Evaluasi Distribusi LPG 3 Kg Mendesak, Komisi XIII DPR Soroti Kelangkaan Saat Lebaran

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Anggota Komisi XII DPR RI, Ateng Sutisna, menyoroti perlunya evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola distribusi energi bersubsidi, khususnya LPG 3 kg. Hal ini menyusul fenomena kelangkaan dan kenaikan harga yang kerap terjadi setiap momentum Lebaran.

Menurut Ateng, kondisi tersebut menjadi ironi karena secara nasional stok LPG sebenarnya berada dalam kategori aman. Bahkan, pemerintah telah melakukan penambahan pasokan guna mengantisipasi lonjakan konsumsi selama periode hari raya.

“Kalau stok aman tapi di lapangan langka dan mahal, berarti ada persoalan serius di distribusi. Ini yang harus segera dibenahi,” ujarnya dalam keterangan pers, Jumat (27/3/2026).

Ia menilai, persoalan utama bukan pada ketersediaan, melainkan pada sistem penyaluran yang belum berjalan optimal di tingkat lapangan. Oleh karena itu, Komisi XII mendorong sejumlah langkah perbaikan konkret.

Pertama, distribusi LPG harus tetap berjalan tanpa hambatan, termasuk saat hari libur nasional. Kedua, pemerintah diminta aktif menggelar operasi pasar di wilayah yang mengalami lonjakan harga signifikan.

Ketiga, percepatan implementasi penyaluran berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) dinilai penting agar subsidi tepat sasaran. Keempat, aparat penegak hukum diminta bertindak tegas terhadap berbagai pelanggaran, seperti penjualan di atas harga eceran tertinggi (HET) hingga praktik pengoplosan.

Ateng menegaskan bahwa persoalan ini tidak boleh dianggap sebagai hal yang berulang tanpa solusi. Ia meminta adanya langkah nyata agar masyarakat tidak terus menghadapi kondisi serupa setiap tahun.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam pengawasan dengan melaporkan jika menemukan pelanggaran distribusi di lapangan. Bagi masyarakat yang mampu, ia mengimbau untuk beralih menggunakan LPG nonsubsidi.

“Dengan distribusi yang lancar dan pengawasan yang ketat, kebutuhan masyarakat seharusnya dapat terpenuhi dengan baik,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tugas Menjaga Indonesia Tidak Pernah Selesai,  Bung AIR Ajak Generasi Muda Terus Berkontribusi
Camellia Apresiasi Wacana Pengadilan Ad Hoc: BUMN Harus Dikembalikan untuk Kepentingan Rakyat
 Menjelang Muktamar NU ke-35: Sorotan Bergeser ke Perebutan Posisi Rais Aam ​
Dr RD Mohammad Teguh Darmawan Resmi Jabat Kajati Jawa Barat, Gantikan Sutikno
Anton Suratto Daftar Kembali Ketua DPD Demokrat Jabar, Didukung 27 DPC
FBB Imbau Masyarakat Saring Informasi dan Tangkal Hoaks di Media Sosial
Egi Hendrawan Puji Rekor MURI Kapolri Cup 2026 dan Peran Gen Z Jaga Dunia Siber
BEM Indonesia Desak KPK Usut Tata Kelola PT Vale IGP Pomalaa, Soroti Dugaan 200 Ribu Ton Ore Nikel
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Tugas Menjaga Indonesia Tidak Pernah Selesai,  Bung AIR Ajak Generasi Muda Terus Berkontribusi

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Camellia Apresiasi Wacana Pengadilan Ad Hoc: BUMN Harus Dikembalikan untuk Kepentingan Rakyat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:09 WIB

 Menjelang Muktamar NU ke-35: Sorotan Bergeser ke Perebutan Posisi Rais Aam ​

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:22 WIB

Dr RD Mohammad Teguh Darmawan Resmi Jabat Kajati Jawa Barat, Gantikan Sutikno

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Anton Suratto Daftar Kembali Ketua DPD Demokrat Jabar, Didukung 27 DPC

Berita Terbaru

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso

Hukum dan Kriminal

IPW: Penanganan Perkara Notaris Lily Penuh Dugaan Pelanggaran Prosedur

Senin, 17 Agu 2026 - 13:10 WIB