilai fenomena ini bukan sekadar gangguan digital, tetapi ancaman serius bagi generasi muda dan ketertiban sosial.

Agus menyebut iklan-iklan judi online tersebut disebarkan secara masif melalui konten hiburan, live streaming, hingga modus giveaway. Lebih parah lagi, promosi kini merambah ke pesan pribadi di aplikasi perpesanan Facebook, Instagram, hingga TikTok.

“Ini bukan sekadar iklan nakal, ini operasi sistematis. Ototnya para bandar, otaknya yang harus ditangkap,” tegas Agus.

Menurutnya, banjir promosi judol di ruang digital menandakan kegagalan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang dipimpin Mutia Hafids.

“Kalau judi online semudah itu ditemukan, berarti negara kalah di ruang digital,” kritik Agus.

Ia menegaskan pemerintah bersama aparat penegak hukum harus segera bertindak, tidak hanya memblokir situs atau melaporkan iklan ke platform, tetapi juga memburu para bandar dan penyebarnya.

“Kalau dibiarkan, generasi muda kita habis. Anak-anak yang sehari-hari main medsos jadi target empuk,” katanya.

Agus mendesak Presiden Prabowo dan aparat penegak hukum turun tangan langsung. “Presiden jangan hanya mengandalkan Komdigi. Ini masalah nasional, harus ada gebrakan nyata. Tangkap otaknya, bukan hanya kaki tangannya,” ujarnya.

Fenomena judi online yang kian brutal di media sosial, lanjut Agus, sudah menjadi rahasia umum. Ia menilai, jika langkah serius tidak segera diambil, maka kerusakan sosial akibat judi online akan semakin sulit dipulihkan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

GAANAS Soroti Pokir DPRA Rp1 Triliun, KPK Didesak Telusuri Rantai Anggaran
Kasus Kecelakaan Kerja Sri Rahayu Masuk Penyelidikan, KP MBG: Bongkar Seluruh Mata Rantai Tanggung Jawab
LBH PRABHU Lantik Pengurus Cabang Kota Tangerang Selatan, Perkuat Akses Keadilan bagi Masyarakat
Keterangan Ahli Tunjukkan Cacat Hukum, Perkara Gabriel Lumbantoruan Dinilai Melukai Keadilan
Tim Tabur Kejati Banten Berhasil Tangkap DPO Penipuan di Tegal ​
Sinergi Lintas Lembaga Terjalin Indah, Komisi III DPR RI Pantau Langsung Kinerja Kejati Banten
Jangan Sembunyi di Balik Sakit, Kejati Sumut Pastikan Eksekusi Alexander Tetap Berjalan
 12 Izin Kehutanan Masuk KPK dan Kejagung, Matahukum: Sekjen Kemenhut Tak Bisa Lepas Tangan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 23:33 WIB

GAANAS Soroti Pokir DPRA Rp1 Triliun, KPK Didesak Telusuri Rantai Anggaran

Senin, 28 September 2026 - 18:22 WIB

Kasus Kecelakaan Kerja Sri Rahayu Masuk Penyelidikan, KP MBG: Bongkar Seluruh Mata Rantai Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 07:04 WIB

LBH PRABHU Lantik Pengurus Cabang Kota Tangerang Selatan, Perkuat Akses Keadilan bagi Masyarakat

Jumat, 25 September 2026 - 08:58 WIB

Keterangan Ahli Tunjukkan Cacat Hukum, Perkara Gabriel Lumbantoruan Dinilai Melukai Keadilan

Jumat, 25 September 2026 - 08:41 WIB

Tim Tabur Kejati Banten Berhasil Tangkap DPO Penipuan di Tegal ​

Berita Terbaru