Yures: MBG Ubah Cara Kerja Anggaran Negara Langsung Menyentuh Kehidupan Rakyat

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua II DPN Tim 8 Prabowo-Gibran, Yusuf Reza Soeleman

i

Wakil Ketua II DPN Tim 8 Prabowo-Gibran, Yusuf Reza Soeleman

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.com Jakarta – Selama ini, anggaran negara dengan nilai besar seringkali hanya terasa berputar di lingkungan pusat kekuasaan, dampaknya belum sepenuhnya dirasakan secara langsung oleh masyarakat luas. Pola itu kini berubah seiring berjalannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Wakil Ketua II DPN Tim 8 Prabowo-Gibran, Yusuf Reza Soeleman yang akrab disapa Yures, program ini menjadi terobosan baru dalam pengelolaan keuangan negara. Kini, dana yang dialokasikan tidak lagi berhenti di tingkat atas, melainkan disalurkan hingga menyentuh langsung kehidupan warga di tingkat paling bawah.

Menurut Yures, manfaat yang dihadirkan pun tidak tunggal. Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak dan kelompok penerima lainnya, MBG juga menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Kata Yures, program ini membuka jutaan lapangan kerja baru sekaligus memberikan peluang bagi usaha mikro dan kecil untuk menjadi pemasok bahan pangan. Hasilnya, roda ekonomi di akar rumput pun ikut tergerak dan berkembang.

Dalam pelaksanaannya, penyaluran bantuan dilakukan melalui berbagai jalur, mulai dari dapur produksi, kantin sekolah, hingga penyerahan langsung kepada orang tua murid. Agar proses ini berjalan lancar, jujur, dan tepat sasaran, Yures menekankan pentingnya pengawasan aktif. Komite sekolah dan lembaga swadaya masyarakat memiliki peran besar untuk memastikan tidak ada penyimpangan dan program berjalan secara transparan.

Ke depannya, Yures berharap skema penentuan prioritas disempurnakan. Penyaluran sebaiknya tidak hanya mengacu pada jumlah siswa di suatu daerah, tetapi lebih dipusatkan pada wilayah dengan angka stunting tertinggi. Selain itu, kata Yures kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita juga harus menjadi fokus utama.

“MBG adalah lembaran sejarah baru: anggaran negara tidak lagi hanya berputar di pusat, tapi benar-benar turun menyentuh kehidupan sehari-hari rakyat. Manfaatnya ganda anak-anak tumbuh sehat dan cerdas, petani dan pelaku UMKM punya pasar baru, serta lapangan kerja terbuka lebar,” jelas Yures.

Namun, Yures mengusulkan agar makin tepat sasaran, utamakan daerah dengan angka stunting paling tinggi, bukan sekadar menghitung jumlah siswa. Seperti, ibu hamil, menyusui, dan balita juga harus jadi prioritas utama.

“Pendistribusiannya perlu diawasi bersama. Komite sekolah dan LSM harus aktif mengawasi agar tidak ada penyimpangan. Jika dikelola dengan baik, MBG akan menjadi fondasi kokoh menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Yures.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Soroti Mantan Presiden yang Masih Punya Relawan, Jerry Massie: Ini Bikin Gaduh
Konsumen Bintaro Plaza Residences Keberatan Potongan Ganda Pengembalian Dana
Pelatihan, Sertifikasi, Penempatan Kerja Terpadu: Model Baru Pendidikan Vokasi
Pertemuan BEM UBK dengan Wapres Gibran Disorot, Matahukum Minta Usut Dugaan Imbalan Rp300 Juta
Ikhyar Velayati : MBG Meningkatkan Ekonomi Nasional dan Menyerap Jutaan Tenaga Kerja
LHKPN Rp4,05 Miliar Milik Ronald Disorot, Diduga Terima Aliran Dana Impor
Hanya Selidiki Sejak 2024, CBA Minta KPK Telusuri Aliran Dana Sejak 2018
Wacana Prabowo-Gibran Dua Periode, Pengamat: Ganggu Ambisi Elite Koalisi Jadi Cawapres
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:19 WIB

Soroti Mantan Presiden yang Masih Punya Relawan, Jerry Massie: Ini Bikin Gaduh

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:53 WIB

Yures: MBG Ubah Cara Kerja Anggaran Negara Langsung Menyentuh Kehidupan Rakyat

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:54 WIB

Konsumen Bintaro Plaza Residences Keberatan Potongan Ganda Pengembalian Dana

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:46 WIB

Pelatihan, Sertifikasi, Penempatan Kerja Terpadu: Model Baru Pendidikan Vokasi

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:42 WIB

Pertemuan BEM UBK dengan Wapres Gibran Disorot, Matahukum Minta Usut Dugaan Imbalan Rp300 Juta

Berita Terbaru