Kejari Lebak di Demo : GAMPAR Desak Kejari Periksa Eks Pengurus UPK Program PNPM Tahun 2014 Se Kabupaten Lebak

Avatar photo

- Penulis

Senin, 29 Juni 2026 - 21:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan poto : Gampar desak Kejari Lebak usut tuntas dugaan penyelewengan anggaran PNPM tahun 2014 seluruh UPK se Kabupaten Lebak

i

Keterangan poto : Gampar desak Kejari Lebak usut tuntas dugaan penyelewengan anggaran PNPM tahun 2014 seluruh UPK se Kabupaten Lebak

Ikuti kami di Google News

TERASMEDIA.CO LEBAK – Ditengah teriknya matahari, para Ketua Lembaga Swadaya Masyrakat (LSM) bersama elemen Mahasiswa, yang tergabung dalam Gerakan Moral Penyelamat Anggaran (GAMPAR) Kabupaten Lebak, melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kejasaan Negeri Lebak. Kedatangan masa aksi dari GAMPAR tersebut, untuk mempertanyakan perkembangan penangan dugaan kasus penyelewengan anggaran UPK eks PNPM pedesaan mandiri tahun 2014 di semua Kecamatan se Kabupaten Lebak Banten, sekaligus mendesak Kejari Lebak agar segera melakukan penanganan secara serius atas dugaan penyelewengan anggaran PNPM tersebut tanpa tebang pilih. Hal itu di ungkapkan, Yayat Ruhyatna, selaku Koordinator aksi yang di gelar depan kantor Kejari pada 29/6/2026

 

“Aksi di depan kantor Kejari Lebak saat ini, dalam rangka mempertanyakan perkembangan penanganan dugaan penyelewengan anggaran PMPM bagi seluruh penggurus UPK tahun 2014, se Kabupaten Lebak, karena dari Tahun 2025 sampai saat ini, Kejaksaan Negeri Lebak, baru memproses satu Kecamatan, dari Dua puluh depan Kecamatan yakni pengurus UPK Kecamatan Cibadak yang di proses, sampai ke persidangkan, sementara yang lainnya masih belum ada kejelasan,”Beber Yatna

 

Lebih jauh, Yatna, sapaan akrabnya, mengatakan jadi kedatangan kita kali ini, untuk mempertanyakan perkembangan proses hukum yang lainnya, serta mendesak agar Kejaksaan Negeri Lebak untuk segera memproses eks pengurus UPK lainnya, tanpa tebang pilih dan transparan, sehingga tidak terkesan tebang pilih. Masa dari 28 Kecamatan, cuman Kecamatan Cibadak doang yang di periksa,”Tandesnya

 

Sementara itu, Yudhit Kaatria, SH. MH, selaku Kepala Seksi Intelijen (Kastel) Kejaksaan Negeri Lebak didampingi, Kepala Seksi Pidana Husus (Kapidsus) Agung Malik, SH. MH, saat di konfirmasi di kantor Kejaksaan Negeri Lebak, mengaku baru Update persoalan tersebut,

 

“Terkait aksi demo temen – temen Gampar tadi, pada intinya adalah untuk mempertanyakan perkembangan penanganan kasus laporan UPK, seperti UPK Kecamatan Cibadak yang sudah di proses, dan kami sendiri baru Update, jika ternyata masih ada persoalan UPK di Kecamatan lain. Namun intinya kami terima laporan dari temen – temen, dan kami akan tindaklanjuti, tentu dengan berkoordinasi dengan pimpinan (Pak Kejari/Red),”Ujarnya

Terkait persoalan, apakah UPK di Kecamatan lain melakukan hal yang sama, dengan UPK Cibadak atau tidak, tentu hal itu perlu kita kaji dan dalami lebih matang, dari bukti – bukti data, keterangan saksi dan lain sebagainya, jadi untuk saat ini kita belum bisa berandai andai. Tapi yang jelas kita akan Uptodate perkembangannya nanti,”Tandes Kasi intel Kejari Lebak yang baru beberapa bulan menjabat tersebut

 

Hal senada di ungkapkan oleh Agung Malik. SH. MH, selaku Kasi Pidsus. “Kami mengucapkan terimakasih terkait demo yang di lakukan temen – temen tadi, karena itu adalah sebagai bentuk support buat kami, untuk terus bekerja profesional dan tranparan, dalam menegakan supermasi hukum, dan itu adalah sebagai bentuk dukukungan buat kami,”Imbuhnya

 

“Dan Kedepan kita akan berkoordinasi dengan pak Kejari sebagai pimpinan, dalam menindaklanjuti laporan aduan ini,”Pungkasnya

 

Penulis : Rai Kusbini

Komentar ditutup.

Berita Terkait

IPW: Penanganan Perkara Notaris Lily Penuh Dugaan Pelanggaran Prosedur
Pelimpahan Perkara Belum Dilakukan, Praperadilan Jadi Langkah Uji Due Process Perkara PT ARA
Kedatangan Teuku Rahmatsyah Sebagai Kajati Aceh Diringkai Tradisi Peusijuk Penuh Kekhusyukan
Nasir Djamil Tekankan Integritas dan Transparansi Peradilan di PN Banda Aceh
Kebakaran Gedung Bapenda DKI: Polisi Periksa 10 Saksi, Puslabfor Turun Selidiki Asal Api
Pemuda Muslimin Indonesia Desak Pemkot Tangerang Tutup Hiburan Malam Liar di Bantaran Kali Batusari
Sidang Praperadilan Gabriel: Jawaban Polri Justru Kukuhkan Dugaan Cacat Prosedur
Sidang Praperadilan Kasus Gas Portable Digelar di PN Jakarta Utara ​
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:10 WIB

IPW: Penanganan Perkara Notaris Lily Penuh Dugaan Pelanggaran Prosedur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Pelimpahan Perkara Belum Dilakukan, Praperadilan Jadi Langkah Uji Due Process Perkara PT ARA

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Kedatangan Teuku Rahmatsyah Sebagai Kajati Aceh Diringkai Tradisi Peusijuk Penuh Kekhusyukan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Nasir Djamil Tekankan Integritas dan Transparansi Peradilan di PN Banda Aceh

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:29 WIB

Kebakaran Gedung Bapenda DKI: Polisi Periksa 10 Saksi, Puslabfor Turun Selidiki Asal Api

Berita Terbaru

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso

Hukum dan Kriminal

IPW: Penanganan Perkara Notaris Lily Penuh Dugaan Pelanggaran Prosedur

Senin, 17 Agu 2026 - 13:10 WIB