Yusak Ernes Tebay Soroti Ketidaksungguhan Pemprov Papua Tengah dalam Pemberantasan Buta Huruf

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 3 Juli 2025 - 04:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (Red).

i

Foto (Red).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Nabire – Ketua Gerak Nusantara 08 sekaligus Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Papua Tengah, Yusak Ernes Tebay, menyoroti lemahnya komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam menangani masalah buta huruf. Ia menilai Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley belum menunjukkan keseriusan dalam menangani persoalan ini, padahal Papua Tengah menempati urutan kedua tertinggi tingkat buta aksara dari 39 provinsi di Indonesia.

“Pemerintah daerah lebih sibuk menghadirkan berbagai lembaga dan yayasan tanpa memperhatikan masalah pokok, yakni Pemberantasan Buta Huruf (PBH). Anak-anak usia sekolah justru hanya mondar-mandir tanpa kegiatan pendidikan yang jelas,” tegas Yusak (2/7).

Ia menambahkan bahwa buta huruf bukan sekadar persoalan kemampuan membaca dan menulis, tetapi berdampak besar terhadap pembangunan sumber daya manusia di Papua Tengah dan Indonesia secara umum.

“Generasi yang buta aksara sulit mengikuti pendidikan formal maupun non-formal. Mereka tidak bisa berkembang dan akhirnya sulit mendapatkan pekerjaan layak. Ini memperparah siklus kemiskinan dan membatasi partisipasi dalam kehidupan sosial maupun politik,” ujar Yusak.

Yusak juga memperingatkan bahwa ketimpangan sosial dan digital akan semakin melebar jika buta huruf tidak segera ditangani. Di era teknologi saat ini, kemampuan literasi menjadi kunci utama untuk adaptasi dan kemajuan.

“Buta huruf membuat masyarakat rentan terhadap hoaks dan penipuan. Ini bukan hanya soal individu, tapi masa depan bangsa. Kita harus sadar, ini darurat,” lanjutnya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta perhatian khusus dari pemerintah pusat agar memberikan dukungan nyata bagi anak-anak di Papua Tengah. “Kami harap segera ada solusi konkret. Jangan sampai anak-anak kami menjadi korban dari ketidaksungguhan negara dalam memberantas buta huruf,” pungkas Yusak.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Gaya Politik Egaliter Prabowo Tercermin pada Dasco — Harmoni dengan Gibran Bukti Nyata
Tiang Provider Menjamur di Pandeglang, Denyy Soroti Penataan: “Pemkab Tak Berdaya?
Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan
Rekam Jejak Pengabdian: Universitas La Tansa Mashiro Perkuat Sinergi Kampus dengan Sekolah di Lebak
Kinerja Menhut Raja Juli Diduga Hambat Investasi, Jadi Perhatian Kejagung dan KPK
Putusan MK Guncang Bakamla, Lembaga Penjaga Laut di Ujung Tanduk
Ahmad Jayani Pimpin PAGAR PALMERAH, 60 Pedagang Gelora-Palmerah Bangun Wadah Bersatu dan Berdaya
Marwan Jafar PKB: Bank Indonesia Wajib Dorong Penguatan dan Penyehatan UMKM
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 16:53 WIB

Gaya Politik Egaliter Prabowo Tercermin pada Dasco — Harmoni dengan Gibran Bukti Nyata

Jumat, 18 September 2026 - 13:37 WIB

Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan

Kamis, 17 September 2026 - 17:17 WIB

Rekam Jejak Pengabdian: Universitas La Tansa Mashiro Perkuat Sinergi Kampus dengan Sekolah di Lebak

Kamis, 17 September 2026 - 16:20 WIB

Kinerja Menhut Raja Juli Diduga Hambat Investasi, Jadi Perhatian Kejagung dan KPK

Kamis, 17 September 2026 - 10:47 WIB

Putusan MK Guncang Bakamla, Lembaga Penjaga Laut di Ujung Tanduk

Berita Terbaru

Daerah

Jalan Ciinjuk Rusak Dikepung Genangan Air Saat Hujan

Sabtu, 19 Sep 2026 - 15:13 WIB