Para Perasuk Film Terpilih FFH Edisi Ke-6

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Jakarta, – Festival Film Horor (FFH) Edisi ke-6 tetapkan film Perasuk jadi film terpilih bulan ini, sementara Anggun C Sasmi (Perasuk), Aming (Ghost in The Cell) sebagai pemain wanita dan pria terpilih. Festival yang diselengarakan setiap bulan di tanggal 13, juga memilih Joko Anwar sebagai sutradara terpilih dan Indra Suryadi Director of Photografer.

Selama sebulan proses pemilihan, ada 4 film horor yang tayang di bioskop antara lain, Aku Harus Mati, Ghost in The Cell, Warung Pocong, Tiba-Tiba Setan, dan Para Perasuk. Melalui perdebatan panjang para juri maka diputuskan nama-nama tersebut sebagai yang terpilih.

Penentukan siapa yang terpilih menurut Ketua Dewan Juri Ismail, saat kami memilih bukan atas suka atau tidak suka tapi kami punya kriteria yang bisa dipertanggungjawabkan. Mengenai Para Perasuk menjadi film terpilih, 4 kriteria film horor ada di Para Perasuk, dari 4 film yang beredar di bulan April, salah satunya adalah film ini kental dengan budaya Indonesia.

“Memang banyak yang menyangka Ghost in The Cell sebagai film terpilih, betul film ini bagus namun sebagai film kelas internasional namun fim ini rasa ke-Inodesia-annya kurang. Tapi pesan yang disampaikan mengenai kritik sosial sangat Indonesia, meski kurang mengangkat budaya kita”, kilahnya.

Menurutnya, FFH memilih Anggun C Sasmi, ia bisa keluar dari image dirinya seorang penyanyi, mainnya total bahkan penonton kaget melihat peran Anggun di film Para Perasuk sebagai guru para perasuk yang bukan Anggun biduan tapi pembimbing para perasuk.

Demikian pula dengan Aming, selama ini kita tahu Aming sering berperan ‘banci’, di film Ghost in Thr Cell kita bisa melihat sisi jantan Aming selaku pelaku kriminal yang ditakuti di dalam penjara. “Mendengar julukan ‘tokek’ saja penonton merinding, aktingnya pun ganas”, tambahnya.

Sementara FFH sepakat memilih Indra Suryadi sebagai DoP terpilih bulan ini, arahannya di film The Bell: Panggilan untuk Mati, menjadi sebuah karya yang menghibur. Menutup keterangannnya Ismail berharap FFH menjadi rujukan para sineas berkarya terutama film horor.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Forensic Inference Ladder Model dikembangkan oleh Gunadi Pramono anggota PPBN
Gaya Politik Egaliter Prabowo Tercermin pada Dasco — Harmoni dengan Gibran Bukti Nyata
Tiang Provider Menjamur di Pandeglang, Denyy Soroti Penataan: “Pemkab Tak Berdaya?
Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan
Rekam Jejak Pengabdian: Universitas La Tansa Mashiro Perkuat Sinergi Kampus dengan Sekolah di Lebak
Kinerja Menhut Raja Juli Diduga Hambat Investasi, Jadi Perhatian Kejagung dan KPK
Putusan MK Guncang Bakamla, Lembaga Penjaga Laut di Ujung Tanduk
Ahmad Jayani Pimpin PAGAR PALMERAH, 60 Pedagang Gelora-Palmerah Bangun Wadah Bersatu dan Berdaya
Berita ini 16 kali dibaca
Tag :
Para Perasuk Film Terpilih FFH Edisi Ke-6

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:00 WIB

Forensic Inference Ladder Model dikembangkan oleh Gunadi Pramono anggota PPBN

Sabtu, 19 September 2026 - 16:53 WIB

Gaya Politik Egaliter Prabowo Tercermin pada Dasco — Harmoni dengan Gibran Bukti Nyata

Jumat, 18 September 2026 - 14:41 WIB

Tiang Provider Menjamur di Pandeglang, Denyy Soroti Penataan: “Pemkab Tak Berdaya?

Jumat, 18 September 2026 - 13:37 WIB

Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan

Kamis, 17 September 2026 - 17:17 WIB

Rekam Jejak Pengabdian: Universitas La Tansa Mashiro Perkuat Sinergi Kampus dengan Sekolah di Lebak

Berita Terbaru

Daerah

Jalan Ciinjuk Rusak Dikepung Genangan Air Saat Hujan

Sabtu, 19 Sep 2026 - 15:13 WIB