Terasmedia.co Jakarta — Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eric Hermawan, menyampaikan tiga pertanyaan krusial dalam rapat Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Periode 2025–2030 yang digelar di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta (1/7).
Dalam sesi tersebut, Eric menyoroti tantangan ekonomi nasional yang sedang menghadapi ketidakpastian dan tekanan global. Ia meminta calon Deputi Gubernur BI untuk menjelaskan langkah konkret yang akan diambil dalam menjalankan kebijakan moneter di tengah situasi ekonomi yang kurang menggembirakan.
“Mengingat ekonomi kita sedang dalam kondisi yang tidak terlalu baik, bagaimana Bapak sebagai calon Deputi Gubernur BI akan menerapkan dan melaksanakan kebijakan moneter secara efektif?” tanya Eric.
Pertanyaan kedua yang dilontarkan menyangkut pengelolaan sistem pembayaran nasional. Eric menekankan pentingnya keandalan dan keamanan sistem pembayaran di tengah maraknya inovasi digital dan potensi risiko sistemik.
“Bagaimana cara Bapak mengatur dan menjaga sistem pembayaran di Indonesia agar tetap efisien, inklusif, dan aman?” ujarnya.
Pertanyaan terakhir menyentuh aspek koordinasi antarlembaga dalam pengelolaan kebijakan fiskal dan moneter.
“Menurut pandangan Bapak, apakah perlu Bank Indonesia melakukan konsultasi atau singkronkan dengan Kementerian Keuangan dalam menyusun dan menjalankan kebijakan anggaran?” tutup Eric.
Fit and proper test ini merupakan bagian dari proses seleksi untuk menentukan pimpinan Bank Indonesia yang akan menjabat hingga tahun 2030, dengan harapan mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional dan menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.



